Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Pusat Sertifikasi Marketing DRESTHA – Fungsi dan Tugas BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) Sebagai Pelaksana Otoritas Sertifikasi kompetensi profesi tenaga kerja.

Salam kompeten sahabat Drestha sekalian, kali ini kita akan belajar tentang Fungsi dan Tugas salah satu Lembaga Independen yang memiliki kewenangan Otorisasi Pemberian Sertifikasi Kompetensi Profesi yaitu Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau yang disingkat BNSP. 

Lembaga / badan Apa itu BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau yang disingkat BNSP adalah suatu badan sertifikasi Nasional yang merupakan badan independen dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden, Memiliki kewenangan dan otoritas sertifikasi personil dan bertugas melakukan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

Sesuai dengan sumber informasi yang Drestha.com peroleh dari situs bnsp.go.id, yang merupakan portal resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Tujuan dari dibentuknya Badan Sertifikasi ini merupakan bagian integral dari berkembangnya paradigma baru dalam sistem persiapan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas.

Terdapat perbedaan paradigma lama yang berjalan selama ini, dimana sistem penyiapan tenaga kerja profesional dalam paradigma baru ada dua prinsip yang mendasarinya, yaitu: pertama, penyiapan tenaga kerja berdasarkan atas kebutuhan pengguna (demand driven); dan kedua, proses pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai wahana menyiapkan tenaga kerja dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training / CBT).

Berkembangnya sistem penyiapan tenaga kerja menggunakan paradigma baru ini telah dimulai sejak awal tahun 2000 dengan ditandai penandatanganan surat kesepakatan bersama (SKB) antar Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Ketua Umum Kadin Indonesia.

Baca Juga: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Fungsi Dan Tugas Pokok Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Sebagaimana yang sudah kita ketahui setelah membaca pemahaman awal di atas, maka dapat Drestha ambil kesimpulan dan jabarkan beberapa Fungsi dan Tugas Pokok dari BNSP sebagai otoritas sertifikasi personel sesuai PP NO.23 tentang Badan nasional Sertifikasi Profesi tahun 2004, utamanya dalam pasal 4 adalah sebagai berikut:

  1. Ayat 1: Guna terlaksananya tugas sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 3, BNSP dapat memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan untuk melaksanakan proses sertifikasi kerja.
  2. Ayat 2: Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara pemberian lisensi lembaga sertifikasi profesi sebagaimana dimaksud dalam ayat 1) ditetapkan lebih lanjut oleh BNSP.

Pengertian Sertifikasi Profesi Berbasis Kompetensi BNSP

Sertifikasi Kompetensi adalah pemberian pengakuan kompeten dengan sertifikat kompetensi melalui proses uji kompetensi yang dilakukan secara sistematis, objektif dan juga terukur dengan menggunakan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Agar hasilnya benar-benar optimal, maka para peserta uji kompetensi terlebih dahulu akan diberikan pembekalan dan bimbingan teknis atau semacam pelatihan terlebih dahulu sehingga mereka mengetahui dan memahami standar kompetensi yang digunakan sebagai alat untuk mengukur gap kompetensi dari standar yang telah ditetapkan.  BNSP sebagai lembaga independen pelaksana sertifikasi kompetensi yang bertanggung jawab langsung ke pada Presiden, yang didirikan atas amanh UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan PP No.23 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.  Dalam PP No.23 juga dinyatakan bahwa dalam melaksankan tugasnya BNSP memberikan lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Lebih Lanjut tentang Jadwal DikLat dan Sertifikasi Berbasis Kompetensi yang akan diselenggarakan dapat Kamu lihat pada link: Sertifikasi Kompetensi berikut ini.

Saya juga sangat merekomendasikan Kamu untuk membaca dan mempelajari Panduan Internet Marketing yang tentunya akan semakin menambah wawasan Kamu tentang dunia digital dan marketing.

Apakah informasi dan Artikel ini bermanfaat dan telah membantu kamu menjawab pertanyaan dan menambah pengetahuan Kamu tentang Lembaga Independen Otoritas Pemberi Sertifikat Kompetensi? Saya berharap artikel ini juga bisa bermanfaat bagi sahabat kita yang lain, oleh karena itu saya sangat berterima kasih atas kerjasamanya yang baik telah ikut serta membagikan artikel ini dengan klik icon share media sosial di bawah ini:

 

 

LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi): Pengertian, Fungsi dan Tugas.

Apakah Kamu sudah tahu Lembaga apa LSP itu? Apakah Kamu ingin mendirikan LSP tapi belum tahu Syarat dan Bagaimana cara Pendirian LSP? Apakah Kamu sudah tahu Apa Fungsi dan Tugas dari LSP itu?

Kali ini DRESTHA.com akan membagikan topik Pengertian, Fungsi,  Peranan dan Syarat serta Prosedur Cara Pengajuan Pendirian LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).

