6 Langkah Pengaturan Produk Toko Online di WordPress dan WooCommerce

Hi Sahabat Sekolah Bisnis Online Drestha (SBOD) sekalian, setelah kamu selesai belajar dan menguasai Cara Setting WooCommerce dan berhasil melakukan pengaturan dasar / Konfigurasi Dasar WooCommerce, sekarang saatnya kamu melanjutkan ke tahapan pengaturan berikutnya, yaitu Tahapan Pengaturan Produk yang akan dijual di Toko Online Kamu. Dalam topik Panduan Belajar Internet Marketing dan Panduan Belajar Cara Membuat Toko Online Dengan WordPress kita kali ini kamu akan mempelajari 6 Langkah Pengaturan Produk di Toko Online WordPress Kamu.

Jika kamu belum membaca topik yang sebelumnya, silahkan bisa amu baca: Panduan Cara Konfigurasi Dasar dan Setting WooCommerce untuk Persiapan Membuat Toko Online Dengan WordPress atau Kamu juga bisa mulai membaca dari awal: Panduan Cara Membuat Toko Online Profesional dengan WordPress

Apa saja sih sub topik yang akan kamu pelajari dari 6 Langkah Pengaturan Produk Toko Online WordPress ini? 

Dalam Topik Panduan Cara Mengelola Produk yang akan kamu jual dan tampilkan di Toko Online kamu, ada 6 Langkah Pengaturan Produk yang wajib kamu lakukan, yaitu:

  1. Langkah-langkah dalam membuat kategori produk
  2. Langkah-langkah menambahkan produk
  3. Langkah-langkah mengelola stok produk
  4. Pembuatan linked produk
  5. Pengaturan informasi produk
  6. Langkah-langkah pembuatan kupon diskon

Topik belajar kita kali ini agak panjang dan akan sangat menyita waktu kamu, jadi pastikan kamu siapkan waktu yang lebih agar kamu benar-benar bisa mempelajarinya dengan tenang dan bisa langsung menerapkannya.

Mari kita mulai Belajar kita….

MEMBUAT KATEGORI PRODUK

Saat mengelola produk, pastikan kamu sudah melakukan pengaturan dengan baikk dan benar.  Supaya tampilan Toko Online kamu nantinya lebih terkesan profesional dan mudah untu digunakan oleh calon pembeli kamu.  Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan Kategori Produk yang lebih terstruktur.

Sebelum kamu mulai membuat struktur Kategori Produk, Kamu harus memahami terlebih dahulu produ yang akan kamu jual. Contoh: Kamu mau jual Jam Tangan, nah kamu bisa buat kategori berdasarkan Merk, rentang harga, warna, jenis mesin dan lain sebagainya.

Kalau kamu mau julan produk fashion wanita misalnya, kamu bisa membuat kategori seperti:

  • Atasan
  • Dress
  • Rok
  • Tas
  • Sepatu
  • dll

Menambah Kategori Produk

Berikut langkah-langkah membuat kategori produk:

  1. Silahkna masuk ke halaman dashboard WordPress kamu.
  2. Lalu klik menu Products => Categories pada menu side bar sebelah kiri.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS
  3. Akan muncul halaman Products Categories.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS-2
  4. Kamu akan menemukan beberapa isian untuk menambahkan kategori produk sesuai kebutuhan kamu.
  5. Silahkan lakukan pengaturan Name untuk nama Kategori produk kamu.
  6. Kemudian pengaturan slug, buat slug URL yang user dan SEO Friendly.  Isikan dalam huruf kecil, jika lebih satu kata berikan tanda (-) minus.  Contoh: tas-wanita
  7. Pengaturan Parent, bisa kamu lakukan jika memang membutuhkan sub kategori.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS-3
  8. Tambahkan keterangan kategori produk pada descriptions jika kamu pandang perlu untuk penjelasan lebih detil dan bisa membantu calon pembeli kamu.
  9. Silahkan pilih Products pada Display Types.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS-4
  10. Setelah Thumbail menampilkan gambar untuk kategori produk, silahkan klik tombol Upload/Add Image untuk menmbahkan Media.
  11. Kemudian akan muncul jendela Choose an Image.  Silahkan klik tombol Select Files atau Drag gambar ke arah upload.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS--5
  12. Setelah gambar berhasil diupload, silahkan lengkapi informasi gambar pada kotak Attachment Details di sisi kanan.
  13. Klik use image.
  14. Klik tombol Add New Product Category untuk menyimpan kategori produk yang baru kamu buat.
  15. Setelah berhasil tersimpan, kategori akan muncul pada tabel di sisi kanan form isian kategori produkPENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS--6
  16. Silahkan ulangi langkah-langkah tersebut untuk menambah kategori produk yang baru.

MENAMBAHKAN PRODUK

Setelah kamu berhasil menambahkan kategori produk, langkah selanjutnya adalah belajar cara menambahkan produk yang akan kamu jual dan tampilkan di toko online WordPress kamu.

Untuk mempersingkat waktu, berikut ini langkah-langkah dalam membuat produk atau menambahkan produk yang akan kamu jual:

  1. Silahkan masuk kembali kedalam dashboar kamu.  Klik Products => Add Products pada side bar sebelah kiri.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS--ADD NEW PRODUCT-1
  2. Kamu akan diarahkan menuju halaman Add New Product untuk mulai menambahkan produkPENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS--ADD NEW PRODUCT-2
  3. Silahkan mulai mengisi data produk yang akan kamu jual.  Pengaturan pertama adalah masukkan Judul  produk pada kolom isian paling atas.
  4. Selanjutnya, isi keterangan tentang produk pada data isian yang tersedia di bawah judul.
  5. Silahkan Scroll mouse kamu ke bawah, kamu akan temukan kotak product data dengan tab General aktif.PENGATURAN KATEGORI PRODUK - 6 LANGKAH PENGATURAN PRODUK DI TOKO ONLINE WORDPRESS-ADD NEW PRODUCT-3
  6. Pastikan kamu pilih Product data: Simple Product.
  7. Virtual dan Downloadable tidak perlu kamu centang kalau produk yang akan kamu jual bukan produk digital.
  8. Silahkan masukkan SKU atau kode produk
  9. Masukkan harga produk pada Regular Price (penulisan angka tidak perlu menggunakan titik.  Misalnya, kamu mau menulisa harga dua ratus lima puluh ribu, cukup masukkan 250000
  10. Silahkan coba melihat preview produk yang akan kamu jual sebelum kamu posting.  Klik tombol Preview.
  11. Saatnya kamu melakukan pengaturan membuat promodan memberikan discount atau potongan harga pada produk kamu.  Kamu bisa langsung isi harga setelah diskon kolom Sale Price (Rp).
  12. Silahkan Preview lagi, jika sudah terlihat harga discount yang kamu masukkan berati sudah benar.
  13. Mau bikin periode diskon, kamu tinggal klik Schedule di sampaing kanan kolom isian Sale Price.
  14. Silahkan tentukan tanggal berlaku diskon/promo.  Promo akan berakhir secara otomatis dan kembali ke harga normal sesuai tanggal masa berlaku yang sudah kamu atur sebelumnya.  Jadi gak usah takut promo akan terus berlanjut, kecuali memang belum kamu lakukan pengaturan batasan waktu promo tersebut.
  15. Selanjutnya yang kamu lakukan adalah menentukan kategori produk.  Silahkan pilih kategori sesuai pilihan yang sudah kamu buat sebelumnya.  Kamu bisa melihat list kategori produk pada kolom Product Categories.
  16. Sebelum kamu tambahkan produk, wajib kamu pahami ada 2 jenis kategori gambar produk yang bisa kamu tambahkan, yaitu Featured Image dan Product Gallery.  Perhatikan gambar berikut:  Product Gallery merupakan gambar pendukung produk yang akan kamu jual, seperti gambar produk tampak depan, tampak samping kanan, tampak samping kiri, tampak belakang… Sedangkan Featured Image adalah gambar utama dari produk yang akan kamu jual.
  17. Masukkan gambar untuk Product Gallery.  Klik Add Product Gallery Image di sisi kanan bawah.
  18. Akan muncul jendela Add Image to Product Gallery.  Aktifkan tab Upload Files.  Kemudian klik tombol Select Files.
  19. Carilah gambar produk yang terbaik untuk kamu masukkan.  Kamu bisa upload 4 sampai dengan 6 gambar untuk Product Gallery.  Setelah kamu pilih, silahkan klik Open untuk memulai proses upload.
  20. Setelah proses upload gambar selesai, silahkan klik tombol Add to gallery.
  21. Akan muncul gambar yang baru saja kamu upload pada kotak Product Gallery.
  22. Lanjutkan meng-upload gambar untuk Featured Image.  Klik Set featured image.
  23. Pada Featured Image, kamu cukup meng-upload 1 gambar utama saja.  Pastikan Gambar tampak muka dan jelas serta menarik.  Proses upload hampir sama dengan sebelumnya.
  24. Langkah terakhir adalah klik publish untuk menyimpan.
  25. Silahkan Preview dan akan nampak tampilan seperti berikut:
  26. Silahkan ulangi dan lakukan langkah-langkah yang sama jika ingin menambahkan produk baru yang mau kamu jual di toko online kamu.

MENGELOLA STOK PRODUK

Setelah kamu berhasil melakukan pengaturan kategori produk dan berhasil menambah produk, langkah selanjutnya yang wajib kamu lakukan adalah mengelola stok produk kamu.  Salah satu kelebihan dari plugin WooCommerce adalah kamu bisa mengatur stok barang yang akan kamu jual di toko online kamu dengan melakukan pengaturan di tab Inventory saat kamu melakukan penambahan produk.

Dengan kamu melakukan pengatuan stok produk yang kamu jual tentu saja sangat membantu pembeli maupun kamu sendiri, karena sama-sama bisa melihat stok ketersediaan barang.  Tentu saja kamu bisa jadikan sebagai alat untuk melakukan penilaian dan evaluasi lebih lanjut produk mana nantinya yang paling laris / produk paling laku dan cepat terjual, sehingga kamu juga bisa segera melakukan repeat order sebelum barang yang kamu jual habis dan tidak membiarkan calon pembeli anda kecewa apalgi harus menunggu terlalu lama karena stok tidak tersedia.

Berikut ini langkah-langka cara pengaturan dan mengelola stok produk kamu:

  1. Pilih salah satu produk yang sudah kamu masukkan
  2. Scroll mouse kamu ke bawh, sampai kamu menemukan kotak Product Data
  3. Klik tab Inventory
  4. Berikan tanda centang Enable stock management at product level pada Manage Stock
  5. Setelah muncul kolom Stock Qty, silahkan isi jumlah stok produk kamu yang saat ini tersedia.
  6. Simpan, lalu coba Preview. Jika Stok ketesediaan produk kamu sudah ditampilkan berarti pengaturan kamu sudah berhasil dilakukan.

PENGATURAN SHIPPING DAN PEMBUATAN SHIPPING CLASS

Pengaturan Shipping berguna untuk memasukkan informasi yang berkaitan dengan produk.  Misalnya berat, dimensi atau ukuran, lebar dan tinggi serta ongkos kirim sebuah produk yang kamu jual.

Contoh, kamu akan menjual baju dengan berbagai macam Merk.  Kamu mau menerapkan ongkos kirim yang sama untuk semua produk. dengan biaya ongkos kirim Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah).

Maka kamu akan membuat pengaturan Shipping class supaya ongkos kirim semua produk kamu semuanya sama.  Jadi dibutuhkan pengaturan kembali ongkos kirim untuk produk yang lain dikemudian hari.

Baiklah, berikut ini Langkah-langkah Pengaturan dan Cara Membuat Shipping Class:

  1. Pastikan Kamu sudah berada di halaman Dashboard WordPress
  2. Klik menu Products => Shipping Classes
  3. Akan muncul halaman pengaturan Shipping Class
  4. Ketik nama kelas Shipping pada Name.
  5. Isikan Slug, misal “ongkos-kirim”, penulisan wajib menggunakan huruf kecil semua dan pakai tanda(-) sebagai pengganti spasi.
  6. Isikan deskripsi kelas shipping pada description
  7. Klik tombol Add New Shipping Class untuk menyimpan.
  8. Shipping Class baru untuk ongkos kirim akan ditampilkan pada tabel sebelah kanan.
  9. Selanjutnya kamu perlu melakukan pengaturan pada WooCommerce.  Silahkan klik menu WooCommerce => Setting.
  10. Klik tab Shipping kemudian klik submenu Flat Rate.
  11. Pada Opsi Cost per order, sebelumnya kamu sudah isikan silahkan kamu hapus karena kamu akan menggunakan Shipping Class.
  12. Silahkan Scroll mouse kau ke bawah.  Kamu akan menemukan opsi Cost.
  13. Klik Add Cost untuk memasukkan Shipping Class.
  14. Masukkan ongkos kirim pada kolom Cost. Pada contoh ongkos kirim Rp. 20.000,-
  15. Klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan yang sudah kamu lakukan.
  16. Kemudian silahkan edit salah satu produk yang sudah kamu masukkan sebelumnya.
  17. Pada Product Data, klik tab shipping.  Pilih Shipping class yang sudah kamu buat sebelumnya.
  18. Simpan kembali pengaturan yang sudah kamu buat.
  19. Coba lakukan Preview.  Klik tombol ADD TO CART seolah-olah kamu adalah konsumen yang akan membeli produk.
  20. Lanjutkan klik View Cart.
  21. Pada halaman View Cart inilah Shipping Class bekerja.  Silahkan perhatikan gambar berikut:
  22. Jika kamu mau menambah kelas shipping yang lain, silahkan ikuti langkah-langkah yang sama seperti di atas.

