Home » Edukasi Digital Marketing » SEO » Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!

Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!

Apakah Anda Pemula dan belum tahu bagaimana cara melakukan Keyword Research / Riset Kata Kunci terbaik untuk Blog/situs web Anda? Apakah Anda sudah tahu keyword research tool yang bisa anda gunakan menemukan kata kunci terbaik untuk content anda? Apakah Anda sudah mengetahui nilai tingkat persaingan dan tingkat kesulitan kata kunci pilihan Anda sebelum anda menggunakannya? Ingin Tahu Strategi Cara Menggunakan Kata Kunci terbaik hasil Riset Keyword yang telah Anda lakukan? Ingin Tahu Free Keyword Research Tools yang bisa anda gunakan secara gratis untuk membantu meningkatkan traffic anda?

Tutorial Keyword Research / Panduan Cara Riset Keyword untuk Dapatkan Kata Kunci Terbaik Dalam SEO. 

Kesalahan yang sering dan banyak terjadi saat akan membangun blog, apalagi untuk keperluan make money online alias mencari uang dari internet adalah para pemula terburu-buru dan hanya menggunakan 1 atau cukup 2 tools untuk lakukan riset keyword / keyword research, bahkan parahnya lagi tidak menggunakan tools keyword planer sama sekali saat akan menentukan Kata Kunci / keyword dalam pembuatan Blognya.  Apakah salah satunya Anda pernah melakukan hal yang sama? Apakah pembaca setia Drestha sudah tahu apa itu Keyword Research atau dalam bahasa Indonesianya Riset Kata Kunci?

Seperti yang kita ketahui, semua pemilik website tentulah sepakat bahwa keyword / kata kunci itu sangat penting khususnya untuk SEO Keyword.  Oleh karena itu sebelum kita memulai membuat blog / artikel saya sangat menyarankan Anda untuk melakukan Keyword research / Riset Keyword terlebih dahulu.  Kenapa? Jangan sampai saat Anda telah bersusah payah membuat konten yang banyak dan isinyapun berkualitas tapi website Anda masih sangat sepi pengunjung… Padahal Blog Anda sudah berada di peringkat 1 halam 1 Google…Menyedihkan sekali bukan?

Baca Juga Artikel dan Panduan SEO Berikut ini:

Itulah mengapa riset kata kunci merupakan satu tahapan yang harus Anda lakukan di awal ketika website anda baru dibangun.  Bukan nanti setelah Anda sadar ternyata Anda salah dalam menentukan Keyword Kata Kunci untuk Website Anda.

Namun jangan khawatir, saat ini Anda telah melakukan pilihan yang tepan berkunjung di Drestha.com dan membaca Panduan Lengkap Cara Riset Keyword (Keyword Research Tutorial) untuk Menemukan Kata Kunci terbaik dalam Optimasi SEO ini.

Ingin agar traffic pengunjung Artikel dan Website Anda meningkat? Ingin agar Blog dan website Anda berada pada ranking 10 besar halaman 1 Google? Ingin agar pendapatan  omzet bisnis online Anda semakin meningkat? Pastikan terlebih dahulu lakukan hal berikut ini! Yah, Keyword Research…. Riset Kata Kunci…Pelajari Panduan Cara Melakukan Riset Keyword berikut ini!

Seperti biasanya, agar memudahkan Anda untuk memelajari dan memahami Materi dari Panduan Keyword reasearch ini, Drestha akan membaginya menjadi 3 Tahapan Melakukan keyword research agar tidak melakukan kesalahan yang sama terus menerus.  Mari kita mulai dari tahapan pertama:

Search Intent

Apakah Anda ingin bisa menentukan nilai sebuah Keyword? Dalam tahapan pertama ini Drestha akan membagikan 4 Search Intent yang harus Anda Pahami agar Anda bisa tahu seberapa besar nilai dari sebuay kata kunci yang akan Anda pilih.

Pada awalnya saya menganggap semua keyword itu pastilah sama saja… hanya sebagai sebuah “kata” dan tidak memiliki arti besar.

Namun semakin saya banyak belajar, membaca dan berguru kepada para Master dan pakar SEO barulah pikiran saya terbuka. Kita harus bisa menilai keyword berdasarkan intent dari pencarinya.  Karena tentu saja tidak semua keyword memiliki nilai yang sama.

Ada keyword yang banyak dicari orang, tentu saja ada juga keyword yang sedikit dicari orang, bahkan menyedihkan lagi keyword tersebut tidak ada yang mencarinya.

Search intent dapat diartikan sebagai apa maksud atu tujuan dari pencarian yang Anda lakukan.

Seperti contoh… ada orang yang sedang mencari di Google dengan kata kunci seperti berikut ini:

  1. laptop samsung
  2. beli laptop samsung
  3. laptop samsung terbaik di bawah 5 jutaan

Menurut Anda, apa hasil pencarian yang mereka harapkan untuk masing-masing kata kunci tersebut?

Mari coba Anda bayangkan.

Sewajarnya akan seperti ini (nomor berdasarkan urutan di atas):

  1. Ingin mengetahui jenis laptop dari web resmi SAMSUNG
  2. Ingin membeli laptop SAMSUNG
  3. Ingin mencari artikel rekomendasi laptop SAMSUNG berdasarkan harga

Apakah menurut Anda masuk akal?

Google tentunya akan paham bahwa orang yang memakai keyword “beli laptop samsung” pasti ingin membeli, maka dari itu halaman produk dari toko online akan mendapatkan peringkat teratas.

Bagaimana dengan konten artikel? Tentulah sangat mustahil kan mendapat peringkat teratas?

Lantas bagaimana untuk keyword “laptop samsung” ?

Google memahami kalau user sedang membutuhkan informasi resmi/terpercaya.  Maka sangat sulit bagi website baru untuk bersaing di keyword ini.

Itulah yang dinamakan dengan search intent.

Search Intent sendiri dibagi menjadi 4 kategori, yaitu:

Search Intent #1 – Informational

Sesuai dengan namanya, orang yang menggunakan keyword informational pastilah sedang membutuhkan informasi dengan cepat.

Contoh:

  • “kalori tempe”
  • “siapa presiden pertama indonesia?”
  • “kurs jual / beli dolar terhadap rupiah hari ini”
  • “cara membuat blog”

Maka dari itu, konten-konten yang nanti akan kita muat harus berupa informasi yang dibutuhkan dan paling banyak dicari orang.

Saat ini Intent Informasi termasuk keyword yang paling banyak volumenya dibandingkan intent lain.  Oleh karena itu, website yang berisi informasi banyak bertebaran di Internet khususnya dengan tema Social Media Marketing  dan Digital Marketing.

Tapi ada Hal yang harus Anda perhatikan, Google paham bahwa user sangat membutuhkan informasi dengan cepat.  Seringkali kata kunci yang sifatnya informasi, Google sudah memberikan jawabanya secara langsung atau degan istilah Quick Answer Box.

Hal inilah yang membuat akhirnya orang yang melakukan pencarian di Google tidak perlu lagi mengunjungi website manapun.  Jadi berhati-hatilah dalam memilih keyword. Meskipun volume pencarian tinggi, namun belum tentu dapat memberikan pengunjung bagi website Anda.

Search Intent #2 – Navigational

Keyword jenis ini memang volumenya cukup besar namun tidak ada manfaatnya.  Biasanya dikarenakan si pencari langsung mengunjungi suatu website ketika melakukan pencarian.

Contohnya:

  • “garuda indonesia”
  • “kaskus”
  • “login facebook”
  • “lazada”, dll

Jika Anda masih pemula, Hindari jenis keyword ini!

Search Intent #3 – Commercial Investigation

Pernakah Anda ingin membeli suatu produk dengan harga yang tinggi, Apakah Anda akan langsung membelinya begitu saja?  Kemungkinan besar Anda akan melakukan pencarian di Google sebagai referensi. Akan mencari pembanding produk maupun kualitas yang paling baik sebelum melakukan pembelian, bukankah demikian?

Inilah yang disebut dengan keyword commercial investigation

Keyword yang digunakan ketika ingin mempelajari tentang produk / jasa tertentu sebelum mengambil keputusan untuk membelinya.

Contoh:

  1. “hp android harga di bawah 5 juta”
  2. “harga kamera canon d330”
  3. “tempat kursus bahasa inggris di bandung”
  4. “web hosting terbaik di indonesia”

Keyword jenis ini berpotensi menghasilkan pembeli.  Meskipun tidak langsung saat itu langsung mengambil keputusan untuk membeli.  Tugas Anda adalah bagaimana cara meyakinkan calon pembeli agar mau membeli produk kita tersebut.

Tips ini sangat Anda butuhkan Jika Anda ingin menjual produk/jasa: Cari sebanyak-banyaknya keyword commecial investigation yang berhubungan dengan bisnis anda.  Kemudian siapkan konten yang berkualitas dan tepat sasaran.

Baca Juga Artikel Berikut: 5 Langkah Super Tingkatkan Penjualan Bisnis Online Anda.

Search Intent #4 – Transactional

Inten Transaksional merupakan inten yang memiliki tingkat pencarian tertinggi dalam mesin pencarian Google pada khususnya.

Perlu saya garis bawahi bahwa Orang yang menggunakan mesin pencari dengan menggunakan kata kunci tipe Transactional berarti orang yang sudah siap untuk membeli suatu produk/jasa.

Contoh:

  1. “beli baju koko online”
  2. “jual sepatu futsal nike”
  3. “iphone 7 bekas murah”

Jika Anda menjual produk atau jasa, pastikan Anda menggunakan keyword jenis ini.

Meskipun volume pencarian sedikit, namun tingkat konversinya sangat besar dibandingkan dengan keyword informational.

Tapi, pengguna dengan keyword ini persaingannya sangat ketat dan sangat banyak… Apalagi kalau Anda menjual produk populer, tentu saja pemain besar sudah memborong hampir semua kata kunci yang berhubungan dengan produk populer saat ini. Intinya pasti membutuhkan modal besar agar bisa masuk halaman 1 Google.

Memahami Strategi Keyword

Tadi kita sudah belajar 4 jenis keyword.

Meskipun keyword memiliki volume besar tapi masih banyak juga yang nilainya kecil (informational), dan sebaliknya ada juga yang volumenya kecil tapi nilainya besar (transactional).

Lantas keyword mana sih yang recommended kita pilih dan gunakan?

Sebelum menjawabnya, perlu Saya sampaikan terlebih dahulu kepada Anda, ada 1 kesalahan yang paling umum dalam SEO dan online marketing secara umum:

Terlalu fokus dengan Kata Kunci Transactional!

Maksudnya apa nih? Semua konten di halaman website yang dibuat hanya mengincar kata kunci yang sifatnya transactional saja dan mengabaikan keyword jenis lainnya seperti informational.

Please jangan lakukan yang seperti itu!

Karena akan dapat berakibat:

  • Pengunjung website tidak mendapatkan informasi yang memuaskan dan bermanfaat
  • Website Anda jadi terlihat mencurigakan / tidak dapat dipercaya
  • Sulit mendapatkan peringkat tinggi karena kontenya tipis.

Jadi solusinya adalah Gunakan 3 kata kunci: Informational, Commercial Investigation dan Transactional.

Berapa pembanding jumlahnya? Jawabnya adalah tergantung.

Berikut Tips yang bisa Drestha rekomendasikan: Jika Anda memilih intent bersifat Informational maka perbanyak membuat Konten yang berkualitas dan Jika Anda tidak sanggup dan tidak memiliki kemampuan membuat Konten berkualitas Anda bisa membayar tenaga ahli pembuat artikel yang berkaulitas atau Anda dapat memilih inten yang bersifat commercial Investigation dan Transaksional.

Hal yang paling penting dan wajib Anda perhatikan:

  • Sekali lagi, Jangan membuat terlalu banyak konten dengan kata kunci transactional.  Cukup Pastikan Konten yang anda buat adalah konten berkualitas. Karena kuantitas konten saja tidak cukup.
  • Penggunaan keyword informational harus berhubungan dengan jenis produk yang Anda jual.

Untuk Mengetahui dan Belajar bagaimana cara Membuat Konten yang Mampu meningkatkan Penjualan silahkan baca: Panduan Lengkap cara Membuat Artikel Berkualitas.

Best Keyword Research Tool / Tool Terbaik untuk Riset Kata Kunci Pilihan

Free Keyword Research Tool / Tool Gratis Untuk Riset Kata Kunci:

Tahapan Keyword Research selanjutnya adalah: “Mencari Keyword Yang Tepat  Menggunakan Google Keyword Research Tool dengan: Google Keyword Planner dan Tools Lainnya”.

Dalam Topik lanjutan kita kali ini, disini saya akan membagikan cara mencari keyword dengan menggunakan Google Keyword Planer.

Tujuan dari Website kita berada pada peringkat 1 Google adalah harapan semua orang yang bermain di dunia bisnis online dan internet marketing.  Namun bukan hanya untuk mendapatkan traffic pengunjung yang tinggi, melainkan juga ingin agar mendapatkan pengunjung yang tepat sasaran.  Pengunjung yang loyal dan bersedia membeli dan menggunkan produk / jasa yang kita tawarkan.

Untuk bisa mendapatkannya, dibutuhkan suatu pemahaman cara mencari keyword yang tepat…. Sekali lagi Kata Kunci Yang Tepat!

Perlu juga saya tekankan agar Anda juga tetap berhati-hati.  Untuk bisa mendapatkan kata kunci yang bagus, sebaiknya jangan menggunakan Google Keyword Planner begitu saja.  Ada beberapa langkah yang harus anda lakukan supaya strategi keyword website anda semakin sempurna. Jangan khawatir, karena semua akan saya jelaskan langkah demi langkanya dalam Panduan ini.

Alasan kenapa Google Keyword Planner saja tidak cukup

Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, tentu saja Anda masih ingat 3 kesalahan fatal dalam melakukan keyword research.

Google Keyword Planner adalah penyebab kesalahan ketiga…. kenapa bisa?

ini adalah kesalahan yang sudah turun-temurun dilakukan dan terus diajarkan.

Yaitu menggunakan keyword yang terlalu mirip!

Coba lihat contoh berikut ini:

Keyword research - Riset kata Kunci - Google Keyword Research Planner

Lihat dan perhatikan semua kata kunci di atas

Percaya atau tidak, dengan cara menggunakan kata kunci seperti di atas bisa berakibat website Anda akan terkena pinalti. Kok bisa kena pinalti?

Perlu Anda ketahui bahwa Google Keyword Planner itu bukan tool untuk riset kata kunci, melainkan untuk pengguna Google Adwords (layanan iklan PPC Google).

Hasil yang akan dikeluarkan juga tidak beragam.

Jadi, jangan hanya andalkan Google Keyword Planner, karena akan menyebabkan konten-konten yang telah Anda buat juga akhirnya tidak beragam.

Pastikan Anda menggunakan tool keyword planner lainnya.

Baiklah, sekarang mari lakukan langkah-langkah berikut untuk lakukan pencarian keyword dengan cara yang benar.

Cara yang Benar untuk Mencari Keyword

1.  Dapatkan beberapa Ide awal dari keyword utama

Saat ini Anda masih memiliki satu kata kunci, yaitu kategori/industri website anda sendiri. Contohnya website yang menjual tiket pesawat kira-kira keywordnya adalah “jual tiket pesawat”

Tentu saja satu kata kunci tidaklah cukup untuk membawa website Anda masuk perungkat 1 Google.

Jika Anda masukkan 1 kata kunci tersebut kedalam tools Google Keyword Planner, maka Anda akan melakukan kesalahan seperti yang telah saya jelaskan tadi di atas.

Jadi, lakukan langkah berikut:

Pikirkan beberapa keyword yang berkaitan dengan keyword utama tadi, kemudian lakukan pemisahan berdasarkan search intent.

Sebagai contoh, untuk website yang menjual tiket pesawat:

Google Keyword Search Planner

Dalam contoh di atas saya hanya memberikan kurang dari 10 keyword tiap intent, namun dalam praktiknya nanti, jika ingin mendaptkan hasil yang maksimal sebaiknya cari jauh lebih banyak untuk website Anda.  Prinsipnya, lebih banyak lebih baik.

Yang wajib diperhatikan juga terutama di bagian “informational”.  Keyword-keyword ini bukan tentang tiket pesawat (keyword utama), tapi hubungannya masih sangat dekat dengan kata kunci utama tersebut.

Ketika ada yang ingin berkunjung ke website anda melalui keyword informational, mereka mungkin tidak akan langsung membeli… tapi kemungkinan dilain waktu saat mereka membutuhkan, mereka akan datang kembali mengunjungi website Anda untuk melakukan proses pembelian.

Jadi, keyword informational sangat berguna untuk mendapatkan pembeli dalam jangka panjang.  Meskipun nilainya rendah tapi sangat bermanfaat dikemudian hari.

Apakah Anda masih bingung mencari Ide buat keyword Anda? Coba jawab pertanyaan saya berikut ini:

Informational:

  • Apa permasalahan yang dimiliki oleh target pasar anda?
  • Apa yang membuat mereka tertarik agar membeli produk/layanan anda?
  • Permasalahan apa yang diselesaikan melalui produk/layanan anda?
  • Apa hal lain yang ingin mereka ketahui disamping produk anda?

Commercial Investigation:

  • Apa yang menjadi bahan pertimbangan target pembeli anda sebelum meeka menentukan pilihan?
  • Informasi apa yang mereka cari sebelum membeli? (spek, manfaat, harga)
  • Bagaimana cara mereka membandingkan produk sejenis? (terbaik, vs, terburuk)
  • Apakah ada kata sifat yang menggambarkan produk/layanan anda? (murah, berkualitas, biru, merah)

Transactional:

  • Bayangkan jika anda ingin membeli produk anda secara online, apa yang akan anda cari melalui mesin pencari Google?
  • Apakah Anda memberikan diskon, gratisan dan sejenisnya?

Dalam tabel telah saya berikan contoh dimana terdapat keyword yang belum lengkap kalimatnya (misal: tujuan wisata terbaik di).  Mari kita gali versi lengkapnya dalam langkah kedua berikut ini.

2.  Gali keyword tambahan dengan menggunkan KeywordTool.io

Keyword Research - Riset Kata Kunci - KeywordTool.Io

Ini namanya Google AutoComplete.

Google akan secara otomatis melengkapi keyword yang anda tulis saat melakukan pencarian.  Hal inilah yang harus kita manfaatkan untuk menggali keyword.

Permasalahannya kan tidak mungkin juga kalau kita harus cari satu-persatu kata kunci, tentu saja akan membutuhkan waktu yang sangat lama…. coba bayangkan jika kita harus menuliskan tempat wisata di konta A..di Kota B..dst sampai Z… kebayangkan penderitaannya?

Untunglah ada keywordTool.io

KeywordTool.io merupakan salah satu alat keyword planner yang berfungsi untuk mendapatkan keyword turunan dari keyword utama yang anda masukkan berdasarkan hasil dari Google suggestion.

Tool ini akan secara otomatis akan melakukan pencarian berulang-ulang kali untuk anda.

Cara penggunaannya juga sangat mudah…cukup ketik keyword ke kolom yang disediakan:

Google Keyword Search Sugestion Tool

Pastikan anda telah melakukan pengaturan negara dan bahasa terlebih dahulu, baru kemudian anda tekan tombol kaca pembesar.

Hasilnya akan muncul seperti ini:

Google Keyword Search Suggestion Tool2

Dalam sekejap anda sudah bisa mendapatkan 400 keyword turunan dari 1 keyword anda.

Selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah klik tombol “copy All” di kanan atas.  Kemudian paste (CTRL + V) di Notepad, Excel atau lainnya.

Lakukan kembali untuk kata kunci lainnya dengan cara yang sama.

Terakhir, barulah anda menggabungkan semua keyword tersebut dalam internet yang sama ke satu notepad yang sama.

3.  Dapatkan Volume Pencarian di Google Keyword Planner

Langkah selanjutnya adalah dengan berbekal kata kunci yang telah anda dapatkan via keywordTool.io tadi, Anda kembali ke Google Keyword Planner. Jika Anda masih pertama kali menggunakan GKP, silahkan Anda untuk mendaftar terlebih dahulu.  Setelah masuk kemudian klik pilihan kedua dari menu.

Google Keyword Planner - Keyword research

Langkah selanjutnya adalah Paste keyword yang sebelumnya telah anda copy tadi.  Jangan lupa ubah negara dan bahasa.

Riset Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Klik tomobol “Get search volume”.

Jika sudah, Anda akan melihat volume pencarian per bulan tiap keyword yang sedang anda masukkan tadi.

Setelah itu, silahkan unduh kedalam bentuk Excel CSV atau anda dapat simpan ke Google Drive Anda jika menggunakan Google Sheets.

Pastikan Anda memiliki 3 file spreadsheets untuk masing-masing intent.

Kemudian simpan ketiga file tersebut untuk kita bahas nanti pada pembahasan selanjutnya.

Tool keyword research Lain Yang Bisa Anda Gunakan Untuk Riset Keyword

Sampai disini sebenarnya tahap pencarian keyword sudah selesai kita lakukan.  Namun masih ada beberapa tool yang mungkin perlu anda ketahui untuk mempermudah proses riset keyword.

Tool-tool berikut ini akan mempermudah proses keyword research anda.

1.  SEMRush – mengintip keyword dari website lain

Tahap pencarian keyword ini sebetulnya tidaklah begitu susah.

Namun masih saja banyak orang yang buntu tahap 1 (memikirkan keyword turunan). Alsannya, karena mereka tidak tahu keyword apa yang harus digunakan. Selain itu, masih banyka juga yang masih keliru.

Bagiamana dengan Anda sendiri, apakah Anda juga mengalami hal yang sama?

Jangan khawatir, disini Drestha akan coba berikan solusinya… Dengan menggunakan tool SEMRush bisa membantu anda.  Tool ini dapat membantu anda untuk mengintip keyword yang bernilai tinggi dari website-website saingan anda.

Biarkan saingan Anda yang bersusah payah melakukan riset keyword website mereka, dan kita tinggal intip hasilnya…

Apakah caranya susah? Jawabanya tidak susah, justru sangat gampang:

Anda tinggal masukkan saja ke alamat website saingan atau website yang ingin Anda intip keyword mereka.

 

Kemudian scroll ke bawah sampai anda menemukan bagian seperti ini:

Riset Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan SMURush

Agar Keyword lebih lengkap klik tombol “View full report”.

Riset Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan SMURush-2

Lihat paling kiri, inilah keyword-keyword yang bisa digunakan.

Dalam satu kali kli saja Anda akan mendapatkan hingga ribuan keyword yang bernilai tinggi.

Ups… Masih ada lagi… Pada halaman sebelumnya Anda juga bisa melihat website-website  saingan Anda yang lain.

ORGANIC COMPETITOR

Riset Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan SMURush

Data ini sangat bermanfaat.  JIka alamat website tersebut Anda analisa kembali menggunakan SEMRush, maka Anda akan mendapatkan semakin banyak keyword yang bernilai tinggi. Lakukan hal ini berulang, proses riset keyword anda akan semakin lebih mudah sekarang.

Ingin gunakan SEMRush? Silahkan Daftar Sekarang.

2.  Long Tail Pro – Mencari Keyword berharga dan Tersembunyi

Sebelum kita melanjutkan, perlu saya jelaskan terlebih dahulu secara singkat apa itu long tail keyword:

Pada intinya long tail keyword merupakan kata kunci yang panjang dengan tingkat persaingan yang jauh lebih rendah daripada short tail keyword.

Lantas kenapa kita perlu mencoba alternatif menggunakan long tail keyword?

Jika Anda pendatang baru, tentu saja tidak bisa langsung masuk ke halaman 1 kalau Anda mengincar keyword dengan persaingan yang tinggi.  Butuh waktu berbulan-bulan, bahkan bisa hinga tahunan baru Anda bisa berada di halaman 1.

Oleh karena itu strategi yang layak kita lakukan adalah dengan menggunakan long tail keyword.

Dengan mengincar long tail keyword, Anda bisa lebih cepat masuk ke halaman 1 meskipun tanpa backlink sama sekali…. Tentu saja karena persaingan juga rendah.

Nah, nanti setelah banyak tulisan Anda yang masuk ke halaman pertama dan mendapatkan banyak pengunjung, maka Google akan menganggap website Anda semakin terpercaya.

Langkah selanjutnya barulah Anda bisa meraih ranking dengan menggunakan keyword yang lebih sulit dan banyak pesaing.

Strategi ini juga saya gunakan dalam setiap situs Drestha ini dan website saya yang lain seperti www.sertifikasibnsp.com.

Untuk menggunakan dan mencari long tail keyword yang memiliki volume pencarian tinggi namun persaingan rendah Anda hanya membutuhkan tools Long Tail Pro supaya memudahkan Anda.

Long TailPro - Riset Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Kemudian, klik salah satu keyword untuk melihat data persaingan dari kata kunci tersebut:

Long TailPro - Riset Keyword 2 - Cara Mencari Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Coba perhatikan contoh data di atas, Anda akan melihat jumlah persaingan yang rendah, dimana hanya 24 dari 100 (kanan atas).

3.  Term Explorer – Menganalisa banyak keyword sekaligus

Pada prinsipnya fungsi dasarnya sangat mirip dengan Long Tail Pro yaitu mencari keyword dan melakukan analisa persaingan atas kata kunci Anda.

Namun yang membedakannya adalah Term Explorer berbasis web, sedangkan Long Tail Pro adalah software desktop.  LOng Tail Pro dibayar sekali seumur hidup dan Term Explorer harus Anda bayar tiap bulan.

Fitur juga sangat mirip, jadi tools ini tidak perlu saya jelaskan ulang.

Berikut ini contoh screenshot daftar keyword yang didapatkan dari Term Explorer:

Term Explorer - Research Keyword - Cara Mencari Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Kelebihan dari Term Explorer adalah Tools ini dapat digunakan meskipun koneksi internet anda lambat, karena menggunakan server mereka untuk melakukan analisa, bukan lewat komputer anda.

4.  MozBar atau SEOQuake – Bagi Anda yang menyukai Cara Manual

Kedua tool keyword research  ini merupakan ekstensi browser untuk Chrome dan Firefox.

Keduanya gratis dan memiliki fitur yang hampir sama.

MozBar dan SEOQuake akan menampilkan data-data seperti jumlah backlink, Page Authority, Domain Authority dan lain-lain ketika Anda melakukan pencarian di Google.

Keyword researh - Cara Mencari Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Tool keyword research ini bisa anda gunakan untuk menemukan kata kunci yang bagus, tapi tidak secara otomatis. Anda harus melakukan pencarian satu persatu di google.

Baiklah demikianlah 4 tools keyword research yang bisa Anda gunakan untuk membantu Anda dalam menemukan kata kunci yang tepat buat website Anda agar dapat meningkatkan traffic pengunjung dan berada pada halaman 1 google.

Saya harap Panduan cara melakukan Riset Keyword (Keyword Research) ini bisa membantu dan menjawab dari apa yang selama ini para pembaca setia Drestha sedang cari. Saya juga sangat menghargai dan berterima kasih karena Anda telah bersedia untuk ikut berbagi dan share panduan cara keyword research ini kepada rekan-rekan yang lain melalui tool sosial media di bawah ini:

9 Replies to “Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!”

  1. Makio sakaki berkata:

    panjang banget om

    hehe

  2. thinklogin.org berkata:

    Aw, this was a really nice post. Spending some time and actual effort to generate a superb article… but
    what can I say… I put things off a whole lot and don’t seem to get
    nearly anything done.

  3. Thanks to my father who told me regarding this webpage, this website is genuinely amazing.

  4. I believe this is among the so much important information for me.
    And i am glad studying your article. But want to
    statement on some general issues, The website taste is ideal, the articles
    is actually nice : D. Just right task, cheers http://www.kipasairhaziq.kedaionlineniaga.com/component/kide/-/index.php?option=com_kide

  5. endik berkata:

    artikel yang sangat luar biasa…
    sangat membantu,
    semoga artikel baru selalu bisa kami temukan di sini…

  6. Jasa Cuci Sofa berkata:

    Panjang banget artikelnya om, jadi capek bacanya tapi cuma sedikit yang bisa difahami.. analisa dan pilih memilih keyword memang susah2 rumit ya om..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Latest

GOOGLE ADSENSE PUBLISHER WORKSHOP BATCH-1 Ingin Miliki Passive Income Tanpa Batas dari Google Adsense? Segera Daftarkan Diri Anda dalam Workshop Sukses Sebagai Google Adsense Pubsliher Berikut ini!
TIPS MEMULAI BISIS ONLINE UNTUK PEMULA - SEKOLAH BISNIS ONLINE - DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Untuk Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Bagi Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula

Popular post

KEYWORD RESEARCH - RISET KEYWORD - RISET KATA KUNCI Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!
Google Backlink Checker for Your SEO Optimize Backlink Checker – Tool Gratis untuk Cek Backlink Website Anda
6 Langkah Pengaturan produk - Panduan Pengaturan Produk Toko Online WordPress di WooCommerce 6 Langkah Pengaturan Produk Toko Online di WordPress dan WooCommerce
10 PLUGIN WORDPRESS TERBAIK YANG WAJIB ANDA INSTALL 10+ Plugin WordPress Pilihan Terbaik Yang Wajib Anda Install
Social Media Jadi Jalur Digital Marketing Paling Efektif

error: Content is protected !!
Help-Desk