Home » Edukasi Digital Marketing » SEO » Cara Menggunakan Keyword Prioritas ke Dalam Website

Cara Menggunakan Keyword Prioritas ke Dalam Website

Setelah Anda berhasil melakukan Riset Keyword dan mengetahui Tingkat Persaingan Keyword yang ingin anda gunakan, langkah selanjutnya adalah menentukan skala prioritas dan menerapkan Keyword yang tepat dari hasil Riset yang telah Anda lakukan ke dalam website dan konten Anda.  Hal inilah yang masih membuat banyak orang yang masih bingung… Apa sih langkah selanjutnya dan bagaimana Cara Menggunakan Keyword yang tepat untuk website dan konten yang akan anda buat.

Khususnya bagi Anda yang masih pemula dan baru pertama kali terjun kedalam dunia Internet Marketing dan Digital marketing.  Tentu saja masih bingung memilih keyword mana yang paling tepat, bagaimana cara Menggunakan Keyword yang akan dipilih setelah proses riset keyword dan harus berapa kali sih Anda menyertakan keyword tersebut ke dalam konten anda?

Percuma saja bukan jika kita sudah capek melakukan riset hingga berjam-jam atau bahkan berhari-hari jika akhirnya anda tidak tahu bagaimana cara memilih keyword mana yang terbaik dan bagaimana cara menggunakan keyword terbaik tersebut.

Itulah yang akan kita bahas dalam topik belajar kita kali ini.

Baiklah, tanpa perlu berlama-lama lagi, mari kita mulai saja Langkah-langkah untuk menggunakan Keyword Yang Tepat kedalam website dan konten anda:

1.  Lakukan analisa tingkat kesulitan

Pertama, hal yang harus kita lakukan adalah harus mengetahui tingkat kesulitannya terlebih dahulu.

Cara menganalisa persaingan keyword sudah kita bahas pada topik sebelumnya, yaitu cara manual (dengan MozBar atau SEOQuake yang sudah kita bahas sebelumnya) dan cara otomatis dengan menggunakan Term Explorer.

Mari kita mulai dari cara manual.

#Analisa manual tahap1 – Filter Kata Kunci yang memiliki volume cukup tinggi

Dalam tahap ini Anda perlu memilah dan mengurangi jumlah keyowrd yang telah anda dapatkan sebelumnya.  Silahkan dipisahkan terlebih dahulu keyword yang memiliki volume pencarian tinggi dan miliki persaingan sangat rendah.

Disini Anda prioritaskan pada keyword yang memiliki volume pencarian tinggi!

Belum tahu langkah-langkah memilah / mensortir keyword? Berikut ini langkah-langkahnya: buka CSV anda di Microsoft Excel atau Google Sheets. (File CSV dari keyword Planner yang telah kita bahas sebelumnya di sini).

Kemudian silahkan blok kolom-kolom dibawah berikut:

4 Langkah Cara Menggunakan Keyword untuk Website dan Konten

Lanjut klik kanan di kepala kolom >> Delete selected colomns >>Kemudian blok kolom sisanya dan klik tombol filter seperti gambar berikut:

4 Langkah Cara Menggunakan Keyword untuk Website dan Konten-2

(kiri: Google Sheets dan Kanan: Excel)

Klik tanda panah di sebelah Avg. Monthly >> filter yang lebih besar dari angka yang anda inginkan seperti contoh dalam gambar berikut:

Cara Menggunakan Keyword - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Silahkan Anda tetapkan sendiri volume sesuai target yang ingin anda harapkan. Kalau melihat contoh yang saya berikan di atas, saya membatasi volume terendah adalah 1000 pencarian per bulan.  Jadi dibawah volume tersebut saya hide / hapus.

Langkah terakhir jangan lupa klik tanda panah lagi >> pilih: Sort largest to smaller (sort Z-A untuk Google Sheets).

#Analisa manual tahap 2 – Analisa nilai tingkat kesulitan.

Dalam tahap ini, Anda akan menganalisa keyword yang tersisa.  Bagaimana Caranya?

Lakukan pencarian di mesin pencari Google dengan ketik kata kunci yang tersisa setelah anda sortir tadi pada langkah pertama:

Cara Mendapatkan Keyword 2 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Ketik kata kunci yang ingin anda analisa, kemudian klik tombol hijau “Get Keyword Difficulty”

Pastikan anda sudah menginstal MozBar terlebih dahulu.  Jika Belum silahkan Install MozBar di Sini!

Setelah anda menunggu beberapa detik, anda akan melihat angka persentase tingkat kesulitan keyword tersebut.  Seperti contoh dalam gambar berikut:

Cara Mendapatkan Keyword 3 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Langkah selanjutnya Silahkan buatlah Tabel tingkat kesulitan dari keyword yang ingin anda analisa tersebut dan buat kolom tambahan dengan nama kolom “Difficulty”, silahkan masukkan angkanya seperti gambar berikut:

Cara Mendapatkan Keyword 4 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Demikianlah cara manual yang praktis dan dapat anda lakukan.  Ingin cara yang lebih praktis lagi tanpa harus melakukan satu-persatu? Dengan melakukan Analisa ribuan keyword sekaligus hanya dengan satu kali klik? Lakukan langkah berikut ini:

#Analisa Otomatis TermExplorer

Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Silahkan masuk ke TermExplorer
  • Klik menu Keyword Analyzer di bagian atas, klik ‘Start a Keyword Analyzer Project’
  • Paste keyword dari file Excel yang telah anda simpan sebelumnya
  • Pastikan kembali anda telah mengubah negara ke Indonesia sebelum menekan tombol ‘Start Project’

Silahkan tunggu beberapa detik/menit hingga anda melihat gambar seperti ini:

Cara Mendapatkan Keyword 5 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Silahkan buka file tersebut di Microsoft Excel atau Google Sheets.

Cara ini adalah cara yang tercepat dan terbaik untuk menghasilkan analisa yang tingkat kesulitan keyword yang ingin anda analisa.

Anda akan bisa menemukan hasil analisanya seperti dalam gambar berikut ini:

Cara Mendapatkan Keyword 6 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Sampai disini kita selesai!

Bagaimana, apakah Anda sudah bisa melakukannya? Karena anda msih terus membaca hingga sejauh ini, maka saya akan memberikan satu rahasia lagi cara menggunakan keyword dan menganalisa tingkat kesulitannya secara semi-otomatis dengan menggunakan Long Tail Pro (secara detil tentang Long Tail Pro akan saya bahas dalam topik selanjutnya).

#Analisa Tingkat Kesulitan Keyword semi-otomatis Long Tail Pro

Sebenarnya dengan menggunakan TermExplorer sudah jauh dari cukup membantu anda untuk menganisa tingkat kesulitan keyword yang sedang anda incar.  Hampir tidak ada kelemahan tool tersebut, hanya saja jumlah keyword yang ingin anda gunakan terbatas kecuali jika anda memiliki uang lebih dan bersedia untuk membayarnya.

Solusi yang dapat kita lakukan selain menggunakan TermExplorer yaitu dengan menggunakan Long Tail Pro.  Tool ini akan sangat membantu anda untuk mempermudah mem-filter, mengurutkan sampai anda mendapatkan tingkat kesulitannya.

Perhatian: LongTailPro adalah salah satu  Tool Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Berbayar, namun jika anda pertama kali masuk dan mendaftar anda akan mendapat free trail selama 7 hari baru akan dikenakan biaya sesuai paket pilihan anda.

Baiklah, kita langsung saja…. Berikut ini langkah-langkah cara menggunakan keyword dan menganalisa tingkat kesulitan keyword dengan menggunakan Long Tail Pro:

Langkah Pertama: Silahkan klik dan masuk ke LongTailPro kemudian klik Find Keywords >> Klik ‘Add My Own Keyword’

LongTailPro Cara Mendapatkan Keyword 7 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Tunggulah sampai selesai….

Langkah Ke-dua: Klik ‘Calculate’ untuk melihat tingkat persaingannya.

LongTailPro Cara Mendapatkan Keyword 8 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Sedikit kelemahan dari LongTailPro adalah lebih lambat dibandingkan TermExplorer, namun Anda bisa melakukan analisa sebanyak-banyaknya dan prosesnyapun lebih mudah daripada manual.

2.  Menetapkan Prioritas Keyword (Kata Kunci Pilihan)

Dalam menetapkan keyword yang ingin anda gunakan, perhatikan pertimbangan-pertimbangan berikut ini:

  • Hindari menggunakan keyword dengan volume (Avg. Monthly search) rendah tapi tingkat kesulitannya tinggi.
  • Gunakaan keyword yang memiliki volume tinggi dan tingkat kesulitan sedang, lebih baik lagi rendah.
  • Pertimbangkan keyword volume menengah dan kesulitan tinggi.
  • Gunakan keyword volume rendah, kesulitan rendah tapi sangat relevan dengan target pasar anda.
  • Gunakan semua keyword yang sangat relevan, terlepas dari tingkat kesulitannya.
  • Hapus kata kunci yang tidak relevan dan tidak masuk akal.

Sebagai perhatian tambahan Peratama, jangan anda terburu-buru menghapus keyword-keyword dengan volume dan tingkat kesulitan tinggi.  Karena kata kunci tersebut bisa anda gunakan nantinya saat website anda sudah cukup besar.

Kedua, ada baiknya anda menganalisa secara manual dengan mengikuti panduan yang telah saya berikan sebelumnya.

Kemudian buatlah angka prioritas baru di Excel anda.  Kemudian masukkan angka 1, 2, 3 dan seterusnya sesuai prioritas yang anda inginkan.

Berikut ini contohnya:

Cara Menggunakan Keyword 9 - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

 

Gunakan keyword prioritas tersebut saat anda ingin menggunakan keyword pada konten yang akan anda muat dalam blog anda.

Menentukan Skala Prioritas Berdasarkan Jenis Keyword

Selain kita wajib mengetahui tingkat persaingan dan volumenya, ada satu hal yang bisa anda pertimbangkan dalam menentukan skala prioritas, yaitu dengan menggunakan Search Intent.

Seperti yang telah kita pelajari dalam topik sebelumnya dimana kita mengenal ada 4 jenis keyword berdasarkan intent-nya:

  • Informational
  • Navigational
  • Commercial Investigation
  • Transactional

Jika anda masih belum paham, atau anda belum membaca panduan yang telah saya muat sebelumnya, silahkan anda dapat baca kembali panduannya: Panduan Search Intent.

Sekarang pertanyaannya adalah jenis mana dari ke-4 intent tersebut yang akan kita prioritaskan? Berdasarkan sisi Kualitas dan kuantitasnya?

Secara kualitas, konten transactional harus yang paling tinggi dan informational paling rendah, demikian juga sebaliknya.

Jadi, fokuskan halaman-halaman anda mengincar keyword transactional yang jumlahnya tidak terlalu banyak namn harus berkualitas.

Saat ini pengunjung tidak menyukai melihat konten yang menawarkan produk.  Tujuan utama orang berselancar di Internet adalah untuk mencari informasi dan mencari solusi permasalahan yang sedang mereka alami dan butuh penjelasan segera untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.  Jadi, gunakannlah banyak konten yang bermanfaat.

3.  Pahami Jenis Konten Yang Tepat untuk Keyword Tertentu

Sebelum saya melanjutkan, perlu anda mengerti bahwa konten disini bukanlah hanya artikel, bukan juga hanya video atau gambar! Mengingat banyak kalimat konten yang telah saya sebutkan dalam setiap panduan yang saya ajarkan.  Konten disini juga bisa berupa tools, file untuk didownload, review para pembeli, halaman penjualan produk dan lainnya.  Pada intinya, apapun yan ada di halaman website anda itu adalah konten.

Dalam menentukan keyword commercial investigation dan transactional, biaanya yang dibutuhkan bukan konten artikel, video atau gambar. Itu semua belum cukup…

Contohnya misal Anda akan mengambil kata kunci “promo tiket pesawat”.

Untuk kata kunci tersebut, tentulah akan sangat sulit masuk ke peringkat 10 besar halaman 1 Google jika Anda hanya mengandalkan artikel baru dengan isi promo tiap bulan.

Tentulah Google akan memahami orang-orang tidak membutuhkan artikel untuk mendapatkan sebuah informasi promo tiket pesawat.

Kualitas yang tinggi sangat dibutuhkan disini!

Coba anda searching di Google dengan kata kunci “Promo Tiket Pesawat”, dan coba perhatikan peringkat 1 – 10 adalah berisi tool untuk mencari harga-harga tiket pesawat promo, bukan artikel, apakah anda sudah paham maksud saya?

Cara Menggunakan Keyword Pilihan - Strategi Keyword Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website

Baiklah, sekarang saatnya kita belajar bagaimana cara mengetahui tipe konten yang tepat untuk anda maskukkan dalam website/blog anda.

Pada dasarnya tidaklah begitu sulit, namun sayangnya masih banyak pemiliki website yang tidak peduli.  Mereka lebih senang hanya membuat konten artikel saja karena lebih mudah. Padahal semua akan percuma dan sia-sia saja jika anda juga melakukan kesalahan yang sama.

Coba bayangkan dan tempatkan anda saat sedang mencari suatu informasi di Google, kira-kira konten yang seperti apa yang anda harap bisa dapatkan?

Perhatikan beberapa contoh berikut:

  • Kata kunci: “jual canon 60D. Konten: halaman penjualan Canon 60D.
  • Kata kunci: “jual kamera dslr”. Konten: Halaman Utama dari toko online yang menjual kamera (karena keyword masih kurang spesifik).
  • Kata kunci: “kamera dslr”. Konten: Penjelasan kamera DSLR.
  • Kata kunci: “kamera dslr terbaik”. Konten: artikel berisi daftar kamera DSLR terbaik.
  • Kata kunci: “canon 60d”. Konten: halaman produk Canon 60D dari website resmi Canon.

Bagaimana, apakah sudah mulai memahami cara kerjanya? jadi, mulai dari sekarang jangan langsung terburu-buru membuat artikel untuk semua jenis keyword.  Perhatikan dan pastikan kebutuhan dari masing-masing keyword tersebut.

4.  Gunakan Keyword ke dalam Konten

Tahapan inilah sering terjadinya kesalahan yang dilakukan khususnya pemula yang baru saja belajar untuk membuat website/blog.

Perlu anda ketahui bahwa SEO sudah sangat berbeda dengan sebelum era tahun 2013, sejak Google telah meluncurkan algoritma bernama Hummingbird.

Sebelumnya Para praktisi SEO menggunakan keyword dari hasil riset secara berulang dalam websitenya.  Tujuannya adalah supaya Google paham bahwa halaman tersebut mengincar kata kunci tersebut. Namun saat ini cara tersebut sudah tidak efektif lagi jika anda gunakan. Kita cukup membuat konten yang isinya mengenai keyword tersebut.

Dengan adanya Hummingbird, Google sudah dapat memahami maksud dan topik dari halaman atau konten yang anda muat.

Kalau begitu apa yang harus anda lakukan selanjutnya?

Hal terpenting yang harus anda lakukan pertama kali adalah jangan terlalu pusingkan SEO saat akan memulai membuat konten anda!  Pergunakan keyword sebatas untuk mengarahkan topik utama saja.  Kemudian perkaya konten-konten yang apa adanya tanpa perlu memusingkan dimana anda akan menempatkan keyword tersebut.

Selanjutnya, Anda juga tidak perlu membold/italic/underline setiap kali keywordnya muncul.  Karena jika anda sudah pusing diawal justru akan membuat konten anda semakin aneh dan tidak bisa dinikmati oleh pembaca anda.

Gunakan keyword untuk penempatan:

  • Judul halaman
  • URL
  • Backlink

Baiklah, sampai disini dulu belajar kita… Semoga Panduan Cara Menggunakan Keyword ini bisa menjawab dab membantu Anda untuk menetapkan kata kunci dan menggunakannya pada konten anda. Apabila Anda membutuhkan Mentor dan ingin mengikuti kelas Privat Digital Marketing di Sekolah Bisnis Online dengan harga murah dan terjangkau, silahkan baca lebih lanjut informasinya di: Informasi Kelas Privat dan Mentoring Kelas Bisnis Online dan Belajar Internet Marketing.

 

2 Replies to “Cara Menggunakan Keyword Prioritas ke Dalam Website”

  1. Etro Sinaga berkata:

    Lengkap benar. Tapi dari sekian banyak tools tersebut, apakah ada yg bisa di gunakan secara free? Karena klo dr yg saya baca tools tersebut tidak disebutkan gratis.
    Thanks admin.

    1. admin berkata:

      Semua tool yang saya jelaskan adalah gratis namun ada batasannya… Jika memang kita ingin serius mengembangkan blog dan bisnis online kita menurut saya tidak ada salahnya kita investasi sedikit dan bisa dapatkan yang jauh lebih besar lagi… Terus ikuti panduan-panduan dari saya selanjutnya ya mas Etro Sinaga…semoga bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Latest

GOOGLE ADSENSE PUBLISHER WORKSHOP BATCH-1 Ingin Miliki Passive Income Tanpa Batas dari Google Adsense? Segera Daftarkan Diri Anda dalam Workshop Sukses Sebagai Google Adsense Pubsliher Berikut ini!
TIPS MEMULAI BISIS ONLINE UNTUK PEMULA - SEKOLAH BISNIS ONLINE - DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Untuk Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Bagi Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula

Popular post

KEYWORD RESEARCH - RISET KEYWORD - RISET KATA KUNCI Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!
Google Backlink Checker for Your SEO Optimize Backlink Checker – Tool Gratis untuk Cek Backlink Website Anda
6 Langkah Pengaturan produk - Panduan Pengaturan Produk Toko Online WordPress di WooCommerce 6 Langkah Pengaturan Produk Toko Online di WordPress dan WooCommerce
10 PLUGIN WORDPRESS TERBAIK YANG WAJIB ANDA INSTALL 10+ Plugin WordPress Pilihan Terbaik Yang Wajib Anda Install
Social Media Jadi Jalur Digital Marketing Paling Efektif

error: Content is protected !!
Help-Desk