PENGERTIAN, FUNGSI DAN SYARAT PENDIRIAN LSP (LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI)

Lembaga Sertifikasi Profesi atau yang disingkat LSP adalah lembaga pelaksana kegiatan sertifikasi profesi berbasis kompetensi yang memperoleh lisensi/izin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Akreditasi dan Lisensi yang diperoleh oleh Lembaga Sertifikasi Profesi wajib melalui beberapa tahapan proses dalam perizinan pendiriannya.  Setelah dinyatakan telah memenuhi Syarat melakukan kegiatan sertifikasi, barulah BNSP akan mengeluarkan Izin/Lisensi sesuai dengan jenis yang diajukan untuk Izin Sertifikasinya.

Fungsi serta Tugas Lembaga Sertifikasi Profesi sebagai Pemberi Sertifikasi dan mewakili BNSP sebagai Penyelenggara Proses Kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi adalah sebagai berikut:

  1. Membuat materi Uji Kompetensi sesuai Skema
  2. Memastikan ketersediaan Tenaga Penguji (Asesor berlisensi BNSP)
  3. Melakukan proses asesmen dan penilaian
  4. Menyusun Skema kualifikasi yang mengacu pada KKNI
  5. Tetap meningkatkan dan menjaga kinerja serta kualitas Asesor dan TUK
  6. Mengembangkan Skema Sertifikasi
  7. Memelihara serta mengembangkan standar kompetensi

Dalam mengemban Fungsinya, LSP Memiliki Tugas sebagai berikut:

  1. Melakukan Proses identifikasi kebutuhan kompetensi Industri
  2. Terus melakukan pengembangan Standar mutu kompetensi
  3. Melakukan pengkajian ulang standar kompetensi

Dalam Menjalankan Fungsinya, LSP memiliki Wewenang sebagai berikut:

  1. Membuat Biaya / harga masing-masing kompetensi
  2. Mengajukan penerbitan sertifikat kompetensi
  3. Mencabut/membatalkan sertifikat kompetensi yang telah diberikan sebelumnya
  4. Penetapan dan verifikasi TUK
  5. Memberikan sanksi kepada Asesor maupun TUK jika terbukti melakukan pelanggaran atas aturan dan kode etik yang berlaku
  6. Mengajukan usulan standar kompetensi baru

Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Dalam proses pendirian LSP, Pembentukannya memerlukan dukungan asosiasi industri terkait dan dipersiapkan oleh suatu panitia kerja (team).  Dimana susunan kepanitiaan terdiri dari ketua bersama dengan sekretaris yang dibantu oleh beberapa anggota.  Keanggotaan panitia mencakup unsur industri, asosiasi profesi, instansi terkait dan juga para pakar terkait.

Tugas Panitia Kerja Pendirian dan Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi yaitu menyiapkan badan hukum, penyusunan organisasi maupun personel, serta mencari dukungan industri maupun instansi terkait.  Surat Permohonan untuk memperoleh lisensi ditujukan kepada BNSP.

Apakah Anda Tertarik untuk mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi dan Membutuhkan Konsultasi serta Bimbingan Lebih Lanjut Cara Pendirian LSP? Silahkan Ajukan Permohonan Bimbingan Teknis dan Konsultasi Pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Di AKUSARA.

Pengendalian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Kinerja dari sebuah Lembaga Sertifikasi dipantau secara periodik lewat laporan kegiatan surveilen dan monitoring.  Bagi Lembaga Sertifikasi Profesi yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dari BNSP akan dikenakan sanksi tegas bahkan bisa sampai pada pencabutan lisensi.

Kinerja pemegang sertifikat juga akan dipantau lewat laporan pengguna jasa (industri).

Demikianlah informasi mengenai Pengertian, Fungsi, Tugas dan Prosedur pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Berlisensi dari BNSP. Semoga Artikel dan informasi ini dapat bermanfaat dan membantu Bapak/Ibu yang ingin mengetahui tentang Lembaga Sertifikasi Profesi dan tata cara pendiriannya.  Jika Bapak/Ibu ingin tahu lebih lanjut tentang Syarat dan Prosedur Pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Berlisensi dari Badan nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Silahkan dapat Bapak Ibu Download Panduan di Sintus SindaHasian.com pada area SideBar.

Ingin Dapatkan Berbagai Tips dan Tutorial Panduan Internet Marketing dan Belajar Bisnis Online Gratis dari Drestha.com? Silahkan Bacar Panduannya di Panduan Internet Marketing Gratis.

Drestha.com sangat berterima kasih atas kerjasama para sahabat sekalian yang telah bersedia untuk turut berbagi informasi ini kepada sahabat-sahabat kita yang lain dengan klik icon share media social di bawah ini: