Panduan Lengkap Cara Setting dan Konfigurasi Dasar WooCommerce Bagi Pemula

Konfigurasi dasar untuk Setting WooCommerce dapat dilakukan setelah Anda mengakses menu WooCommerce => Setting.  Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce meliputi pengaturan General, Catalog, Pages, Inventory, Tax, Shipping, Payment Gateways, Email, dan Integration.

Topik kita kali ini adalah lanjutan dari Topik Panduan Kita sebelumnya, Sebelum kita memulai untuk melanjutkan Topik Pembahasan kita ini, Pastikan bahwa kamu sudah membaca dan menguasai topik kita seblumnya: 4 Langkah Persiapan Membuat Toko Online Dengan CMS WordPress

Konfigurasi Setting WooCommerce Pertama adalah Konfigurasi Tab General

Konfigurasi dasar  setting WooCommerce pada tab General salah satunya adalah untuk pengaturan lokasi penjualan serta mata uang yang akan digunakan. Pastikan Anda juga telah Mendownload dan Install WooCommerce di WordPress Anda.  JIka Belum Silahkan lakukan Penginatllan atau bisa Download WooCmmerce Gratis Disini.

Berikut cara melakukan konfigurasi dasar / setting WooCommerce pada tab General:

  1. Silahkan masuk ke Dashboard WordPress Anda dengan Login kembali menggunakan username dan pasword Anda jika sebelumnya telah keluar.
  2. Setelah masuk dan berada di halaman dashboard, klik menu WooCommerce => Settings pada side bar sebelah kiri.
    Setting WooCommerce-1
    Gambar Property Pribadi: Setting WooCommerce
  3. Halaman Setting WooCommerce akan ditampilkanSetting WooCommerce-2
  4. Perhatikan tab General, ada 4 bagian yang wajib Anda setting.  Yaitu: General Option, Currency Options, Style & Scripts.Konfigurasi dasar Setting WooCommerce-3
  5. Lakukan pengaturan pada General Option.  Silahkan tentukan Base Location / lokasi toko online Anda.
    Konfigurasi dasar Based Location Setting WooCommerce-4
    Konfigurasi Dasar Based Location – Setting WooCommerce
  6. Kemudian tentukan lokasi negara dimana anda akan memasarkan produk anda (Selling Locations).
    Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce-5
    Konfigurasi Dasar Selling Locations – Setting WooCommerce
  7. Jika sudah, silahkan tentukan lokasi spesifiknya.
  8. Centang Store Notice jika ingin memberitahukan konsumen bahwa toko online tersebut sementara hanya untuk Demo atau bisa juga nanti anda gunakan untuk memberikan pesan cepat ke konsumen apabila ada promo diskon, penawaran khusus atau Kupon Code.  Pemberitahuan akan muncul di Sticky bar di bagian atas toko online Anda.Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce-7
  9. Tentukan Currency atau mata uang yang akan Anda gunakan.  Jika target customer Anda adalah dari Indonesia silahkan pilih Indonesia Rupiah (Rp).Konfigurasi Dasar Currency Setting WooCommerce-6
  10. Langkah selanjutnya adalah menentukan Currency Position.  Saya kasih contoh dalam pilihan Left With Space supaya harga yang tampil memiliki kode mata uang berada di kiri dan dipisahkan dengan spasi.
  11. Tentukan pemisah pada Thousand Separator.  Misal gunakan tanda titik (.).
  12. Pada bagian Decimal Separator gunakan tanda koma (,).
  13. Number of Decimal atau jumlah angka desimal yang diizinkan.  Contoh isi 2.
  14. Selanjutnya atur Style and Scripts.  Pastikan opsi pada Scripts tercentang semua.
  15. Jangan lupa untuk Simpan semua pengaturan tersebut. Klik Save Changes.

Konfigurasi Setting WooCommerce Kedua adalah Konfigurasi Products

Setelah selesai melakukan konfigurasi dasar pada tab General, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi – setting woocommerce pada tab Product.

pada tab konifgurasi Products kita akan melakukan pengaturan pada Products Options dan Inventory.  Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan pengaturan konfigurasi / setting WooCommerce pada tab Products:

  1. Langkah pertama, silahkan buka tab Products 
    Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products
    Setting WooCommerce – Konfigurasi Dasar Products
  2. Lakukan pengaturan Products Listing.  Pertama kali yang wajib kamu lakukan adalah menentukan Products Archive/Shop Page: Shop
  3. Kemudian tentukan Shope Page Display: Show Both
  4. Tentukan Default Category Display: Show Products
  5. Pada bagian Default Product Sorting: Default Sorting
  6. Pada Add to Cart berikan tanda centang di bagian Enable AJAX Add to Cart Buttons on Archives.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-2
  7. Selanjutnya, lakukan pengaturan pada Product Data.  Pada Weight Unit, tentukan satuan berat yang akan kamu gunakan.  Pada contoh saya buat dalam Kg.
  8. Pada Demension Unit tentukan satuan ukuran untuk dimensi produk. Pada contoh saya buat dalam Cm
  9. Pada Product Ratings biarkan saja Default. Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-3
  10. Kemudian lakukan pengaturan Product Image Size.  Fungsi dari pengaturan ini adalah untuk pengaturan ukuran gambar dari produk yang akan kamu tampilkan nantinya.
  11. Lakukan Pengaturan pada Downloadtable Products.  Pengaturan ini berfungsi jika anda menjual produk-produk digital seperti ebook, template, software dan produk lainnya.  Jika toko onlinemu tidak menjual produk digital silahkan buat pengaturan Default.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-4
  12. Jangan lupa Save dengan klik tombol Save setelah selesai melakukan pengaturan.
  13. Masih dalam pengaturan tab Products, langkah selanjutnya yang kamu lakukan adalah melakukan pengaturan pada Inventory.  Pengaturan ini bertujuan untuk pengaturan jumlah stok produk yang akan kamu jual.  Jadi calon pembeli di Toko Onlinemu bisa langsung melihat jumlah stok barang yang tersedia.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-5
  14. Saat melakukan Pengaturan di Manage Stock berikan tanda centang pada Enable stock management.  Ini untuk menampilkan kesediaan jumlah stok barang yang kamu jual di toko onlinemu.
  15. Pada Notifications, sentang kedua opsi yang ada.
  16. Setelah itu isikan alamat email kamu di Notification Recipient agar kamu bisa menerima pemberitahuan saat ada orderan masuk.
  17. Kemudian lakukan pengaturan batasan ketersedian stok pada Low Stock Threshold dan isi 2.
  18. Dan jangan lupa juga isikan 0 pada Out Off Stock.
  19. Kamu bisa membiarkan Out Of Stock Visibility, tidak perlu kamu centang.
  20. Kemudian silahkan pilih Always Show Stock pada opsi Stock Display Format agar stok barang bisa ditampilkan dalam toko online kamu.
  21. Sekali lagi jangan lupa Save Change untuk menyimpan perubahan yang telah kamu lakukan.

Konfigurasi Setting WooCommerce Ketiga adalah Konfigurasi Tax

Setelah kamu berhasil melakukan setting wooCommerce pada tab Products, langkah selanjutnya adalah kamu melakukan pengaturan dasar pada tab Tax (Pajak).  Pengaturan Tax atau pajak bisa kamu lakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Silahkan klik tab Tax untuk memulai pengaturan
    Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Tax
  2. Pada informasi Enable Taxes, silahkan centang pada kotak Enable tax and tax calculations untuk mengaktifkannya.
  3. Kemudian pilih opsi pilihan No, I Will enter price exclusive of tax pada informasi Price Entered With Tax.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-2
  4. Silahkan pilih opsi Customer shipping address pada Calculate Tax Based On.
  5. Selanjutnya lakukan pengaturan Default Customer Address, pilih Shop base address.
  6. Pada Rounding, silahkan centang Round tax at subtotal level, instead of rounding per line untuk pembulatan perhitungan pajak.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-3
  7. Additional Tax Classes bisa kamu gunakan kalau kamu mau memasukkan kelas pajak tambahan.  Silahkan masukkan tambahan pada kolom yang tersedia.
  8. Lakukan pengaturan Display prices during cart/checkout, silahkan pilih Excluding Tax.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-4
  9. Opsi lainnya bisa kamu abaikan saja secara default.  Kemudian jangan lupa selalu lakukan penyimpanan dengan klik tombol Save Changes.

Konfigurasi Setting WooCommerce Keempat adalah Konfigurasi Checkout

Pengaturan dan setting WooCommerce yang akan kamu lakukan selanjutnya adalah melakukan pengaturan Checkout, yaitu pengaturan yang berkaitan dengan tindakan yang dilakkan oleh konsumen / pembeli setelah selesai memilih produk.

Silahkan ikuti langkah-langkah seting WooCommerce pada tab Checkout toko online anda:

  1. Silahkan berpindah dan buka tab Checkout, kamu akan melihat tabel submenu, yaitu: Checkout Options, BACS, Cheque, Cash on Delivery bahkan Paypal.
    Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Checkout
  2. Pengaturan pertama yang harus kamu lakukan pada Checkout Option adalah dengan centang Coupons jika anda ingin menggunakan fasilitas kupon belanja di toko online kamu.  Jika tidak ingin sistem kupon silahkan abaikan saja tanpa perlu kamu centang.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-2
  3. Pada Opsi Checkout, kamu akan menemukan 2 pilihan; yaitu Enable Guest CheckoutOpsi pengaturan ini bisa kamu pilih jika kamu menghendaki siapapun bisa melakukan pembelian / proses checkout tanpa perlu melakukan resgistrasi terlebih dahulu dan Pilihan kedua yaitu Force Secure Checkout: Pengaturan dengan menggunakan fasilitas SSL untuk toko online kamu (https).  Karena dalam proses pembuatan ini masih menggunakan direct transfer maka kamu belum perlu mencentang ini dan belum perlu membeli SSL.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-3
  4. Kemudian silahkan scroll ke bawah untuk pengaturan Checkout Pages.  Pengaturan ini pelu kamu lakukan agar WooComerce tahu dimana kamu akan mengirim pengguna untuk melakukan Checkout.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-4
  5. Kamu juga bisa melihat dibawahnya terdapat pengaturan Checkout Endpoints.  Jika kamu ingin menambahkan URL halaman agar bisa lebih spesifik kamu bisa gunakan fasilitas ini. Pastikan kamu menggunakan karakter unik untuk mengisi pengaturan ini.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-5
  6. Selanjutnya silahkan lakukan pengaturan Payment Gateways.  Pengaturan ini akan mengakomodir cara pembayaran yang akan kamu pilih dalam toko online kamu.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-6
  7. Default pengaturan Payment Gateways adalah Direct Bank Transfer dan Cheque Payment.
  8. Krena ini hanyalah panduan belajar cara membuat toko online, dan dari awal sudah saya sampaikan bahwa target yang saya pilih adalah calon pembeli dari Indonesia saja, maka disini saya akan memberikan contoh cukup pengaturan Default sistem pembayaran Direct Bank Transfer (Pembayaran via transfer bank).
  9. Silahkan non aktifkan penggunaan metode pembayaran dengan menggunakan Cheque.  Klik submenu Cheque
  10. Hilangkan tanda centang Enable Cheque Payment pada opsi Enable/Disable.
  11. Klik tombol Save Changes untuk menyimpan pengaturan yang sudah kamu lakukan.
  12. Setelah kamu non aktifkan sistem pembayaran dengan Cek, silahkan lakukan pengaturan nama bank dan nomor rekening pembayaran.
  13. Klik submenu BACS pada tab Checkout.
  14. Silahkan lakukan pengaturan pada Title jika kamu mau mengganti judulnya, contoh: “Pembayaran Via Transfer Bank”
  15. Kamu juga bisa lakukan pengaturan pada Description dengan menggnakan bahasa Indonesia. Contoh: Segera lakukan pembayaran dengan transfer maupun setoran langsung ke nomor rekening bank kami.  Barang akan kami kirimkan setelah kami menerima pembayaran Anda masuk ke dalam rekening bank kami.” Silahkan buat dengan kata-kata kamu sendiri.
  16. Kemudian atur Instructions, silahkan isi dengan instruksi yang kamu inginkan dengan menggunakan bahasa Indonesia.
  17. Setelah selesai, silahkan lengkapi Account Details.
  18. Isikan Nama Pemilik Rekening yang anda pilih untuk pembayaran pada Account Name.
  19. Silahkan lakukan pengaturan nomor rekening pembayaran pada Account Number.
  20. Isi juga nama Bank pada Bank Name untuk konfirmasi Bank Tujuan.  Contoh: “Bank Mandiri”
  21. Untuk isian lain jika mau kamu kosongkan juga tidak apa-apa.
  22. Jika Kamu mau menambahkan akun bank yang baru, silahkan klik Add Account.
  23. Jangan lupa selalu lakukan penyimpanan atas perubahan pengaturan yang sudah kamu lakukan dengan klik Save Changes.
  24. Setelah Kamu save dan pengaturan selesai, setiap kali ada customer yang melakukan checkout maka akan menampilkan pemberitahuan dengan tampilan seperti berikut ini:

Setelah customer melakukan proses pemesanan dan klik Place Order, selanjutnya akan terlihat informasi rekening bank pembayaran yang telah kamu setting di atas tersebut.

Selamat, Proses Setting WooCommerce Pengaturan Checkout telah selesai kamu lakukan.

Silahkan kepengaturan selanjutnya…

Konfigurasi Setting WooCommerce Kelima adalah Konfigurasi Shipping

Tahapan Setting WooCommerce selanjutnya adalah melakukan Pengaturan Shipping atau Pengaturan cara Pengiriman Barang.  Salah satu pengaturan yang wajib kamu lakukan selanjutnya jika Toko Online kamu menjual produk-produk fisik dan bukan produk digital adaah dengan melakukan pengaturan Cara Pengiriman pada Tab Shipping agar memudahkan kamu untuk mengirimkan barang yang telah diorder oleh customer kamu via toko online yang kamu punya.

Berikut ini langkah-langkah cara Pengaturan / Konfigurasi Shipping / Pengiriman Barang:

  1. Silahkan pindah ke tab selanjutnya, Shipping 
    Setting WooCommerce - Pengaturan Shipping-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Shipping
  2. Lihat Shipping Calculations, silahkan centang Enable Shipping dan Enable the shipping Calculator on the cart page.
  3. Kemudian lakukan pengaturan Shipping Method Display, pilih Display Shipping Method withradiobuttons.
  4. Selanjutnya atur Shipping Destination dan pilih Ship to billing address by default.
  5. Yang perlu kamu ketahui jika kamu hanya menjual produk di Indonesia, silahkan lakukan pengaturan pilihan Restrict shipping to Location(s) dan pilih Ship to specific country only.
  6. Kemudian pilih Indonesia.
  7. Pada contoh saat kamu belum lakukan pengaturan, lihat Shipping Methods, yang aktif masih Free Shipping / gratis ongkos pengiriman.  Lihat kolom centang pada status.
  8. Silahkan lakukan pengaturan ulang sesuai kebutuhan kamu.  Pada contoh ini saya buat semua ongkos pengiriman flat.  Rubah sistem pada shipping method.
  9. Pada sub menu tab Shipping, silahkan klik Free Shipping.
  10. Silahkan hilangkan centang Enable Free Shipping, karena kamu akan mengenakan tarif sesuai biaya pengiriman yang sudah kamu atur sebelumnya.
  11. Silahkan klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan yang sudah kamu lakukan.
  12. Selanjutnya silahkan aktifkan metode pengiriman Flate Rate.  Maksudnya adalah semua biaya pengiriman kemanapun tujuannya sama biayanya. Atau Kamu juga bisa memilih sistem pembiayaan pengiriman yang lain sesuai dengan kebijakan yang ingin kamu buat.
  13. Karena disini hanya contoh, silahkan Klik Flate rate pada sub menu Shipping.
  14.  Silahkan centang tanda Enable this shipping method pada info Enable/Disable.
  15. Selanjutnya atur Availibility, pilih Specifik Countries dan tentukan Specific Countries: Indonesia.
  16. Silahkan pilih Opsi None pada Tax Status.
  17. Selanjutnya atur Cost per Order dan masukkan tarif ongkos kirimnya.  Saran Saya silahkan kamu cek harga terlebih dahulu jika menggunakan jasa pengiriman seperti Tiki, JNE maupun Post Kilat dan sekarang sudah ada GoSend. Silahkan pilih mana yang terbaik.
  18. Silahkan klik tombol Save Changes kembali untuk menyimpan perubahan pengaturan terbaru kamu.  Jika semua berjalan dengan benar, kamu akan melihat tampilan seperti pada gambar berikut setiap kali ada yang melakukan proses Checkout:

Prose Setting WooCommerce pada Pengaturan cara pengiriman / Shipping sudah selesai kamu lakukan, selanjutnya mari kita pada proses pengaturan selanjutnya…

Konfigurasi Setting WooCommerce Keenam adalah Konfigurasi Emails

Setelah kita berhasil melakukan pengaturan pada cara pengiriman barang, Konfigurasi / setting WooCommerce yang terakhir adalah melakukan pengaturan pada tab Emails.  Pengaturan ini sangat penting dan bertujuan agar kamu sebagai pemilik toko online dan juga para customer kamu bisa mendapatkan konfirmasi atau pemberitahuan via email setelah proses order berhasil dilakukan.

Berikut ini langkah-langkah cara setting WooCommerce pada Tab Emails:

  1. Silahkan berpindah ke tab Emails.Setting WooCommerce - Pengaturan Emails-1
  2. Silahkan ketik nama Toko Online Kamu pada “FromName… Contoh: Drestha Store
  3. Kemudian atur “FromEmail Address dengan mengisi alamat email yang anda inginkan untuk mendapat konfirmasi order dan pembayaran.  Saya sangat menyarankan untuk menggunakan alamat email sesuai domain kamu nantinya agar tanpak lebih profesional. Contoh: admin@drestha.com atau cs@drestha.com.. silahkan daftarkan alamat email kamu terlebih dahulu dalam pengaturan di cPanel kamu.
  4. Pada Header Image, silahkan masukkan link logo toko online kamu.  Jadi nanti semua email akan lebih tanpak resmi dan menampilkan logo toko online kamu.
  5. Selanjutnya atur Email Footer Text dengan mengetik sesuai yang kamu inginkan. Contoh: Drestha Store dan Slogan: Your Life Style District Store.
  6. Silahkan lakukan pengaturan Based Colour kalau menurut kamu perlu dirubah pengaturan Background Colour, Email Body Background Clour dan Email Body Text Colour.
  7. Silahkan Save terlebih dahulu pengaturan awal yang sudah kamu lakukan.
  8. Jika kamu mau lihat hasil pengatuan yang sudah berhasil kamu buat, silahkan klik link Click here to preview your email template.
  9. Ok, selanjutnya agar pengaturan email yang sudah kamu buat bisa bekerja dengan sempurna, ada tahapan pengaturan lanjutan yang wajib kamu lakukan.
  10. Lakukan pengaturan email untuk new order. Pengaturan ini bertujuan agar emal pemberitahuan dapat Kamu terima sebagai pemilik toko online.  Silahkan klik sub menu New Order pada tab Emails.
  11. Kemudian silahkan centang Enable this email notification pada tab Enable/Disable.
  12. Save kembali pengaturan kamu.
  13. Berikutnya, lakukan pengaturan email processing order.  Tujuannya agar customer kamu juga menerima email pemberitahuan setelah melakukan order.  Silahkan klik submenu Processing Order.
  14. Pada Enable/Disable, centang Enable this email notification.
  15. Save kembali perubahannya.
  16. Selanjutnya lakukan pengaturan Completed Order. Tujuannya adalah untuk pemberitahuan ke pembeli bahwa pembayaran sudah diterima dan sudah dialkukan verifikasi.  Silahkan klik submenu Completed Order untuk konfirmasi Baran siap untuk dikirimkan.
  17. Pada Enable/Disable, centang Enable this email notifications.
  18. Klik Save Changes kembali.
  19. Kemudian silahkan melanjutkan pengaturan Customer Invoice.  Tujuannya supaya konsumen dapat menerima faktur yang berisi informasi pesanan dan link pembayaran.  Klik submenu Customer Invoice.
  20. kamu juga bisa melakukan perubahan Email Subject, Email Heading, Email Subject (Paid), Email Heading (Paid) serta Email type.
  21. Klik tombol Save Changes kembali.
  22. Lanjutkan pengaturan Customer Note.  Tujuannya supaya email catantan yang kamu buat untuk pelanggan dapat terkirim.  Klik submenu Customer Note.
  23. Silahkan centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  24. Klik tombol Save Changes kembali untuk menyimpan pengaturan kamu.
  25. Silahkan lanjutkan pengaturan email pada reset password.  Tujuan pengaturan ini biar konsumen kamu bisa menerima email reset pasword ketika konsumen me-reset password mereka.  Silahkan klik submenu Reset Password.
  26. Selanjutnya centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  27. Silahkan kembali Save perubahan pengaturan kamu.
  28. Pengaturan terakhir yang harus kamu lakukan adalah pengaturan New Account.  Tujuan pengaturan adalah agar email pembuatan akun baru dikirimkan ke pelanggan setelah melakukan pendaftaran / registrasi.  Klik submenu New Account.
  29. Kembali centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  30. Klik Tombol Save Changes untuk menyimpan dan mengakhiri proses pengatuan kamu.

Selamat, akhirnya kamu telah berhasil melakukan Setting WooCommercer untuk Konfigurasi dasar / Pengaturan WooCommerce kamu.  Sekarang kamu sudah bisa menggunakannya untuk masuk ke tahapan langkah selanjutnya dalam Panduan Cara Membuat Toko Online Profesional dengan Menggunakan CMS WordPress ini.

Terima kasih sudah membaca Panduan Cara Setting WooCommerce dan Konfigurasi Dasar WooCommerce sampai selesai, semoga Panduan ini bisa membantu dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Topik Selanjutnya yang akan kamu pelajari adalah Panduan Mengelola / Pengaturan Produk yang akan kamu masukkan dan jual dalam Toko Online Kamu. Pembahasan dalam Topik ini akan dibagi dalam 6 sub Topik yaitu:

  • Langkah-langkah Membuat Kategori Produk.
  • Langkah-langkah Menambahkan Produk.
  • Langkah-langkah Mengelola Stok Produk.
  • Pembuatan Linked Produk.
  • Pengaturan Informasi Produk.
  • Langkah-langkah Pembuatan Kupon dan Voucher Discount.

Silahkan Klik Disini untuk Melanjutkan Membaca: 6 Langkah Pengaturan Produk.

Ingin Membuat Toko Online Super Mantap dan Profesional? Ikuti 4 Langkah Berikut ini!

Hai, Selamat Datang kembali di Sekolah Bisnis Online Drestha. Apakah Anda Newbe / Pemula dan ingin mempunyai serta bisa membuat Toko Online Sendiri? Kali ini Saya akan membagikan Tutorial Panduan Cara Membuat Toko Online Profesional Gratis dengan menggunakan CMS WordPress dan WooCommerce. Panduan Cara Membangun Toko Online Gratis ini juga sangat mudah untuk Anda ikuti dan cocok bagi Pemula.

Untuk membuat Toko Online Gratis dan Profesional dengan menggunakan CMS WordPress, Ada beberapa persiapan yang wajib Anda lakukan sebelum mulai Membuat Toko Online Anda.  Dalam panduan Cara Membuat Toko Online Profesional kali ini, Saya akan mengajarkan cara membuat toko online di komputer lokal Anda tanpa memerlukan Hosting berbayar terlebih dahulu. Oleh karena itu Anda akan membutuhkan sebuah web server lokal. Pilihan web server lokal yang dapat saya rekomendasikan dalam panduan ini adalah AppServ, karena selain gratis, proses instalasinya juga sangat mudah. Selanjutnya baru Anda memilih CMS WordPress, memilih Themes serta Plugin pendukung.

Pembahasan dalam Topik Persiapan Membuat Toko Online Profesional dengan WordPress akan membahas 4 Langkah Persiapan Membangun Toko Online, yaitu:

  1. Instalasi Server Web
  2. Download dan Instalasi WordPress
  3. Membuat Database Toko Online
  4. Download, Instalasi WooCommerce dan Konfigurasi Dasar WooCommerce

INSTALASI SERVER WEB

Seperti yang telah Saya sampaikan sebelumnya di atas, sebelum memulai Membuat Toko Online Anda wajib mendownload server web lokal di komputer Anda. Web server berfungsi untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang sudah ditentukan.

Dalam panduan membuat toko online ini, Saya merekomendasikan Anda menggunakan AppServ 8.6.0 dikarenaan selain gratis AppServ memiliki versi yang dapat berjalan baik pada sistem operasi Windows.

AppServ adalah paket program yag terdiri dari PHP, MySQL, Apache dan phpMyAdmin yang dapat dijadikan sebagai web server lokal di komputer Anda.  Anda gak perlu lagi repot-repot mengkonfigurasi server lokal karena sudah dijalankan secara otomatis.

Baiklah tanpa berpanjang lebar, berikut ini cara instalasi server web:

  1. Unduh file instalasi AppServ dengan mengakses URL http://www.appservnetwork.com/
  2. Kemudian Klik link Download pada AppServ versi 8.6.0 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal
    Gambar-1: Link Download AppServ 8.6.0
  3. Tunggu sebentar sampai proses download selesai
  4. Setelah selesai, lakukan proses instalasi dengan cara klik dua kali file instalasi AppServ
  5. Jika telah muncul gambar seperti di bawah ini, Klik Next.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-2
    Gambar-2: Welcome to AppServ 8.6.0
  6. Akan muncul kotak dialog License Agreement. Klik I Agree untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-3
    Gambar-3: License Agreement
  7. Kemudian akan muncul kotak dialog Choose Install Location.  Pada tahapan ini, Anda dapat menentukan lokasi AppServ yang akan Anda instal.  Default AppServ terinstal di C:\appserv, tapi Anda juga bisa menginstalnya di lokasi lain misalnya D:\Appserv. Klik Next.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-4
    Gambar-4: Choose Install Loation
  8. Kemudian akan muncul kotak dialog Select Component. Pastikan Anda centang semua: Apache HTTP Server yang akan berfungsi sebagai web server, MySQL Database berfungsi sebagai database server, PHP berfungsi untuk menjalankan script PHP dan terakhir phpMyAdmin untuk pengaturan seluruh database.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-5
    Gambar-5: Select Components
  9. Selanjutnya muncul kotak dialog Apache HTTP Server Information. Kemudian lakukan pengaturan: Pada kolom Server Name isi dengan nama server Anda (misal localhost), Pada kolom Administrator Email isi alamat email admin dan pada kolom Apache HTTP Port biarkan tetap default 80.  Setelah itu klik Next untuk melanjutkan ke proses berikutnya.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-6
    Gambar-6: Server Information
  10. Muncul kota dialog MySQL Server Configuration.  Isi Pasword untuk database MySQL Server. Setelah selesai silahkan klik Install. 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-7
    Gambar-7: Server Configuration
  11. Tunggu proses Instalasi hingga selesai.
  12. Setelah proses instalasi selesai, Anda akan melihat kotak dialog seperti pada gambar dibawah ini. Centang pada Start Apache dan Start MySQL. Klik Finish.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-9
    Gambar-8: Setup Wizard AppServ 8.6.0
  13. Tahapan selanjutnya adalah Anda menguji hasil instalasi yang telah Anda lakukan.  Buka Browse, Ketik URL http://localhost. Jika berhasil terbuka maka akan muncul seperti gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-10
    Gambar-9: Instalasi Berhasil

Instalasi Server Web Anda telah berhasil dilakukan.  Tahapan persiapan membuat toko online Selanjutnya adalah proses Download WordPress.

DOWNLOAD WORDPRESS

WordPress akan Anda jadikan sebagai pondasi untuk Membuat Toko Online yang bisa didownload secara gratis.  Berikut ini langkah-langkah untuk mendownload WordPress:

  1. Download WordPress dengan mengakses URL http://wordpress.org
  2. Klik tombol Download WordPressPersiapan Membuat Toko Online - Download WordPress
  3. Tunggu sampai proses download selesai

Langah Persiapan Membuat Toko Online selanjutnya adalah Membuat Database Toko Online.

MEMBUAT DATABASE TOKO ONLINE

Sebelum kamu mulai menginstal WordPress, Persiapan yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan sebuah database untuk menyimpan data-data penting Toko Online kamu nantinya.

Berikut ini langkah-langkah membuat database:

  1. Pastikan kembali AppServ yang sebelumnya sudah kamu instal sudah berjalan sempurna
  2. Buka browser, akses URL http://localhost/phpmyadmin/ untuk membuka halaman PHPMyAdmin
  3. Masukkan User Name (contoh yang saya buat: root) dan Pasword yang telah kamu daftarkan sebelumnya
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online
    Gambar-1: Log In
  4. Klik Log In. Kamu bisa lihat halaman muka AppServ seperti Gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-2
    Gambar-2: Halaman Muka AppServ 
  5. Untuk membuat database baru, silahkan ketik nama database pada kolom Create new database.  Pada contoh, penulis membuat database dengan nama “dbdresthastore”.
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-3
    Gambar-3: Membuat Nama Database Baru 
  6. Klik Create
  7. Kemudian akan muncul Informasi Database nama_database has been created. Menunjukkan bahwa proses pembuatan database baru kamu sudah sukses dibuat.
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-4
    Gambar-4: Nama Database Baru Berhasil Dibuat

Bagaimana, sampai sejauh ini tida ada masalah kan? Karena kita akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya….

Setelah kamu berhasil melakukan persiapan membuat toko online hingga tahapan membuat database toko onlinemu, saatnya kamu bisa melakukan tahapan membuat toko online selanjutnya yaitu melakukan proses Instalasi WordPress yang sebelumnya sudah kamu download.

INSTALASI WORDPRESS 4.9.1

Untuk mulai membuat toko online, anda juga sangat membutuhkan CMS WordPress agar kamu bisa melanjutkan proses membangun toko online impianmu.  Proses Instalasi WordPress juga sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Berikut ini cara Install WordPress di database yang telah kamu siapkan sebelumnya:

  1. Ekstrak WordPress dengan menggunakan WinRar atau aplikasi sejenis. Hasil ekstrak berupa folder dengan nama WordPress.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-1
    Gambar-1: Ekstrak WordPress ZipFile
  2. Untuk mempermudah mengingatnya silahkan ubah nama folder (rename) sesuai dengan nama toko online anda. Contoh yang Saya lakukan diubah menjadi “DresthaStore“.  Untuk mengubahnya cukup klik kanan pada folder WordPress yang telah kamu ekstraks sebelumnya dan pilih Rename untuk mengubahnya.  Setelah itu ketik nama baru sesuai nama toko online kamu.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-3
    Gambar-2: Rename Folder WordPress ZipFile
  3. WordPress merupakan CMS yang hanya dapat dijalankan di server.  Jadi kamu wajib memindahkannya ke root folder yang juga telah anda instal sebelumnya.  Langkah selanjutnya yang kamu lakukan adalah memindahkan forlder WordPress (nama toko onlinemu jika kamu ubah) ke root folder AppServ.  Default lokasinya berada di C:\appserv\www (dalam contoh sebelumnya saya simpan di D:\AppServ\www).
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-4
    Gambar-3: Memindahkan Folder WordPress ke AppServ=>www
  4. Berikutnya, buka browser anda dan akses URL http://localhost/dresthastore.  Akan muncul tampilan seperti gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-5
    Gambar-4: Tampilan Halaman Confiq error (masing-masing berbeda tamiplan sesuai versi)
  5. Perhatikan informasi error yang muncul.  Disebutkan bahwa file wp-config.php tidak tersedia.  Jadi kamu harus membuat file wp-config.php dengan cara mengklik tombol Create a Configuration File.
  6. Klik tombol Let’s Go ketika kamu menjumpai tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-6
    Gambar-5: Create Configuration File
  7. Selanjutnya akan muncul tampilan halaman untuk mengisi informasi database.  Isi informasi database kamu dengan mengikuti yang telah saya buat seperti dalam gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-7
    Gambar-6: Proses Melengkapi Informasi Database
  8. Informasi yang wajib kamu masukkan adalah: Database Name yaitu dbdresthastore (nama database yang sebelumnya sudah kamu buat sesuai panduan langkah ke-5 membuat database di atas), User Name isi dengan root, Pasword isi sesuai pasword yang anda buat sebelumnya, Database Host: localhost dan Table Prefix isi dengan wp_
  9. Klik tombol Submit
  10. Klik Run the Install 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-8
    Gambar-7: Run Instalation
  11. Selanjutnya akan muncul tampilan halaman Welcome dari WordPress seperti berikut ini:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-9
    Gambar-8: Welcome Page WordPress
  12. Silahkan lengkapi beberapa detil informasi yang diminta, seperti: Site Title kamu isi dengan judul toko online kamu, Username kamu isi dengan username untuk masuk kehalaman dashboard admin wordpress kamu, Pasword isi dengan pasword yang kamu inginkan, Your Email isi dengan alamat email kamu dan terakhir Privacy dapat kamu centang Allow search engines to index this site. ini agar toko online kamu bisa terindek oleh mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo nantinya.
  13. Klik tombol Install WordPress
  14. Silahkan tunggu proses instalasi WordPress sampai selesai.  Jika berhasil akan muncul tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-10
    Gambar-9: Instalasi WordPress Berhasil
  15. Kemudian klik tombol Log In, akan muncul tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-11
    Gambar-10: Tampilan Halaman WordPress Log In 
  16. Saatnya kamu Log In dengan username dan pasword yang sudah kamu daftarkan sebelumnya.  Jika berhasil, maka kamu akan diarahkan masuk kehalaman Dashboard Admin WordPress seperti tampilan gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-12
    Gambar-11: Tampilan Halaman Dashboard Admin WordPress
  17. Sampai disini kamu sudah berhasil melakukan proses instalasi WordPress.  Jika kamu ingin melihat tampilan halam standar toko online WordPress kamu, silahkan klik Judul web => Visit Site.  Atau kamu bisa langsung akses melalui URL http://localhost/nama_toko online_kamu (contoh: http://localhost/dresthastore)
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-14
    Gambar-12: Tampilan Standar Halaman Utama Toko Online Anda

Selamat, Kamu sudah menyelesaikan tahapan Awal Membuat Toko Online dengan WordPress. Namun belum cukup sampai disini yah… Karena kamu harus melakukan berbagai pengaturan-pengaturan Halaman Admin Dashboard kamu agar nantinya tampilan Toko Online kamu semakin lebih profesional dan menarik.  Kamu perlu melakukan instalasi beberapa plugin pendukung lainnya.  Plugin pertama yang wajib kamu install agar bisa membuat toko online kamu jalan adalah kamu harus download dan install plugin WooCommerce

Kamu mau tahu cara mengelola halaman dashboard admin kamu? Silahkan Baca juga Panduan dan Tutorial berikut: Panduan Cara Mengelola Dashboard Admin WordPress

Ingin tahu plugin apa saja yang wajib kamu Install di website kamu / Toko Online Kamu selain plugin WooCommerce? Silahkan baca Panduan Berikut: Plugin WordPress Yang Wajib Kamu Install

KONFIGURASI DASAR WOOCOMMERCE

Langkah terakhir dalam melakukan Persiapan Membuat Toko Online Gratis dan Profesional adalah Melakukan Konfigurasi Dasar WooCommerce agar Toko Online Anda bisa dijalankan dan Tampilan lebih menarik dan profesional.

Namun sebelum Kamu bisa melakukan proses konfigurasinya, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah Mendownload dan Install plugin WooCommerce di dashboard admin toko online yang sebelumnya sudah berhasil kamu intall.

Berikut langkah-langkah proses download dan instalasi plugin WooCommerce:

  1. Cara termudah adalah kamu bisa masuk kembali ke halaman dashboard admin toko online kamu.
    Instalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online
    Instalasi WooCommerce – Persiapan Membuat Toko Online
  2. Kemudian melalui dashboard admin kamu, klik plugin => Add new dan ketik WooCommerce => Install dan terakhir Aktifkan!
    Instalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-1
    Instalasi WooCommerce – Persiapan Membuat Toko Online
  3. Cara ke 2, silahkan kamu Download plugin WooCommerce melalui URL http://wordpress.org/plugins/woocommerce/
  4. Selanjutnya klik tombol Download sesuai versi yang muncul.
  5. Tunggu proses download hingga selesai sempurna
  6. Setelah proses download selesai, lanjutkan ke tahap instalasi plugin WooCommerce via dashboard admin.
  7. Jika anda sudah sempat keluar, silahkan masuk kembali dengan Log In ke halaman Admin dashboard kamu.  Bisa juga melalui akses URL http://localhost/dresthastore (nama_tokoonline kamu)/wp-admin
  8. Silahkan Log In
  9. Setelah kamu berhasil masuk ke halaman dashboard admin, silahkan klik plugin dan kemudian klik add new.
  10. Langkah selanjutnya klik Upload PluginInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-3
  11. Klik Choose File WooCommerce yang sudah di Download dan ekstraks sebelumnya lalu klik Install NowInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-4
  12. Klik ActivatedInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-5

Proses Instalasi Wooommerce telah berhasil amu lakukan, searang baru Kamu bisa masuk ketahap Konfigurasi Dasar WooCommerce.

KONFIGURASI DASAR WOOCOMMERCE

Setelah Kamu berhasil Instal plugin WooCommerce di Dashboard WordPress kamu, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan pengaturan dan konfigurasi dasar WooCommerce agar Toko Online idaman kamu bisa dioperasikan. Silahkan Lanjutkan Membaca Langkah terakhir Persiapan dalam Membuat Toko Online Super Mantap dan Profesional ini.  Silahkan Klik Disini Untuk Mulai membaca Panduan Cara Mengkonfigurasi dan Setting WooCommerce Toko Online Kamu.