MEMBUAT LINKED PRODUK

Linked Product digunakan untuk menampilkan produk lain yang sejenis ketika pengunjung toko online kamu sedang melakukan Preview product.  Untuk membuatnya, kamu harus sudah memasukkan terlebih dahulu lebih dari satu produk.

Berikut ini Langkah-langkah Cara Membuat Linked Produk:

  1. Pastikan kamu sudah berada di halaman dashboard WordPress kamu
  2. Pilih salah satu produk dan lakukan pengeditan
  3. Scroll mouse ke bawah hingga sampai pada kotak Product Data.
  4. Klik tab Linked Products.
  5. Kemudian silahkan tentukan Up-Sells, yaitu Product terkait yang tampil ketika konsumen mengakses halaman produk.  Saya sarankan produk yang akan kamu tampilkan pada Up-Sells sebaiknya memiliki kualitas yang baik serta merupakan asesoris yang berkaitan dengan produk yang akan kamu buat link-nya.
  6. Untuk memasukkan produk ke dalam Up-Sells, klik kolom Up-Sells.
  7. Selanjutnya ketik nama SKU produk yang ingin kamu tampilkan.
  8. Silahkan masukkan beberapa produk lain yang terkait dengan cara yang sama.
  9. Lakukan Preview kalau kamu mau lihat hasilnya.
  10. Berikutnya, tentukan Cross-Sells, yaitu produk terkait yang tampil pada halaman cart.
  11. Cara memasukkan produk Cross-Sells sama seperti Up-Sells.  Klik mouse pada kolom Cross-Sells, kemudian ketik nama atau SKU produk.
  12. Simpan perubahan kamu, silahkan preview untuk melihat hasilnya.  Klik tombol Add to Cart seolah-olah kamu akan membeli produk.
  13. Lanjutkan dengan klik View Cart.  Pada halaman Cart bisa kamu lihat You may be interest in… tempat produk Cross-Sells ditampilkan.

PENGATURAN INFORMASI PRODUK

Sebagaimana yang kita ketahui saat bertransaksi online, Penjual dan Pembeli tidak saling mengenal dan tidak saling bertemu, Maka Kamu sebagi seller online wajib memastikan produk yang akan kamu jual harus benar-benar jelas sehingga dapat membantu calon pembeli kamu dalam menentukan pilihannya.

WooCommerce telah menyediakan plugin yang sangat membantu Kamu untuk melakukan pengaturan informasi produk kamu yang bisa ditemkan dalam tab Attributes.

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan dan pelajari langkah-langkah Cara Melakukan Pengaturan Informasi Produk di WooCommerce:

  1. Pastikan Kamu sudah berada di halaman Dashboard kamu.
  2. Pilih salah satu produk yang sudah kamu masukkan sebelumnya, kemudian silahkan lakukan editing.
  3. Scroll mouse ke bawah, hingga sampai pada kotak Product Data.
  4. Klik tab Attributes
  5. Buat atribut produk dengan klik tombol Add yang ada di sisi kanan.  Kamu akan melihat tampilan seperti Gambar berikut:
  6. Sebagai contoh Kamu akan membuat atribut: Warna, Ukuran dan Info.
  7. Silahkan buat atribut warna.  Ketik Name: warna
  8. Pada Value, ketik atribut atau informasi produk.kalau atribut yang akan kamu buat lebih dari satu silahkan pisahkan dengan tanda pipa(I)
  9. Centang Visible on the product page supaya atribut produk ditampilkan.
  10. Kemudian klik tombol Add untuk membuat atribut “ukuran” dan “info”
  11. Jika semua atribut sudah selesai kamu buat, klik Save Attributes untuk menyimpan perubahan yang sudah kamu buat.
  12. Klik Update untuk menyimpan.  Silhkan Preview, Jika pada halaman produk yang ditambahkan tab, yaitu Additional Information.  Tab inilah atribut produk yang kamu ditampilkan.

PENGATURAN LANJUTAN

Saat kamu melakukan pengaturan-pengaturan produk, kamu juga akan melihat tab Advanced.  Pengaturan ini juga tidak sulit. Berikut ini pengaturannya:

  • Purchase Note, isi jika kamu mau memberikan pesan tambahan untuk konsumen kamu
  • Menu Order, Digunakan kalau kamu mau mengatur urutan menu. (sara saya biarkan saja terisi 0)
  • Enable review, secara default, menu ini sudah tercentang.  Kalau kamu tidak mau pengunjung toko online kamu me-review suatu produk kamu kamu silahkan hilangkan saja.

MEMBUAT VARIASI PRODUK

Sebelum kita memulai melakukan pengaturan variasi produk, saya akan coba memberikan sebuah ilustrasi; Katakanlah kamu memiliki sebuah produk Baju.  Katakan produk tersebut memiliki model dan ukuran yang sama, tapi punya 4 macam warna yang berbeda dan tiap warna juga harganya berbeda.  Kemudian kamu mau jadikan ke 4 macam warna baju tersebut diposting dalam satu kesatuan produk. Coba perhatikan gambar berikut:

Dengan WooCommerce, Kamu bisa melakukannya dengan mudah… Yah kamu bisa membuat variasi produk seperti gambar di atas.

Berikut Langkah-langkah Cara Membuat Variasi Produk:

  1. Siapkan sebuah produk dengan model yang sama, tapi berbeda warna.
  2. Masukkan produk dengan klik Product=> Add Product
  3. Ketik judul produk dengan cara yang sama seperti sebelumnya
  4. Ketik deskripsi produk pada kolom yang tersedia
  5. Tentukan kategori Produk tersebut
  6. Lanjutkan Upload gambar untuk Product Gallery dan Featured Image.  GUnakan cara yang sama seperti pada pembasahan sebelumnya. Ingat kembali bahwa untuk gambar featured Image cukup kamu upload 1 saja, jadi biarkan saja gambar yang sudah ada tetap menjadi Featured Image.  Tidak perlu kamu masukkan lagi ke dalam Product Gallery Image.
  7. Pada contoh, dipilih warna merah hati sebagai Featured Image.  JIka kamu preview akan tampil seperti gambar berikut:
  8. Sekarang silahkan beralih ke Product Data.  Pastikan yang kamu pilih Variabel Product.
  9. Silahkan Isi SKU produk kamu.
  10. Berikutnya, klik Inventory.  Kamu cukup centang Manage Stock dan Stock Qty silahkan kosongkan saja.
  11. Kemudian klik tab Shipping.  Silahkan pilih Shipping Class yang sudah kamu buat sebelumnya.
  12. Lanjut klik Linked Products.  Tentukan Up-Sells dan Cross Sells.
  13. Klik tab Attributes.  Tab ini adalah inti dari pembuatan variasi produk.  Silahkan klik tombol Add.
  14. Kemudian kamu akan melihat tampilan seperti pada gambar berikut:
  15. Silahkan lengkapi isian pada masing-masing kolom. Name merupakan nama atribut untuk produk Anda.  Misal kamu bisa kasih nama “Warna”.
  16. Centang Visible on the product page.
  17. Centang juga Used for variations.
  18. Pada Value (s) isi dengan pilihan warna baju yang sesuai dengan variasi warna pada produk tersebut.
  19. Klik tombol Save Attributes untuk menyimpan.
  20. Beralih ke tab Advanced.  Pastikan Enable review sudah kamu centang
  21. Klik tab Variations.  Disinilah langkah paling inti dari pembuatan variasi produk.  Klik tomobol Add Variations.
  22. Akan terlihan tampilan seperti gambar:
  23. Silahkan isi dengan urutan warna produk.  Urutkan warna produk adalah: Gambar produk untuk Featured Image, kemudian gambar selanjutnya adalah gambar pada Gallery Image.  Agar lebih jelas, silahkan perhatikan gambar berikut:
  24. Silahkan mulai urutkan warna baju, seperti contoh: Urutan pertama adalah warna merah hati, silahkan pilih yang berwarna merah hati.
  25. Upload gambar baju warna pink
  26. Ketik jumlah stok baju warna pink, contoh isi 10
  27. Ketik harga baju warna pink.  Contoh Rp. 70000
  28. Pada Shipping Class, pilih Shipping Class yang sudah kamu buat sebelumnya.
  29. Klik tombol Add Variation
  30. Kemudian klik Add Variation dan akan terlihat tampilan seperti gambar:
  31. Kemudian lanjutkan dengan pengaturan warna baju selanjutnya dengan cara yang sama hingga warna baju terakhir yang mau kamu buat pengaturannya.
  32. Setelah kamu selesai melakukan ke empat pengaturan warna baju tersebut, silahkan klik Add Variation.  Klik Publish untuk menyimpan.  Kemudian klik Preview untuk melihat tampilan.
  33. Coba kamu klik salah satu opsi warna baju yang sudah kamu atur tadi.
  34. Maka kamu akan melihat tampilan produk yang berbeda sesuai warna yang kamu pilih.

MEMBUAT GROUP PRODUK

Group Produk digunakan untuk menampilkan produk dengan spesifikasi tertentu dan masih sejenis.  Group pada umumnya digunakan untuk menjual barang-barang elektronik, seperti handphone, tablet, android, televisi dan lain sebagainya.

Dapat saya berikan ilustrasi berikut ini: Misalkan kamu mau menjual baju di Toko Online kamu, baju tersebut punya harga berbeda tergantung ukuran, nah agar memudahkan penjualan maka perlu dibuatkan group.

Sebelum kamu membuat group produk, wajib kamu perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Siapkan produk yang akan dibuat group produk, misalkan tadi kamu mau jual baju.
  • Kemudian bedakan harga baju berdasarkan Warna, ukuran, merk atau yang lain.  Contoh:

– Baju Warna Pink: Rp. 50.000,-

– Baju biru kuning: Rp. 55.000,-

– Baju Hijau: Rp. 60.000,-

– Baju Orange: Rp. 65.000,-

  • Berdasarkan kategori harga di atas, maka kamu membutuhkan 4 kali proses posting produk.  Pertama yaitu membuat induk produk.  Sedangkan proses selanjutnya membuat turunan produk.

Berikut ini langkah-langkah cara membuat group produk:

  1. Login ke dashboard toko online kamu
  2. Pada sidebar sebelah kiri, klik Products => Add New Product
  3. Pertama, silahkan buat induk produk. Ketik nama produk pada kolom isian.
  4. Ketik deskripsi produk pada kolom yang tersedia.
  5. Selanjutnya, silahkan tentukan kategori produk pada Product Categories.
  6. Lanjutkan upload gambar untuk Product Gallery dan Featured Image.  Gunakan langkah yang sama seperti pembahasan sebelumnya.
  7. Silakan pindah ke Product Data.  Pastikan kamu memilih Grouped Products.
  8. Untuk Linked Products, Atributes dan Advanced tidak usah kamu isi.
  9. Setelah selesai, silahkan klik tombol Publish.
  10. Kemudian Preview, kamu akan melihat nama dan kategori produk yang ada. Sementara harga, SKU dan beberapa data produk lain tidak terlihat.

Sampai langkah ke 10 di atas, proses pembuatan induk produk sudah selesai kamu lakukan.  Selanjutnya kamu akan membuat kategori turunannya.  Kamu akan melengkapi data seperti harga dan SKU.  Turunan produk dibuat berdasarkan ketiga harga diatas.

Berikut langkah membuat turunan produk:

  1. Pastikan kamu sudah di dashboard.  Silahkan klik Product => Add Product
  2. Ketik judul produk turunan pertama.  Contoh: “Kaos Polo Pink”
  3. Pada kolom isian deskripsi produk, biarkan tetap kosong
  4. Kategori produk juga tidak perlu kamu pilih karena masih ikut dengan kategori induknya.
  5. Product Gallery dan Featured Image juga tidak perlu kamu Upload.
  6. Silahkan beralih ke Product Data.  Silahkan pilih Simple Product
  7. Ketik SKU produk turunan pertama
  8. Ketik harga produk turunan pertama, yaitu 50000
  9. Beralih ke Inventory.  Silahkan centang Manage stock dan isikan jumlah stok.
  10. Beralih ke Shipping untuk handle biaya pengiriman. Jika kamu belum melakukan pengaturan dan membuat Shipping Class, silahkan buat terlebih dahulu.
  11. Beralih ke Linked Product yang berperan sebagai parent product atau product induk.  Kamu akan melihat menu baru yang bernama Grouping.  Posisi tepat di bawah Up-Sells dan Cross-Sells.  Pilik nama produk induk pada Grouping.
  12. Nama Grouping merupakan judul produk ketika membuat produk induk.  Pada contoh saya buat judul induk adalah “Kaos Polo Harmonu Tanpa Kerah”.  Maka Groupingnya akan muncul dengan nama “Kaos Polo Harmonu Tanpa Kerah”.  Pada intinya nama Grouping akan sama dengan judul produk induk yang kamu buat.
  13. Untuk Atributes dan Advance silahkan kamu kosongkan saja.
  14. Beralih ke kotak Publish.  Kamu akan melihat Catalog Visibility: Catalog/Search.  Klik Edit di bagian samping kanannya.
  15. Pilih Hidden, kemudian klik OK
  16. Sampai disini, Proses pembuatan produk turunan pertama sudah selesai.  Klik Publish untuk menyimpan produk turunan pertama.
  17. Gunakan cara yang sama untuk membuat produk turunan selanjutnya sampai semua turunan selesai.  Namun perlu kamu perhatikan bahwa kamu wajib membuat pembeda yaitu judul SKU dan harga dari produk kamu.
  18. Langkah terakhir jangan lupa save.  Kemudian coba Preview dan kamu akan dalam melhat tampilan seperti berikut ini:

MEMBUAT KUPON DISKON

Tahukan kamu bahwa peran dari sebuah kupon diskon dalam toko online kamu sangat penting.  Terutama jika nanti kamu akan melakukan promosi.  Selain itu, kupon diskon juga bisa menarik calon pelanggan baru untuk berkunjung ke toko online kamu.  Berdasarkan hasil informasi yang saya peroleh dari berbagai tulisan dan review dari para pemilik toko online, penggunaan kupon diskon ternyata sangat berpengaruh besar dan mampu mendngkrak omzet penjualan mereka.

Kupon diskon juga jangan sembarangn kamu berikan, berikan syarat dan ketentuan agar calon pembeli bisa mendapatkan kupon diskon.  Sebagai pemilik dan penjual kamu wajib mengetahui dan memahami beberapa kriteria yang akan kamu terapkan dalam program promo diskon kamu. Dalam Contoh ini, saya buat beberapa kriteria kupon diskon:

  • Kupon diskon akan memotong harga keseluruhan pada halaman cart.
  • Besarnya diskon yang diberikan adalah Rp. 10.000,-
  • Kupon diskon tibak bisa digabungkan dengan promo diskon lainnya
  • Kupon Diskon tidak bisa digunakan untuk pembelian produk yang sedang kondisi promo / sale.
  • Kupon diskon hanya dapat digunakan selama 5 kali pembelian.
  • Masa berlaku kupon diskon adalah 7 hari…dst…

Setelah kamu membuat kriteria kupon diskon kamu, saat kita mulai Panduan langkah-langkah cara membuat kupon diskon produk kamu:

  1. Silahkan kembali masuk ke dashboard WordPress kamu, kemudian klik WooCommerce => Coupons
  2. Klik Add Coupon, akan ditampilkan halaman Add New Coupon.
  3. Lanjutkan dengan membuat kupon diskon baru sesuai kondisi yang sudah kamu tentukan sebelumnya, seperti contoh yang sudah saya berikan di atas tadi.
  4. Kemudian ketik deskripsi kupon pada Coupon description.
  5. Pada Discount Type, pilih Cart Discount
  6. Pada Coupon Amount, isi nominal kupon, misalkan pada contoh: Rp. 10.000,-
  7. Centang Allow Free Shipping jika kupon memberikan biaya gratis pengiriman.
  8. Pada Apply Before Tax biarkan tetap default.
  9. Tentukan batas berlaku kupon pada Coupon expire date.
  10. Pada Minimum Spend, isikan jumlah minimal pembelanjaan untuk bisa menggunakan kupon diskon yang kamu buat.  Pada contoh saya buat minimum pembelian Rp. 250000
  11. Selanjutnya, klik tab Usage Restriction.  Centang opsi individual use supaya kupon tidak digunakan bersamaan dengan kupon lainnya.
  12. Centang opsi Exclude sale items supaya jika konsumen kamu mau melakukan pembelian produk SALE tidak dapat menggunakan kupon tersebut.
  13. Selanjutnya, silahkan buka tab Usage Limit.  Isi Usage limit per coupon untuk pembatasan penggunaan jumlah kupon yang akan ditukarkan.
  14. Pada Usage limit per user, yaitu batasan penggunaan per pengguna biarkan saja kosong.
  15. Klik tombol Publish untuk mulai mengaktifkan kupon belanja yang sudah kamu buat.

Sampai disini kamu sudah berhasil melakukan pengaturan dan membuat Kupon baru yang siap untuk kamu promosikan dan bagikan lewat jejaring media sosial kamu, seperti via Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya.

Sebagai pemilik toko online, kamu juga wajib memahami cara penggunaan kupon diskon yang sudah kamu buat sebelumnya.  Agar kamu bisa memahaminya lebih lanjut, silahkan simak ilustrasi yang saya contohkan berikut:

  1. Coba posisikan kamu adalah calon pembeli yang akan melakukan pembelian sebuah produk di toko online kamu.
  2. Silahkan pilih salah satu produk yang ingin kamu beli.
  3. Klik Add to cart pada produk yang sudah kamu pilih.
  4. Selanjutnya kamu klik View Cart
  5. Kemudian, setelah halaman Cart tampil, silahkan ketik kode kupon pada kolom isian kupon yang telah tersedia.
  6. Silahkan klik tombol Apply Coupon.
  7. Jika penggunaan kode kupon sesuai dengan kondisi/aturan penggunaan kupon yang telah diatur sebelumnya, maka akan muncul informasi seperti gambar berikut:
  8. Akan muncul juga jumlah pengurangan/potongan harga pada jumlah harga yang harus dibayarkan.  Lihat contoh gambar tampilan berikut:
  9. Jika Kupon tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, maka kupon tersebut tidak bisa digunakan.  Akan muncul pesan seperti pada gambar berikut:

Baiklah, demikianlah Panduan Lengkap cara pengaturan produk, yaitu 6 langkah pengaturan produk di Toko Online WordPress.  Semoga Panduan ini bermanfaat dan sangat membantu para pembaca sekalian yang ingin belajar cara untuk melakukan pengaturan produk di toko online kalian.

Saya sangat berterima kasih sekali jika pembaca para pembaca sekalian juga ikut membagikan informasi dan panduan ini dengan klik icon share media sosial dibawah ini:

 

 

Panduan Lengkap Cara Setting dan Konfigurasi Dasar WooCommerce Bagi Pemula

Konfigurasi dasar untuk Setting WooCommerce dapat dilakukan setelah Anda mengakses menu WooCommerce => Setting.  Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce meliputi pengaturan General, Catalog, Pages, Inventory, Tax, Shipping, Payment Gateways, Email, dan Integration.

Topik kita kali ini adalah lanjutan dari Topik Panduan Kita sebelumnya, Sebelum kita memulai untuk melanjutkan Topik Pembahasan kita ini, Pastikan bahwa kamu sudah membaca dan menguasai topik kita seblumnya: 4 Langkah Persiapan Membuat Toko Online Dengan CMS WordPress

Konfigurasi Setting WooCommerce Pertama adalah Konfigurasi Tab General

Konfigurasi dasar  setting WooCommerce pada tab General salah satunya adalah untuk pengaturan lokasi penjualan serta mata uang yang akan digunakan. Pastikan Anda juga telah Mendownload dan Install WooCommerce di WordPress Anda.  JIka Belum Silahkan lakukan Penginatllan atau bisa Download WooCmmerce Gratis Disini.

Berikut cara melakukan konfigurasi dasar / setting WooCommerce pada tab General:

  1. Silahkan masuk ke Dashboard WordPress Anda dengan Login kembali menggunakan username dan pasword Anda jika sebelumnya telah keluar.
  2. Setelah masuk dan berada di halaman dashboard, klik menu WooCommerce => Settings pada side bar sebelah kiri.
    Setting WooCommerce-1
    Gambar Property Pribadi: Setting WooCommerce
  3. Halaman Setting WooCommerce akan ditampilkanSetting WooCommerce-2
  4. Perhatikan tab General, ada 4 bagian yang wajib Anda setting.  Yaitu: General Option, Currency Options, Style & Scripts.Konfigurasi dasar Setting WooCommerce-3
  5. Lakukan pengaturan pada General Option.  Silahkan tentukan Base Location / lokasi toko online Anda.
    Konfigurasi dasar Based Location Setting WooCommerce-4
    Konfigurasi Dasar Based Location – Setting WooCommerce
  6. Kemudian tentukan lokasi negara dimana anda akan memasarkan produk anda (Selling Locations).
    Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce-5
    Konfigurasi Dasar Selling Locations – Setting WooCommerce
  7. Jika sudah, silahkan tentukan lokasi spesifiknya.
  8. Centang Store Notice jika ingin memberitahukan konsumen bahwa toko online tersebut sementara hanya untuk Demo atau bisa juga nanti anda gunakan untuk memberikan pesan cepat ke konsumen apabila ada promo diskon, penawaran khusus atau Kupon Code.  Pemberitahuan akan muncul di Sticky bar di bagian atas toko online Anda.Konfigurasi Dasar Setting WooCommerce-7
  9. Tentukan Currency atau mata uang yang akan Anda gunakan.  Jika target customer Anda adalah dari Indonesia silahkan pilih Indonesia Rupiah (Rp).Konfigurasi Dasar Currency Setting WooCommerce-6
  10. Langkah selanjutnya adalah menentukan Currency Position.  Saya kasih contoh dalam pilihan Left With Space supaya harga yang tampil memiliki kode mata uang berada di kiri dan dipisahkan dengan spasi.
  11. Tentukan pemisah pada Thousand Separator.  Misal gunakan tanda titik (.).
  12. Pada bagian Decimal Separator gunakan tanda koma (,).
  13. Number of Decimal atau jumlah angka desimal yang diizinkan.  Contoh isi 2.
  14. Selanjutnya atur Style and Scripts.  Pastikan opsi pada Scripts tercentang semua.
  15. Jangan lupa untuk Simpan semua pengaturan tersebut. Klik Save Changes.

Konfigurasi Setting WooCommerce Kedua adalah Konfigurasi Products

Setelah selesai melakukan konfigurasi dasar pada tab General, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi – setting woocommerce pada tab Product.

pada tab konifgurasi Products kita akan melakukan pengaturan pada Products Options dan Inventory.  Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan pengaturan konfigurasi / setting WooCommerce pada tab Products:

  1. Langkah pertama, silahkan buka tab Products 
    Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products
    Setting WooCommerce – Konfigurasi Dasar Products
  2. Lakukan pengaturan Products Listing.  Pertama kali yang wajib kamu lakukan adalah menentukan Products Archive/Shop Page: Shop
  3. Kemudian tentukan Shope Page Display: Show Both
  4. Tentukan Default Category Display: Show Products
  5. Pada bagian Default Product Sorting: Default Sorting
  6. Pada Add to Cart berikan tanda centang di bagian Enable AJAX Add to Cart Buttons on Archives.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-2
  7. Selanjutnya, lakukan pengaturan pada Product Data.  Pada Weight Unit, tentukan satuan berat yang akan kamu gunakan.  Pada contoh saya buat dalam Kg.
  8. Pada Demension Unit tentukan satuan ukuran untuk dimensi produk. Pada contoh saya buat dalam Cm
  9. Pada Product Ratings biarkan saja Default. Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-3
  10. Kemudian lakukan pengaturan Product Image Size.  Fungsi dari pengaturan ini adalah untuk pengaturan ukuran gambar dari produk yang akan kamu tampilkan nantinya.
  11. Lakukan Pengaturan pada Downloadtable Products.  Pengaturan ini berfungsi jika anda menjual produk-produk digital seperti ebook, template, software dan produk lainnya.  Jika toko onlinemu tidak menjual produk digital silahkan buat pengaturan Default.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-4
  12. Jangan lupa Save dengan klik tombol Save setelah selesai melakukan pengaturan.
  13. Masih dalam pengaturan tab Products, langkah selanjutnya yang kamu lakukan adalah melakukan pengaturan pada Inventory.  Pengaturan ini bertujuan untuk pengaturan jumlah stok produk yang akan kamu jual.  Jadi calon pembeli di Toko Onlinemu bisa langsung melihat jumlah stok barang yang tersedia.Setting WooCommerce - Konfigurasi dasar Products-5
  14. Saat melakukan Pengaturan di Manage Stock berikan tanda centang pada Enable stock management.  Ini untuk menampilkan kesediaan jumlah stok barang yang kamu jual di toko onlinemu.
  15. Pada Notifications, sentang kedua opsi yang ada.
  16. Setelah itu isikan alamat email kamu di Notification Recipient agar kamu bisa menerima pemberitahuan saat ada orderan masuk.
  17. Kemudian lakukan pengaturan batasan ketersedian stok pada Low Stock Threshold dan isi 2.
  18. Dan jangan lupa juga isikan 0 pada Out Off Stock.
  19. Kamu bisa membiarkan Out Of Stock Visibility, tidak perlu kamu centang.
  20. Kemudian silahkan pilih Always Show Stock pada opsi Stock Display Format agar stok barang bisa ditampilkan dalam toko online kamu.
  21. Sekali lagi jangan lupa Save Change untuk menyimpan perubahan yang telah kamu lakukan.

Konfigurasi Setting WooCommerce Ketiga adalah Konfigurasi Tax

Setelah kamu berhasil melakukan setting wooCommerce pada tab Products, langkah selanjutnya adalah kamu melakukan pengaturan dasar pada tab Tax (Pajak).  Pengaturan Tax atau pajak bisa kamu lakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Silahkan klik tab Tax untuk memulai pengaturan
    Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Tax
  2. Pada informasi Enable Taxes, silahkan centang pada kotak Enable tax and tax calculations untuk mengaktifkannya.
  3. Kemudian pilih opsi pilihan No, I Will enter price exclusive of tax pada informasi Price Entered With Tax.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-2
  4. Silahkan pilih opsi Customer shipping address pada Calculate Tax Based On.
  5. Selanjutnya lakukan pengaturan Default Customer Address, pilih Shop base address.
  6. Pada Rounding, silahkan centang Round tax at subtotal level, instead of rounding per line untuk pembulatan perhitungan pajak.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-3
  7. Additional Tax Classes bisa kamu gunakan kalau kamu mau memasukkan kelas pajak tambahan.  Silahkan masukkan tambahan pada kolom yang tersedia.
  8. Lakukan pengaturan Display prices during cart/checkout, silahkan pilih Excluding Tax.Setting WooCommerce - Pengaturan Tax-4
  9. Opsi lainnya bisa kamu abaikan saja secara default.  Kemudian jangan lupa selalu lakukan penyimpanan dengan klik tombol Save Changes.

Konfigurasi Setting WooCommerce Keempat adalah Konfigurasi Checkout

Pengaturan dan setting WooCommerce yang akan kamu lakukan selanjutnya adalah melakukan pengaturan Checkout, yaitu pengaturan yang berkaitan dengan tindakan yang dilakkan oleh konsumen / pembeli setelah selesai memilih produk.

Silahkan ikuti langkah-langkah seting WooCommerce pada tab Checkout toko online anda:

  1. Silahkan berpindah dan buka tab Checkout, kamu akan melihat tabel submenu, yaitu: Checkout Options, BACS, Cheque, Cash on Delivery bahkan Paypal.
    Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Checkout
  2. Pengaturan pertama yang harus kamu lakukan pada Checkout Option adalah dengan centang Coupons jika anda ingin menggunakan fasilitas kupon belanja di toko online kamu.  Jika tidak ingin sistem kupon silahkan abaikan saja tanpa perlu kamu centang.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-2
  3. Pada Opsi Checkout, kamu akan menemukan 2 pilihan; yaitu Enable Guest CheckoutOpsi pengaturan ini bisa kamu pilih jika kamu menghendaki siapapun bisa melakukan pembelian / proses checkout tanpa perlu melakukan resgistrasi terlebih dahulu dan Pilihan kedua yaitu Force Secure Checkout: Pengaturan dengan menggunakan fasilitas SSL untuk toko online kamu (https).  Karena dalam proses pembuatan ini masih menggunakan direct transfer maka kamu belum perlu mencentang ini dan belum perlu membeli SSL.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-3
  4. Kemudian silahkan scroll ke bawah untuk pengaturan Checkout Pages.  Pengaturan ini pelu kamu lakukan agar WooComerce tahu dimana kamu akan mengirim pengguna untuk melakukan Checkout.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-4
  5. Kamu juga bisa melihat dibawahnya terdapat pengaturan Checkout Endpoints.  Jika kamu ingin menambahkan URL halaman agar bisa lebih spesifik kamu bisa gunakan fasilitas ini. Pastikan kamu menggunakan karakter unik untuk mengisi pengaturan ini.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-5
  6. Selanjutnya silahkan lakukan pengaturan Payment Gateways.  Pengaturan ini akan mengakomodir cara pembayaran yang akan kamu pilih dalam toko online kamu.Setting WooCommerce - Pengaturan Checkout-6
  7. Default pengaturan Payment Gateways adalah Direct Bank Transfer dan Cheque Payment.
  8. Krena ini hanyalah panduan belajar cara membuat toko online, dan dari awal sudah saya sampaikan bahwa target yang saya pilih adalah calon pembeli dari Indonesia saja, maka disini saya akan memberikan contoh cukup pengaturan Default sistem pembayaran Direct Bank Transfer (Pembayaran via transfer bank).
  9. Silahkan non aktifkan penggunaan metode pembayaran dengan menggunakan Cheque.  Klik submenu Cheque
  10. Hilangkan tanda centang Enable Cheque Payment pada opsi Enable/Disable.
  11. Klik tombol Save Changes untuk menyimpan pengaturan yang sudah kamu lakukan.
  12. Setelah kamu non aktifkan sistem pembayaran dengan Cek, silahkan lakukan pengaturan nama bank dan nomor rekening pembayaran.
  13. Klik submenu BACS pada tab Checkout.
  14. Silahkan lakukan pengaturan pada Title jika kamu mau mengganti judulnya, contoh: “Pembayaran Via Transfer Bank”
  15. Kamu juga bisa lakukan pengaturan pada Description dengan menggnakan bahasa Indonesia. Contoh: Segera lakukan pembayaran dengan transfer maupun setoran langsung ke nomor rekening bank kami.  Barang akan kami kirimkan setelah kami menerima pembayaran Anda masuk ke dalam rekening bank kami.” Silahkan buat dengan kata-kata kamu sendiri.
  16. Kemudian atur Instructions, silahkan isi dengan instruksi yang kamu inginkan dengan menggunakan bahasa Indonesia.
  17. Setelah selesai, silahkan lengkapi Account Details.
  18. Isikan Nama Pemilik Rekening yang anda pilih untuk pembayaran pada Account Name.
  19. Silahkan lakukan pengaturan nomor rekening pembayaran pada Account Number.
  20. Isi juga nama Bank pada Bank Name untuk konfirmasi Bank Tujuan.  Contoh: “Bank Mandiri”
  21. Untuk isian lain jika mau kamu kosongkan juga tidak apa-apa.
  22. Jika Kamu mau menambahkan akun bank yang baru, silahkan klik Add Account.
  23. Jangan lupa selalu lakukan penyimpanan atas perubahan pengaturan yang sudah kamu lakukan dengan klik Save Changes.
  24. Setelah Kamu save dan pengaturan selesai, setiap kali ada customer yang melakukan checkout maka akan menampilkan pemberitahuan dengan tampilan seperti berikut ini:

Setelah customer melakukan proses pemesanan dan klik Place Order, selanjutnya akan terlihat informasi rekening bank pembayaran yang telah kamu setting di atas tersebut.

Selamat, Proses Setting WooCommerce Pengaturan Checkout telah selesai kamu lakukan.

Silahkan kepengaturan selanjutnya…

Konfigurasi Setting WooCommerce Kelima adalah Konfigurasi Shipping

Tahapan Setting WooCommerce selanjutnya adalah melakukan Pengaturan Shipping atau Pengaturan cara Pengiriman Barang.  Salah satu pengaturan yang wajib kamu lakukan selanjutnya jika Toko Online kamu menjual produk-produk fisik dan bukan produk digital adaah dengan melakukan pengaturan Cara Pengiriman pada Tab Shipping agar memudahkan kamu untuk mengirimkan barang yang telah diorder oleh customer kamu via toko online yang kamu punya.

Berikut ini langkah-langkah cara Pengaturan / Konfigurasi Shipping / Pengiriman Barang:

  1. Silahkan pindah ke tab selanjutnya, Shipping 
    Setting WooCommerce - Pengaturan Shipping-1
    Setting WooCommerce – Pengaturan Shipping
  2. Lihat Shipping Calculations, silahkan centang Enable Shipping dan Enable the shipping Calculator on the cart page.
  3. Kemudian lakukan pengaturan Shipping Method Display, pilih Display Shipping Method withradiobuttons.
  4. Selanjutnya atur Shipping Destination dan pilih Ship to billing address by default.
  5. Yang perlu kamu ketahui jika kamu hanya menjual produk di Indonesia, silahkan lakukan pengaturan pilihan Restrict shipping to Location(s) dan pilih Ship to specific country only.
  6. Kemudian pilih Indonesia.
  7. Pada contoh saat kamu belum lakukan pengaturan, lihat Shipping Methods, yang aktif masih Free Shipping / gratis ongkos pengiriman.  Lihat kolom centang pada status.
  8. Silahkan lakukan pengaturan ulang sesuai kebutuhan kamu.  Pada contoh ini saya buat semua ongkos pengiriman flat.  Rubah sistem pada shipping method.
  9. Pada sub menu tab Shipping, silahkan klik Free Shipping.
  10. Silahkan hilangkan centang Enable Free Shipping, karena kamu akan mengenakan tarif sesuai biaya pengiriman yang sudah kamu atur sebelumnya.
  11. Silahkan klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan yang sudah kamu lakukan.
  12. Selanjutnya silahkan aktifkan metode pengiriman Flate Rate.  Maksudnya adalah semua biaya pengiriman kemanapun tujuannya sama biayanya. Atau Kamu juga bisa memilih sistem pembiayaan pengiriman yang lain sesuai dengan kebijakan yang ingin kamu buat.
  13. Karena disini hanya contoh, silahkan Klik Flate rate pada sub menu Shipping.
  14.  Silahkan centang tanda Enable this shipping method pada info Enable/Disable.
  15. Selanjutnya atur Availibility, pilih Specifik Countries dan tentukan Specific Countries: Indonesia.
  16. Silahkan pilih Opsi None pada Tax Status.
  17. Selanjutnya atur Cost per Order dan masukkan tarif ongkos kirimnya.  Saran Saya silahkan kamu cek harga terlebih dahulu jika menggunakan jasa pengiriman seperti Tiki, JNE maupun Post Kilat dan sekarang sudah ada GoSend. Silahkan pilih mana yang terbaik.
  18. Silahkan klik tombol Save Changes kembali untuk menyimpan perubahan pengaturan terbaru kamu.  Jika semua berjalan dengan benar, kamu akan melihat tampilan seperti pada gambar berikut setiap kali ada yang melakukan proses Checkout:

Prose Setting WooCommerce pada Pengaturan cara pengiriman / Shipping sudah selesai kamu lakukan, selanjutnya mari kita pada proses pengaturan selanjutnya…

Konfigurasi Setting WooCommerce Keenam adalah Konfigurasi Emails

Setelah kita berhasil melakukan pengaturan pada cara pengiriman barang, Konfigurasi / setting WooCommerce yang terakhir adalah melakukan pengaturan pada tab Emails.  Pengaturan ini sangat penting dan bertujuan agar kamu sebagai pemilik toko online dan juga para customer kamu bisa mendapatkan konfirmasi atau pemberitahuan via email setelah proses order berhasil dilakukan.

Berikut ini langkah-langkah cara setting WooCommerce pada Tab Emails:

  1. Silahkan berpindah ke tab Emails.Setting WooCommerce - Pengaturan Emails-1
  2. Silahkan ketik nama Toko Online Kamu pada “FromName… Contoh: Drestha Store
  3. Kemudian atur “FromEmail Address dengan mengisi alamat email yang anda inginkan untuk mendapat konfirmasi order dan pembayaran.  Saya sangat menyarankan untuk menggunakan alamat email sesuai domain kamu nantinya agar tanpak lebih profesional. Contoh: admin@drestha.com atau cs@drestha.com.. silahkan daftarkan alamat email kamu terlebih dahulu dalam pengaturan di cPanel kamu.
  4. Pada Header Image, silahkan masukkan link logo toko online kamu.  Jadi nanti semua email akan lebih tanpak resmi dan menampilkan logo toko online kamu.
  5. Selanjutnya atur Email Footer Text dengan mengetik sesuai yang kamu inginkan. Contoh: Drestha Store dan Slogan: Your Life Style District Store.
  6. Silahkan lakukan pengaturan Based Colour kalau menurut kamu perlu dirubah pengaturan Background Colour, Email Body Background Clour dan Email Body Text Colour.
  7. Silahkan Save terlebih dahulu pengaturan awal yang sudah kamu lakukan.
  8. Jika kamu mau lihat hasil pengatuan yang sudah berhasil kamu buat, silahkan klik link Click here to preview your email template.
  9. Ok, selanjutnya agar pengaturan email yang sudah kamu buat bisa bekerja dengan sempurna, ada tahapan pengaturan lanjutan yang wajib kamu lakukan.
  10. Lakukan pengaturan email untuk new order. Pengaturan ini bertujuan agar emal pemberitahuan dapat Kamu terima sebagai pemilik toko online.  Silahkan klik sub menu New Order pada tab Emails.
  11. Kemudian silahkan centang Enable this email notification pada tab Enable/Disable.
  12. Save kembali pengaturan kamu.
  13. Berikutnya, lakukan pengaturan email processing order.  Tujuannya agar customer kamu juga menerima email pemberitahuan setelah melakukan order.  Silahkan klik submenu Processing Order.
  14. Pada Enable/Disable, centang Enable this email notification.
  15. Save kembali perubahannya.
  16. Selanjutnya lakukan pengaturan Completed Order. Tujuannya adalah untuk pemberitahuan ke pembeli bahwa pembayaran sudah diterima dan sudah dialkukan verifikasi.  Silahkan klik submenu Completed Order untuk konfirmasi Baran siap untuk dikirimkan.
  17. Pada Enable/Disable, centang Enable this email notifications.
  18. Klik Save Changes kembali.
  19. Kemudian silahkan melanjutkan pengaturan Customer Invoice.  Tujuannya supaya konsumen dapat menerima faktur yang berisi informasi pesanan dan link pembayaran.  Klik submenu Customer Invoice.
  20. kamu juga bisa melakukan perubahan Email Subject, Email Heading, Email Subject (Paid), Email Heading (Paid) serta Email type.
  21. Klik tombol Save Changes kembali.
  22. Lanjutkan pengaturan Customer Note.  Tujuannya supaya email catantan yang kamu buat untuk pelanggan dapat terkirim.  Klik submenu Customer Note.
  23. Silahkan centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  24. Klik tombol Save Changes kembali untuk menyimpan pengaturan kamu.
  25. Silahkan lanjutkan pengaturan email pada reset password.  Tujuan pengaturan ini biar konsumen kamu bisa menerima email reset pasword ketika konsumen me-reset password mereka.  Silahkan klik submenu Reset Password.
  26. Selanjutnya centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  27. Silahkan kembali Save perubahan pengaturan kamu.
  28. Pengaturan terakhir yang harus kamu lakukan adalah pengaturan New Account.  Tujuan pengaturan adalah agar email pembuatan akun baru dikirimkan ke pelanggan setelah melakukan pendaftaran / registrasi.  Klik submenu New Account.
  29. Kembali centang Enable this email notification pada Enable/Disable.
  30. Klik Tombol Save Changes untuk menyimpan dan mengakhiri proses pengatuan kamu.

Selamat, akhirnya kamu telah berhasil melakukan Setting WooCommercer untuk Konfigurasi dasar / Pengaturan WooCommerce kamu.  Sekarang kamu sudah bisa menggunakannya untuk masuk ke tahapan langkah selanjutnya dalam Panduan Cara Membuat Toko Online Profesional dengan Menggunakan CMS WordPress ini.

Terima kasih sudah membaca Panduan Cara Setting WooCommerce dan Konfigurasi Dasar WooCommerce sampai selesai, semoga Panduan ini bisa membantu dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Topik Selanjutnya yang akan kamu pelajari adalah Panduan Mengelola / Pengaturan Produk yang akan kamu masukkan dan jual dalam Toko Online Kamu. Pembahasan dalam Topik ini akan dibagi dalam 6 sub Topik yaitu:

  • Langkah-langkah Membuat Kategori Produk.
  • Langkah-langkah Menambahkan Produk.
  • Langkah-langkah Mengelola Stok Produk.
  • Pembuatan Linked Produk.
  • Pengaturan Informasi Produk.
  • Langkah-langkah Pembuatan Kupon dan Voucher Discount.

Silahkan Klik Disini untuk Melanjutkan Membaca: 6 Langkah Pengaturan Produk.

Ingin Membuat Toko Online Super Mantap dan Profesional? Ikuti 4 Langkah Berikut ini!

Hai, Selamat Datang kembali di Sekolah Bisnis Online Drestha. Apakah Anda Newbe / Pemula dan ingin mempunyai serta bisa membuat Toko Online Sendiri? Kali ini Saya akan membagikan Tutorial Panduan Cara Membuat Toko Online Profesional Gratis dengan menggunakan CMS WordPress dan WooCommerce. Panduan Cara Membangun Toko Online Gratis ini juga sangat mudah untuk Anda ikuti dan cocok bagi Pemula.

Untuk membuat Toko Online Gratis dan Profesional dengan menggunakan CMS WordPress, Ada beberapa persiapan yang wajib Anda lakukan sebelum mulai Membuat Toko Online Anda.  Dalam panduan Cara Membuat Toko Online Profesional kali ini, Saya akan mengajarkan cara membuat toko online di komputer lokal Anda tanpa memerlukan Hosting berbayar terlebih dahulu. Oleh karena itu Anda akan membutuhkan sebuah web server lokal. Pilihan web server lokal yang dapat saya rekomendasikan dalam panduan ini adalah AppServ, karena selain gratis, proses instalasinya juga sangat mudah. Selanjutnya baru Anda memilih CMS WordPress, memilih Themes serta Plugin pendukung.

Pembahasan dalam Topik Persiapan Membuat Toko Online Profesional dengan WordPress akan membahas 4 Langkah Persiapan Membangun Toko Online, yaitu:

  1. Instalasi Server Web
  2. Download dan Instalasi WordPress
  3. Membuat Database Toko Online
  4. Download, Instalasi WooCommerce dan Konfigurasi Dasar WooCommerce

INSTALASI SERVER WEB

Seperti yang telah Saya sampaikan sebelumnya di atas, sebelum memulai Membuat Toko Online Anda wajib mendownload server web lokal di komputer Anda. Web server berfungsi untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang sudah ditentukan.

Dalam panduan membuat toko online ini, Saya merekomendasikan Anda menggunakan AppServ 8.6.0 dikarenaan selain gratis AppServ memiliki versi yang dapat berjalan baik pada sistem operasi Windows.

AppServ adalah paket program yag terdiri dari PHP, MySQL, Apache dan phpMyAdmin yang dapat dijadikan sebagai web server lokal di komputer Anda.  Anda gak perlu lagi repot-repot mengkonfigurasi server lokal karena sudah dijalankan secara otomatis.

Baiklah tanpa berpanjang lebar, berikut ini cara instalasi server web:

  1. Unduh file instalasi AppServ dengan mengakses URL http://www.appservnetwork.com/
  2. Kemudian Klik link Download pada AppServ versi 8.6.0 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal
    Gambar-1: Link Download AppServ 8.6.0
  3. Tunggu sebentar sampai proses download selesai
  4. Setelah selesai, lakukan proses instalasi dengan cara klik dua kali file instalasi AppServ
  5. Jika telah muncul gambar seperti di bawah ini, Klik Next.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-2
    Gambar-2: Welcome to AppServ 8.6.0
  6. Akan muncul kotak dialog License Agreement. Klik I Agree untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-3
    Gambar-3: License Agreement
  7. Kemudian akan muncul kotak dialog Choose Install Location.  Pada tahapan ini, Anda dapat menentukan lokasi AppServ yang akan Anda instal.  Default AppServ terinstal di C:\appserv, tapi Anda juga bisa menginstalnya di lokasi lain misalnya D:\Appserv. Klik Next.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-4
    Gambar-4: Choose Install Loation
  8. Kemudian akan muncul kotak dialog Select Component. Pastikan Anda centang semua: Apache HTTP Server yang akan berfungsi sebagai web server, MySQL Database berfungsi sebagai database server, PHP berfungsi untuk menjalankan script PHP dan terakhir phpMyAdmin untuk pengaturan seluruh database.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-5
    Gambar-5: Select Components
  9. Selanjutnya muncul kotak dialog Apache HTTP Server Information. Kemudian lakukan pengaturan: Pada kolom Server Name isi dengan nama server Anda (misal localhost), Pada kolom Administrator Email isi alamat email admin dan pada kolom Apache HTTP Port biarkan tetap default 80.  Setelah itu klik Next untuk melanjutkan ke proses berikutnya.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-6
    Gambar-6: Server Information
  10. Muncul kota dialog MySQL Server Configuration.  Isi Pasword untuk database MySQL Server. Setelah selesai silahkan klik Install. 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-7
    Gambar-7: Server Configuration
  11. Tunggu proses Instalasi hingga selesai.
  12. Setelah proses instalasi selesai, Anda akan melihat kotak dialog seperti pada gambar dibawah ini. Centang pada Start Apache dan Start MySQL. Klik Finish.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-9
    Gambar-8: Setup Wizard AppServ 8.6.0
  13. Tahapan selanjutnya adalah Anda menguji hasil instalasi yang telah Anda lakukan.  Buka Browse, Ketik URL http://localhost. Jika berhasil terbuka maka akan muncul seperti gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-10
    Gambar-9: Instalasi Berhasil

Instalasi Server Web Anda telah berhasil dilakukan.  Tahapan persiapan membuat toko online Selanjutnya adalah proses Download WordPress.

DOWNLOAD WORDPRESS

WordPress akan Anda jadikan sebagai pondasi untuk Membuat Toko Online yang bisa didownload secara gratis.  Berikut ini langkah-langkah untuk mendownload WordPress:

  1. Download WordPress dengan mengakses URL http://wordpress.org
  2. Klik tombol Download WordPressPersiapan Membuat Toko Online - Download WordPress
  3. Tunggu sampai proses download selesai

Langah Persiapan Membuat Toko Online selanjutnya adalah Membuat Database Toko Online.

MEMBUAT DATABASE TOKO ONLINE

Sebelum kamu mulai menginstal WordPress, Persiapan yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan sebuah database untuk menyimpan data-data penting Toko Online kamu nantinya.

Berikut ini langkah-langkah membuat database:

  1. Pastikan kembali AppServ yang sebelumnya sudah kamu instal sudah berjalan sempurna
  2. Buka browser, akses URL http://localhost/phpmyadmin/ untuk membuka halaman PHPMyAdmin
  3. Masukkan User Name (contoh yang saya buat: root) dan Pasword yang telah kamu daftarkan sebelumnya
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online
    Gambar-1: Log In
  4. Klik Log In. Kamu bisa lihat halaman muka AppServ seperti Gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-2
    Gambar-2: Halaman Muka AppServ 
  5. Untuk membuat database baru, silahkan ketik nama database pada kolom Create new database.  Pada contoh, penulis membuat database dengan nama “dbdresthastore”.
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-3
    Gambar-3: Membuat Nama Database Baru 
  6. Klik Create
  7. Kemudian akan muncul Informasi Database nama_database has been created. Menunjukkan bahwa proses pembuatan database baru kamu sudah sukses dibuat.
    Persiapan Membuat Toko Online - Membuat Database Toko Online-4
    Gambar-4: Nama Database Baru Berhasil Dibuat

Bagaimana, sampai sejauh ini tida ada masalah kan? Karena kita akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya….

Setelah kamu berhasil melakukan persiapan membuat toko online hingga tahapan membuat database toko onlinemu, saatnya kamu bisa melakukan tahapan membuat toko online selanjutnya yaitu melakukan proses Instalasi WordPress yang sebelumnya sudah kamu download.

INSTALASI WORDPRESS 4.9.1

Untuk mulai membuat toko online, anda juga sangat membutuhkan CMS WordPress agar kamu bisa melanjutkan proses membangun toko online impianmu.  Proses Instalasi WordPress juga sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Berikut ini cara Install WordPress di database yang telah kamu siapkan sebelumnya:

  1. Ekstrak WordPress dengan menggunakan WinRar atau aplikasi sejenis. Hasil ekstrak berupa folder dengan nama WordPress.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-1
    Gambar-1: Ekstrak WordPress ZipFile
  2. Untuk mempermudah mengingatnya silahkan ubah nama folder (rename) sesuai dengan nama toko online anda. Contoh yang Saya lakukan diubah menjadi “DresthaStore“.  Untuk mengubahnya cukup klik kanan pada folder WordPress yang telah kamu ekstraks sebelumnya dan pilih Rename untuk mengubahnya.  Setelah itu ketik nama baru sesuai nama toko online kamu.
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-3
    Gambar-2: Rename Folder WordPress ZipFile
  3. WordPress merupakan CMS yang hanya dapat dijalankan di server.  Jadi kamu wajib memindahkannya ke root folder yang juga telah anda instal sebelumnya.  Langkah selanjutnya yang kamu lakukan adalah memindahkan forlder WordPress (nama toko onlinemu jika kamu ubah) ke root folder AppServ.  Default lokasinya berada di C:\appserv\www (dalam contoh sebelumnya saya simpan di D:\AppServ\www).
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-4
    Gambar-3: Memindahkan Folder WordPress ke AppServ=>www
  4. Berikutnya, buka browser anda dan akses URL http://localhost/dresthastore.  Akan muncul tampilan seperti gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-5
    Gambar-4: Tampilan Halaman Confiq error (masing-masing berbeda tamiplan sesuai versi)
  5. Perhatikan informasi error yang muncul.  Disebutkan bahwa file wp-config.php tidak tersedia.  Jadi kamu harus membuat file wp-config.php dengan cara mengklik tombol Create a Configuration File.
  6. Klik tombol Let’s Go ketika kamu menjumpai tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-6
    Gambar-5: Create Configuration File
  7. Selanjutnya akan muncul tampilan halaman untuk mengisi informasi database.  Isi informasi database kamu dengan mengikuti yang telah saya buat seperti dalam gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-7
    Gambar-6: Proses Melengkapi Informasi Database
  8. Informasi yang wajib kamu masukkan adalah: Database Name yaitu dbdresthastore (nama database yang sebelumnya sudah kamu buat sesuai panduan langkah ke-5 membuat database di atas), User Name isi dengan root, Pasword isi sesuai pasword yang anda buat sebelumnya, Database Host: localhost dan Table Prefix isi dengan wp_
  9. Klik tombol Submit
  10. Klik Run the Install 
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-8
    Gambar-7: Run Instalation
  11. Selanjutnya akan muncul tampilan halaman Welcome dari WordPress seperti berikut ini:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-9
    Gambar-8: Welcome Page WordPress
  12. Silahkan lengkapi beberapa detil informasi yang diminta, seperti: Site Title kamu isi dengan judul toko online kamu, Username kamu isi dengan username untuk masuk kehalaman dashboard admin wordpress kamu, Pasword isi dengan pasword yang kamu inginkan, Your Email isi dengan alamat email kamu dan terakhir Privacy dapat kamu centang Allow search engines to index this site. ini agar toko online kamu bisa terindek oleh mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo nantinya.
  13. Klik tombol Install WordPress
  14. Silahkan tunggu proses instalasi WordPress sampai selesai.  Jika berhasil akan muncul tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-10
    Gambar-9: Instalasi WordPress Berhasil
  15. Kemudian klik tombol Log In, akan muncul tampilan seperti berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-11
    Gambar-10: Tampilan Halaman WordPress Log In 
  16. Saatnya kamu Log In dengan username dan pasword yang sudah kamu daftarkan sebelumnya.  Jika berhasil, maka kamu akan diarahkan masuk kehalaman Dashboard Admin WordPress seperti tampilan gambar berikut:
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi WordPress-12
    Gambar-11: Tampilan Halaman Dashboard Admin WordPress
  17. Sampai disini kamu sudah berhasil melakukan proses instalasi WordPress.  Jika kamu ingin melihat tampilan halam standar toko online WordPress kamu, silahkan klik Judul web => Visit Site.  Atau kamu bisa langsung akses melalui URL http://localhost/nama_toko online_kamu (contoh: http://localhost/dresthastore)
    Persiapan Membuat Toko Online - Instalasi Web Sever Lokal-14
    Gambar-12: Tampilan Standar Halaman Utama Toko Online Anda

Selamat, Kamu sudah menyelesaikan tahapan Awal Membuat Toko Online dengan WordPress. Namun belum cukup sampai disini yah… Karena kamu harus melakukan berbagai pengaturan-pengaturan Halaman Admin Dashboard kamu agar nantinya tampilan Toko Online kamu semakin lebih profesional dan menarik.  Kamu perlu melakukan instalasi beberapa plugin pendukung lainnya.  Plugin pertama yang wajib kamu install agar bisa membuat toko online kamu jalan adalah kamu harus download dan install plugin WooCommerce

Kamu mau tahu cara mengelola halaman dashboard admin kamu? Silahkan Baca juga Panduan dan Tutorial berikut: Panduan Cara Mengelola Dashboard Admin WordPress

Ingin tahu plugin apa saja yang wajib kamu Install di website kamu / Toko Online Kamu selain plugin WooCommerce? Silahkan baca Panduan Berikut: Plugin WordPress Yang Wajib Kamu Install

KONFIGURASI DASAR WOOCOMMERCE

Langkah terakhir dalam melakukan Persiapan Membuat Toko Online Gratis dan Profesional adalah Melakukan Konfigurasi Dasar WooCommerce agar Toko Online Anda bisa dijalankan dan Tampilan lebih menarik dan profesional.

Namun sebelum Kamu bisa melakukan proses konfigurasinya, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah Mendownload dan Install plugin WooCommerce di dashboard admin toko online yang sebelumnya sudah berhasil kamu intall.

Berikut langkah-langkah proses download dan instalasi plugin WooCommerce:

  1. Cara termudah adalah kamu bisa masuk kembali ke halaman dashboard admin toko online kamu.
    Instalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online
    Instalasi WooCommerce – Persiapan Membuat Toko Online
  2. Kemudian melalui dashboard admin kamu, klik plugin => Add new dan ketik WooCommerce => Install dan terakhir Aktifkan!
    Instalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-1
    Instalasi WooCommerce – Persiapan Membuat Toko Online
  3. Cara ke 2, silahkan kamu Download plugin WooCommerce melalui URL http://wordpress.org/plugins/woocommerce/
  4. Selanjutnya klik tombol Download sesuai versi yang muncul.
  5. Tunggu proses download hingga selesai sempurna
  6. Setelah proses download selesai, lanjutkan ke tahap instalasi plugin WooCommerce via dashboard admin.
  7. Jika anda sudah sempat keluar, silahkan masuk kembali dengan Log In ke halaman Admin dashboard kamu.  Bisa juga melalui akses URL http://localhost/dresthastore (nama_tokoonline kamu)/wp-admin
  8. Silahkan Log In
  9. Setelah kamu berhasil masuk ke halaman dashboard admin, silahkan klik plugin dan kemudian klik add new.
  10. Langkah selanjutnya klik Upload PluginInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-3
  11. Klik Choose File WooCommerce yang sudah di Download dan ekstraks sebelumnya lalu klik Install NowInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-4
  12. Klik ActivatedInstalasi WooCommerce - Persiapan Membuat Toko Online-5

Proses Instalasi Wooommerce telah berhasil amu lakukan, searang baru Kamu bisa masuk ketahap Konfigurasi Dasar WooCommerce.

KONFIGURASI DASAR WOOCOMMERCE

Setelah Kamu berhasil Instal plugin WooCommerce di Dashboard WordPress kamu, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan pengaturan dan konfigurasi dasar WooCommerce agar Toko Online idaman kamu bisa dioperasikan. Silahkan Lanjutkan Membaca Langkah terakhir Persiapan dalam Membuat Toko Online Super Mantap dan Profesional ini.  Silahkan Klik Disini Untuk Mulai membaca Panduan Cara Mengkonfigurasi dan Setting WooCommerce Toko Online Kamu.

10 Cara Menggunakan Google Trend untuk Meningkatkan SEO Anda

Semua pemilik website / blog dan atau Toko Online tentu saja menginginkan agar konten-konten yang dimilikinya berada pada 10 besar halaman 1 Google.  Hal tersebut sangatlah tidak mudah dan memerlukan biaya yang besar jika harus menggunakan jasa SEO profesional dan atau harus membeli tools yang dapat membantu meningkatkan ranking konten anda.  Kabar baiknya ternyata anda bisa memaksimalkan SEO pada blog anda dengan menggunakan tool gratisan dari Google. Tools apakah itu? Kali ini saya akan berbagi Tips: 10 Cara Menggunakan Google Trend untuk SEO yang Lebih Baik.

Apakah posisi blog/web tidak tahu pada urutan keberapa saat menggunakan pencarian dengan menggunakan mesin pencari Google? Untuk berada pada posisi 10 besar halaman 1 Google memang tidak semudah yang kita bayangkan, karena tentu saja pesaing-pesaing kitapun tidak akan mau posisi mereka tergantikan oleh web/blog-blog lain yang bisa menurunkan ranking dan kepercayaan dimata Google sehingga merekapun pasti terus berusaha untuk memperbaiki konten-konten yang mereka tampilkan.

Berikut ini Topik Panduan yang recommended untuk Anda Baca:

Inilah cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkannya agar situs web Anda siap bersaing memperebutkan posisi 10 besar halaman 1 Google.

Tidak perlu khawatir, Anda tidak perlu membayar mahal untuk mendapatkan Tools berbayar, karena cara yang akan saya bagikan ini adalah 100% Cara yang Gratisan namun sangat powerful membantu meningkatkan traffic dan ranking situs web Anda.

Salah satu alat gratis yang akan kita bahas kali ini dan paling kurang dimanfaatkan adalah Google Trends.

Cara Menggunakan Google Trend
Sumber Gambar: Google Trends

Sebelum kita mulai, coba bayangkan Google Trends adalah alat cukur pribadi Anda, tempat yang bisa Anda ubah untuk membuat jari Anda tergetar di dunia.

Perhatian: Anda wajib memahami dan menguasai cara menggunakannya dengan benar agar Anda bisa mengoptimalkan Alat Google Trend ini untuk meningkatkan SEO dan situs Web Anda.

Biklah, tanpa berlama-lama, saya akan langsung membagikan hal-hal yang wajib Anda ketahui agar bisa memaksimalkan Google Trends.

10 Cara Menggunakan Google Trend untuk Inspirasi Blog/Web Anda:

#1. Mulai dari yang Terbesar kemudian lakukan Penyortiran (Big and Whittle Down)

Perlu Anda ketahui bahwa Google Trends telah memasukkan parameter langsung dari bat – Web Search, Worldwide, dll.

Jadi Anda tinggal cek pada kolom Dasbor utama hari ini dengan lebih sederhana. Kemudian Anda bisa meminta Explore Topics, sebelum Anda mulai mempersempitnya.

Silahkan klik: Google Trends Indonesia atau Google Trends

Keputusan yang sangat bijak Anda telah menggunakan Google Trends untuk mulai mencari informasi dan berita apa yang sedang hangat dan trend dibicarakan oleh orang-orang saat ini. Oleh karena itu Mulailah dengan memasukkan kata kunci yang Anda butuhkan untuk topik Anda dan tekan Enter.

Dari sana, Google Trends akan membawa Anda untuk menelusurinya dengan cara berikut:

Filter Google Trends

Cara Menggunakan Google Trend - Filter Category
Gambar: Filter Category

Menggunakan Worldwide membantu Anda menargetkan pasar tertentu secara geografis. Misalnya, Anda akan melihat kata “payung” puncak pada waktu yang berbeda di belahan dunia yang berbeda. Pilihan waktu berkisar dari “5 tahun terakhir,” sampai ke “4 jam terakhir.”

Tip Pro: Gunakan beberapa pilihan waktu untuk mendapatkan ide tentang tren jangka panjang vs. tren jangka pendek.

Penyaringan menurut kategori sangat penting. Setidaknya jika Anda menjalankan pencarian di “Celtic Thunder” dan tidak ingin membaca tentang pola cuaca sesuai negara yang anda pilih.

Jenis Pencarian (termasuk web, berita, dan YouTube) adalah kategori penting lainnya, namun lebih pada item # 3.
Dengan sekitar 10 miliar penelusuran bulanan di U.S.A. saja, kunci utama di sini adalah mulai besar, lalu filter untuk mendapatkan informasi yang paling relevan.

#2. Konteks, Konteks, Konteks

Google Trends bekerja dengan cara yang sangat relativistik. Hasil hari ini tidak dibandingkan dengan keseluruhan popularitas semua tren, namun lebih tinggi dari kata kunci sebelumnya yang Anda masukkan.

Ambil ungkapan “pelayaran Karibia” – istilah pencarian yang tak terbantahkan lagi. Inilah yang akan Anda lihat di setelan default, yang mencakup “12 bulan terakhir”.

Kecenderungan terjun Karibia – melewati 12 bulan

Pada timeline itu, sepertinya popularitas kapal pesiar Karibia sedang turun.

Tapi bagaimana jika kita mengubah tanggal menjadi “2004-sekarang”?

Pelayaran Karibia – 2004-sekarang

Tren keseluruhan terlihat jauh lebih stabil. Pola “detak jantung” yang familiar ini merupakan karakteristik istilah pencarian musiman seperti pelayaran Karibia.

Takeaway: tidak pernah mengabaikan konteks.

Cobalah untuk menyingkirkan hal-hal yang bisa membatasi Anda sendiri sebelum Anda yakin telah menemukan wawasan yang tidak dimiliki orang lain.

Cara lain untuk menambahkan konteks meliputi:

Menggunakan alat “+ Bandingkan” untuk menambahkan kata kunci baru.

Filter menurut negara atau kategori Pencarian web

#3. Dapatkan Lebih Lanjut dengan Pilihan Pencarian Spesifik

Selanjutnya saya akan membagikan panduan Bagaimana cara mendapatkan wawasan lebih lanjut untuk mengoptimalkan Google Trends.

Jika Anda cermati dengan seksama, Anda akan melihat ada lima pilihan – namun masih banyak pengguna Google Tren yang sering tidak menggunakannya:

  1. Pencarian web (Default)
  2. Pencarian gambar
  3. Pencarian Berita
  4. Google Belanja
  5. Penelusuran YouTube

Setiap kali anda klik satu persatu, anda akan melihat hasil berdasarkan segmen pasar potensial Anda secara berbeda-beda.

Anda juga akan melihat lebih banyak pilihan di sini untuk memilah kueri populer:

Seperti contoh sebelumnya yang saya berikan yaitu tentang quieries pelayaran terkait Karibia.

Aturlah catatan ini kedalam default tertentu: ini menunjukkan tren yang meningkat, itulah sebabnya mengapa di contoh di atas Anda akan melihat frasa kunci yang telah naik 2.400 persen. Klik “Naik”, dan Anda juga memiliki opsi untuk melihat keseluruhan kata kunci teratas. Biasanya, “Rising” adalah pilihan yang lebih baik jika Anda ingin mengidentifikasi tren yang sedang hot/sedang trending topik dibicarakan.

Saran ini sangat berguna untuk SEO karena bisa membantu menginspirasi konten baru yang mencakup tren baru yang sedang terjadi dewasa ini.

Jangan takut untuk menggali terus – ada kemungkinan Anda bisa naik ke tren ke posisi yang baru sebelum menjadi “trending tersebut hilang” dan mengamankan posisi teratas untuk posting terakhir Anda.

#4. Target menurut Lokasi

Cara Menggunakan Google Trend - Menurut Lokasi
Target Menurut Lokasi

Penggunaan Google Trends yang paling cepat adalah berfokus pada kata kunci. Untuk hasil terbaik, Anda juga perlu memasukkan lokasi ke dalam campuran. Jangan takut untuk nol di daerah dan sub-wilayah tertentu – terutama saat berhubungan dengan A.S.

Dengan menggunakan tren “pelayaran Karibia” dari sebelumnya, Anda akan menemukan orang Floridian – atau paling tidak, orang-orang yang sudah berada di Florida – adalah yang paling tertarik: Pelayaran Karibia – target menurut lokasi

Ambillah satu langkah lebih jauh dengan sekali klik di Florida, dan Anda akan mendapati bahwa wilayah metro Orlando-Daytona Beach-Melbourne tertinggi, diikuti oleh Miami dan kemudian Napoli. Ini adalah data penting untuk penargetan khusus di PPC dan bahkan penelusuran lokal.

#5. Prediksi tren

Ini adalah Hal terbaik di dunia untuk masuk ke Google Trends dan mengidentifikasi tren yang telah meninggalkan jejak seperti sisah remah roti. Setiap pemasar mesin pencari lainnya menggunakan data yang sama. Jika Anda menginginkan wawasan tambahan, coba gunakan data yang ada untuk memprediksi tren.

Beberapa waktu yang lalu, praktik “pemberitaan” adalah cara yang pasti untuk memanfaatkan cerita panas saat ini. Google Trends memang dapat menunjukkan dengan tepat tren berita mana yang terpanas.

Ada beberapa cara untuk melakukannya: Mengidentifikasi tren dengan penyaringan menurut kategori atau negara tertentu.

Kisah kesehatan terbaik hari ini mungkin tidak menjadi berita utama utama di Google Trends, namun ini dapat membantu Anda mengidentifikasi topik yang akan ditonton. Bandingkan dua frasa kunci dalam satu tren tunggal. Apakah “Vote for X” lebih tinggi dari “Vote for Y”?

Anda mungkin memiliki jajak pendapat informal. Gunakan Frase Utama Long-Tail untuk Menginspirasi ContentRanking di bagian atas SERPs untuk “Pelayaran Karibia” cukup merupakan usaha, namun tidak ada alasan mengapa Anda tidak dapat mencapai puncak hasil pencarian Google untuk variasi yang lebih panjang dari sebuah kemenangan Anda.

#6. Pengaturan Frase.

Mengatur persneling, katakanlah Anda sedang menulis blog musik dan Anda ingin memanfaatkan acara yang akan datang; penghargaan Grammy. Sebuah klik pada tren akan menghasilkan pertanyaan teratas yang diajukan kepada Google, paling banyak mencari artis baru terbaik, dan bahkan pertanyaan terkait host Grammy – seperti “berapa umur James Corden”? Tetapi Anda ingin lebih dalam dan menemukan konten yang benar-benar berwawasan. Coba gunakan tip # 3 untuk menemukan kueri terkait yang membuat Google Trends – tapi jangan berhenti di situ. Sebutkan pertanyaan tersebut satu sama lain (ala tip # 2) untuk mendapatkan konteks yang tepat dan mencari tahu apa yang menjadi inti dari keingintahuan pelanggan.

#7. Gunakan “Diagram Terpopuler”

Untuk Wawasan Tambahan Klik ikon di kiri atas, telusuri ke Bagan Teratas: Grafik teratas Google Trends Seperti yang dijelaskan Google, Bagan Teratas berbeda dari tren yang kebanyakan orang tonton. Anggap ini sebagai “Billboard Top 100” dari Google; Anda akan melihat item tren teratas di berbagai kategori. Seperti sekarang, hewan dengan tren paling tinggi adalah rusa. Siapa yang tahu? Urut antara Tren dan Paling Banyak Dicari untuk wawasan tambahan. Di sana Anda akan menemukan bahwa anjing itu menguasai daging kucing tertinggi – dan popularitas rusa kemungkinan besar terkait dengan musim berburu rusa baru-baru ini. Dalam pencarian, konteks adalah segalanya.

#8. Gunakan Konten berkualitas untuk Pengoptimalan Video

Katakanlah Anda mengeposkan video tentang cara mendapatkan diskon di kapal pesiar Karibia. Tuliskan dalam istilah penelusuran Anda. Dikirimkan dari Penelusuran Web ke Penelusuran YouTube. Perhatikan Pertanyaan Terkait dan Topik Terkait. Diperoleh oleh Top atau Rising – jika Anda lebih suka Dari sini, Anda akan menemukan bahwa orang mencari kapal pesiar berdasarkan kelas kapal, tidak hanya dengan mencari kapal itu sendiri. Berbekal pengetahuan ini, Anda berada pada posisi yang lebih baik untuk menulis judul dan deskripsi yang relevan. Ini meningkatkan kesempatan Anda untuk menangkap lalu lintas YouTube, saat musim hujan bergulir sekitar.

#9. Gunakan Cyclical Trends untuk Brand Positioning.

Katakanlah Anda sedang mengoptimalkan butik pernikahan. Pencarian sederhana pernikahan menunjukkan realitas musim pernikahan di Google: tren pernikahan dari sini, Anda dapat mengumpulkan pernikahan itu tidak bersaing dengan hari libur. Dengan menggunakan beberapa strategi di atas, Anda dapat menemukan beberapa kata kunci tambahan untuk memposisikan posting di masa depan. untuk menangani kembalinya setiap tren siklis. Ketika pesaing Anda hanya menulis posting tentang pilihan lagu pernikahan, lagu Anda sudah habis – dan menangkap pemandangan.

#10. Identifikasi Ketidak Tahuan & Jangan salah baca Tren

Mari kita kembali ke salah satu tren terkini, Grammy Awards. Lonjakan baru-baru ini menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap topik ini. Tapi bagaimana jika Anda memperkecil garis waktu yang lebih lama? Penghargaan grammy tren google. Hal ini menunjukkan bahwa begitu buzz awal habis, akan turun kembali ke tingkat yang biasa.

Penggunaan Google yang terus berlanjut, berarti Anda akan melangkah lebih jauh dari apa pun yang Anda pikirkan bahkan lebih dari wawasan yang Anda miliki saat ini untuk melihat apakah Anda memiliki kurangnya update informasi. Misalnya: Jangan pernah percaya satu foto pun. Selalu mendapatkan pandangan yang lebih luas dari garis waktu untuk melihat apa lagi yang terjadi.

Apakah tren yang meningkat dalam satu frase kunci masih dapat dipersempit oleh yang lebih penting? Intinya adalah Selalu mencari konteks. Seperti contoh yang juga sudah saya berikan saat Menelusuri pernikahan untuk langkah # 9, saya mengalami peningkatan tren YouTube yang drastis untuk pernikahan selama musim panas 2017 – jauh lebih besar daripada di musim panas sebelumnya – yang hampir empat kali lipat dari minat sebelumnya. Penelitian lebih lanjut tidak dapat mengidentifikasi kata kunci tertentu, kecuali untuk menunjukkan peningkatan drastis minat pernikahan di Asia Selatan.

Tren berbasis geografis ini adalah contoh bagus dari wawasan unik yang berasal dari pencarian konteks pemahaman yang tidak pernah berakhir.

Meskipun Google Trends telah berubah dan semakin baik selama bertahun-tahun, Namun Pondasinya tetap sama: ada berbagai wawasan unik yang bisa dipakai untuk mereka yang bersedia melampaui pencarian dasar. Kuncinya adalah berfokus pada pertanyaan yang ingin Anda peroleh jawabannya sampai Anda menemukan wawasan tersebut – bahkan jika terkadang anda menemukan hasil yang tidak selalu jelas dan tidak sesuai yang anda harapkan.

Semoga Tips Blogging ini bisa bermanfaat untuk menambah Inspirasi baru buat anda.  Saya sangat berterima kasih juga karena anda telah bersedia berbagai dan share artike ini melalui klik icon social media dibawah ini:

Cara Membuat Page Baru dan Menambah Halaman Blog di Blogger

Hai, terima kasih untuk tetap bersama Drestha.  Saatnya kita lanjutkan Panduan Belajar Membuat Blog dengan Blogger.  Topik kita kali ini adalah Bagimana Cara Membuat Page Baru dan Menambah Halaman Blog di Blogger.  Sebelumnya kita telah menyelesaikan Panduan Belajar Cara:

Membuat Halaman Profil di Blog

Baiklah, langkah pertama yang perlu Anda pelajari adalah Cara Membuat Page / Halaman Profil Anda di Blog.  Fungsi dari halaman profil blog anda adalah agar para pembaca blog anda nantinya bisa semakin mengenal siapa pemiliki dan pengelola blog yang sedang mereka baca. Seperti pada Halaman Utama Sekolah Bisnis Online Drestha ini dimana anda bisa membaca Menu Halaman Mengenai Profile Blog ini pada Menu About.

Berikut langkah-langkah untuk membuat halaman profil / about di Blog Bloger:

  1. Sebelum anda mulai membuat page baru tentang profil anda, pastikan terlebih dahulu anda sudah tentukan informasi apa yang ingin anda tampilkan dan tuliskan nantinya dalam halaman profil yang akan anda buat sebentar lagi.  Sebagai gambaran yang biasa dilakukan oleh para blogger adalah menuliskan profil seputar dirinya, latar belakang, pekerjaan, prestasi, keahlian dan berbagai informasi lainnya sehubungan dengan dirinya agar lebih menarik minat para pembacanya.  Kemudian mereka juga menambahkan beberapa alasan mereka membuat blog tersebut, sedikit cerita inspirasi dan motivasi dengan konten-konten yang unik dan berkualitas agar lebih user friendly tidak sekedar SEO friendly.
  2. Jika anda sudah menetapkan garis besar yang akan anda tuliskan dan muat dalam halaman profil anda, sekarang saatnya anda masuk ke menu Laman Dashboard Blog Anda.  Karena anda sudah sampai disini, berarti saya tidak perlu lagi mengajarkan bagaimana cara anda agar bisa masuk ke laman dashboard blog anda.  Silahkan perhatikan Gambar berikut:Cara Menambah Page Halaman Baru-1
  3. Selanjutnya klik Laman baru.Cara Menambah Page Halaman Baru-2
  4. Isilah kotak judul dengan judul halaman yang ingin anda buat.Cara Menambah Page Halaman Baru-4
  5. Kemudian isilah halaman profil anda pada kolom yang telah tersedia untuk anda melakukan pengetikan.  Anda juga bisa menggunakan berbagai fasilitas tool yang tersedia di toolbar posting agar tampilan postingan anda juga semakin menarik.  Misal anda bisa menambahkan Gambar, Photo Anda atau juga menambahkan Video dalam profile anda.Cara Menambah Page Halaman Baru-5
  6. Untuk menambahkan gambar atau media lainnya, silahkan letakkan kursor pada bagian gambar hendak dipasang, kemudian klik insert image.
  7. Klik Pilih file untuk mengunggah gambar ke halaman yang sedang anda siapkan.
  8. Silahkan pilih dan tetapkan gambar yang ingin anda tambahkan.  JIka sudah anda pilih silahkan unggah gambar tersebut.
  9. Setelah anda berhasil mengunggah gambar yang telah anda pilih, Klik Add selected.
  10. Dan….gambar berhasil anda tambahkan kedalam postingan profil anda. Silahkan anda atur kembali penempatan dari gambar tersebut.
  11. Setelah pengaturan selesai anda lakukan, silahkan klik bagian Deskripsi penelusuran.Cara Menambah Page Halaman Baru-6
  12. Selanjutnya, silahkan tuliskan deskripsi halaman yang sedang anda buat kemudian klik Selesai.
  13. Jika anda ingin melakukan pratinjau halam tersebut, silahkan klik Pratinjau sebelum anda menyelesaikannya.
  14. Anda akan bisa melihat halaman yang sedang anda buat.  Cek kembali dan baca lebih teliti apakah semua sudah benar dan tampak sudah baik.
  15. Jika sudah sesuai semuanya, silahkan publikasikan halam tersebut dengan klik tombol Publikasikan.
  16. Jika anda ingin melihat hasil halaman profil yang baru anda publikasikan, silahkan arahkan kursor anda ke judul halaman anda, lalu klik Lihat.
  17. Brikut contoh halaman profil yang sudah dipublikasikan.

Baca Juga Panduan Kami Yang lain: Panduan Cara Membuat Website/Blog dengan menggunakan CMS WodPress bagi Pemula.

Baiklah, setelah anda berhasil membuat halaman Profil tentang anda, saatnya anda untuk membuat halaman-halaman baru lainnya untuk membantu navigasi blog anda. Silahkan ikuti cara yang telah saya ajarkan di atas dan buatlah halaman lainnya seperti: Halaman Kebijakan Privasi, Halaman Syarat Ketentuan, Halam Kontak Admin, Halaman Site Map / Peta Situs.  Halaman tersebut adalah wajib harus anda buat jika nantinya anda ingin mendaftarkan diri menjadi Publisher Google Adsense untuk monetisasi blog anda.

 

Cara Mudah Mengganti Template Blog di Blogger

Memiliki Blog dengan tampilan yang lebih menarik dan lebih profesional adalah impian setiap blogger, karena dengan tampilan yang menarik tentu saja bisa menarik perhatian dan meningkatkan traffic pengunjung meskipun tidak begitu besar pengaruhnya.  Untuk itu, bagi anda pemula yang baru membangun blog dengan blogger.com tentu saja membutuhkan panduan cara termudah mengganti template blog anda.

Di Internet anda juga bisa menemukan banyak sekali blogger themes atau template untuk blogger yang bisa anda dapatkan baik secara gratis maupun berbayar.  Dalam topik panduan kita selanjutnya, saya akan menjelaskan cara paling mudah mengganti penampilan template blog anda agar lebih profesional.  Namun sebelum kita melanjutkan saya hanya ingin memastikan kembali jika anda membaca panduan ini, berarti anda sudah menyelesaikan pelajaran kita sebelumnya yaitu Cara Membuat Blog dengan Blogger dan Panduan dalam Pengaturan Dasar Blog Anda.

Cara termudah mengganti template blog pertama adalah Mengunduh Template

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh / mendownload template yang akan anda gunakan di blog.  Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, Anda bisa mendapatkan berbagai template di internet mulai dari yang gratis hingga berbayar.  Coba saja dengan menggunakan kata kunci “free blogger template”, anda akan menemukan banyak sekali penawaran-penawaran blog gratis.

Agar anda tidak bingung memilih, saya merekomendasikan salah satu situs yang menyediakan template bloger yang bisa anda dapatkan secara gratis yaitu Btemplates.com.  Dalam situs ini anda bisa menemukan hingga ratusan template blogger dengan cara yang mudah dan tentu saja bisa anda dapatkan secara gratis.

Berikut langkah-langkah cara mengunduh/download template blogger dari Btemplates.com menggantikan template standar bawaan saat pendaftaraan awal:

  • Silahkan kunjungi situs Btempates.com.
    Situs Btemplates.com - Cara Termudah Mengganti Template Blog
    Gambar: Situs Btemplates.com – Cara Termudah Mengganti Template Blog
  • Kemudian cari dan pilih template yang sesuai dengan tema blog yang telah anda tetapkan saat anda akan memulai membangun blog anda.Situs Btemplates.com - Cara Termudah Mengganti Template Blog-2
  • Setelah anda menemukan template yang tepat untuk blog anda, silahkan klik Download pada template tersebut.
  • Klik tombol download untuk memulai proses pengunduhan template.Download Template Blogger - Cara Tercepat Mengganti Blog di Blogger
  • Selanjutnya, unduh template tersebut.
  • Setelah anda berhasil menyelesaikan proses pengunduhan, klik kanan pada file template tersebut.  Kemudian pilih opsi Extraxt Here.  Pastikan komputer / laptop anda sudah tersedia aplikasi winrar atau sejenis.
  • Sekarang template sudah diekstrak.  Anda akan menjumpai file template yang siap diunggah ke blog.

Ingin membuat website/blog dengan menggunakan CMS WordPress? Silahkan Baca Panduan Cara Membuat Website dengan menggunakan CMS WordPress berikut.

Setelah berhasil mengunduh / mendownload Template pilihan Anda, sekarang tiba waktunya Anda belajar bagaimana cara mengunggah Template ke Blogger Anda.  Berikut langkah-langkah mengunggah template yang telah anda download sebelumnya:

  • Jika Anda sudah keluar / belum masuk ke dashboard blog Anda, silahkan masuk terlebih dahulu ke dashboard blog anda. kemudian silahkan masuk ke menu Template seperti pada gambar berikut:
    Cara Mengunggah Template ke Blogger - Cara Termudah Mengganti Template Blog-1
    Cara Mengunggah Template ke Blogger
  • Setelah anda masuk, silahkan Klik tombol Cadangan/Pulihkan.Cara Mengunggah Template ke Blogger - Cara Termudah Mengganti Template Blog-2
  • Klik tombol Browse untuk melakukan penelusuran template (pastikan anda telah menyimpan template yang telah anda download sebelumnya pada folder yang mudah anda temukan).Cara Mengunggah Template ke Blogger - Cara Termudah Mengganti Template Blog-3
  • Buka folder temat anda menyimpan template tersebut, klik dan tekan tombol Open.
  • Klik tombol Unggah untuk memulai proses upload.
  • Jika proses upload berhasil, selanjutnya klik tombol Lihat blog untuk menampilkan blog Anda dengan template baru yang telah berhasil anda upload tersebut.

Demikianlah panduan cara mengganti template blog anda agar tampilan lebih profesional dan menarik.  Jika anda ingin merubahnya kembali silahkan lakukan langkah-langkah yang sama saat anda memulai dari awal.

Setelah kita selesai belajar bagaimana Cara Termudah Mengganti Template Blog, langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah Membuat Page/Halaman Baru Blog Anda.  Silahkan Klik dan Pelajari Panduan: Cara Membuat Page/Halaman Baru Blog Bagi Pemula.

Apakah Panduan ini bermanfaat bagi anda? Saya sangat berterima kasih karena anda sudah bersedia untuk membagikan panduan cara termudah mengganti template blog ini dengan klik icon social media berikut:

Panduan Lengkap Pengaturan Dasar Blog Bagi Pemula

Setelah sebelumnya kita belajar Cara Pengaturan Statistik Blog, sekarang kita akan belajar bagaimana cara Pengaturan Dasar Blog yang telah Anda buat sebelumnya.

Dalam Panduang Pengaturan Dasar Blog ini, kita akan membahas: Pengaturan Setelan, Pengaturan Pos, Komentar dan Berbagi, Pengaturan Bahasa dan Pemformatan serta yang terakhir pengaturan Preferensi Penelusuran.

Pengaturan Setelan

Perlu saya ingatkan kembali bahwa topik kita ini adalah kelanjutan dari topik kita sebelumnya, jadi pastikan anda masih tetap berada pada ahlaman blog Anda.  Namun jika Anda saat membuka Panduan ini tidak sedang membuka blog anda di Blogger, silahkan terlebih dahulu masuk dan buka blog Anda. Belum punya Blog dan masih belum tahu cara memulai pembuatan Blog dengan Blogger? Silahkan masuk ke www.blogger.com kemudian ikuti langkah-langkahnya dengan membaca: Panduan Membuat Blog dengan Blogger Bagi Pemula.

Untuk melakukan pengaturan dasar menu setelan blog Anda, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Silahkan Masuk ke Menu Setelan.Pengaturan Dasar Blog - Pengaturan Setelan Blog - Panduan Mengembangkan Blog Bagi Pemula
  • Setelah anda masuk dalam menu setelan pengaturan dasar, silahkan pilih pengaturan apa saja yang ingin anda lakukan.  Jika ingin merubah / edit nama blog anda, silahkan klik Edit pada baris Judul.Pengaturan Dasar Setelan Blog - Sekolah Bisnis Online Drestha
  • Kemudian silahkan rubah nama blog yang anda inginkan, jika anda tidak ingin merubah nama blog anda silahkan lewati saja bagian ini. Jika ada perubahan jangan lupa untuk menyimpannya dengan menekan / klik Simpan Perubahan.
  • Jika Anda ingin menambahkan deskripsi tentang blog anda, silahkan klik Edit pada baris Deskripsi.
  • Selanjutnya silahkan ketik deskripsi tentang blog anda.  Jika sudah jangan lupa klik simpan perubahan.  Yang perlu anda perhatikan dalam penulisan deskripsi blog anda yaitu berikan penjelasan yang singkat, padat dan jelas mengenai gambaran tentang blog anda.  Anda juga dapat memasukkan kata kunci di dalam deskripsi tersebut.  Misal Blog anda membahas mengenai Belajar Internet Marketing, maka anda bisa menambahkan di dalamnya “Panduan Belajar Internet Gratis”, “Kursus Internet Marekting Murah” dan lain-lain. Hal tersebut dilakukan untuk dapat membantu agar blog anda nantinya terindex di mesin pencari dan bisa membantu menaikkan ranking blog anda.Pengaturan Dasar Deskripsi Blog - Sekolah Bisnis Online
  • Langkah terkahir pengaturan dasar setelan adalah pengaturan Penerbitan.  Tepatnya berada pada Alamat Blog, Andapun bisa mengganti url blog Anda.  JIka suatu saat Anda hendak mengganti alamat url blog, maka anda tinggal lakukan pengaturan ini.  Namun saya sangat menyarankan untuk tidak mengganti alamat url blog anda, karena jika anda merubah alamat url, maka anda juga wajib merubah semua link yang mengarah ke alamat url tersebut agar tidak membingungkan pembaca nantinya.  Dan satu lagi, penggantia url bisa anda lakukan jika memang anda telah memiliki atau membeli alamat / nama domain sendiri.

Nah itulah beberapa langkah dalam pengaturan dasar setelan blog anda, sekarang kita akan lanjutkan ke pembahasan berikutnya yaitu pengaturan dasar pos, komentar dan berbagi.

Pengaturan Dasar Pos, Komentar dan Berbagi

Setelah kita melakukan pengaturan dasar setelan blog, saatnya kita melakukan pengaturan pos, komentar dan berbagi.  Ikuti langkah-langkah pengaturan berikut ini:

  • Dari Menu Setelan, silahkan klik submenu Pos, Komentar dan Berbagi.Pengaturan Dasar Pos, Komentar dan Berbagi - Sekolah Bisnis Online-2
  • pada bagian Pos anda akan menemukan: Tampilkan sebanyak mungkin, silahkan atur jumlah postingan yang akan anda tampilan dalam blog halaman utama anda.Pengaturan Dasar Pos, Komentar dan Berbagi - Sekolah Bisnis Online-3
  • Lanjutkan ke bagian Komentar.  Siapa yang dapat mengomentari?  Silahkan Anda tentukan siapa saja yang bisa berkomentar dalam postingan anda nantinya.  Untuk Moderasi Komentar silahkan Anda atur juga apakah perlu melewati proses moderasi terleih dahlu atau komentar bisa langsung diterbitkan.  Saran saya lebih baik anda setting untuk dilakukan moderasi terlebih dahulu untuk antisipasi spam yang bisa merugikan anda kedepannya.Pengaturan Dasar Pos, Komentar dan Berbagi - Sekolah Bisnis Online-0
  • Jika semua sudah anda lakukan pengaturan, jangan lupa anda save dengan klik tombol Simpan setelan.

Pengaturan Dasar Bahasa dan Pemformatan

Selanjutnya kita akan melakukan Pengaturan bahasa dan Pemformatan, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Silahkan masuk ke ke submenu pilihan Bahasa dan pemformatan.
  • Silahkan lakukan pengaturan terkait pilihan bahasa yang akan anda gunakan dan format blog anda.  Pada bagian Zona Waktu, silahkan atur sesua pilihan zona waktu yang tepat bagi blog anda.
  • Kemudian klik Simpan setelan untuk menyimpan pengaturan yang telah anda lakukan.

Pengaturan Dasar Preferensi Penelusuran

Pengaturan selanjutnya yang akan anda lakukan adalah pengaturan terhadap Preferensi penelusuran.  Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Silahkan masuk ke submenu Preferensi penelusuran.Pengaturan Dasar Preferensi penelusuran - sekolah bisnis online
  • Pada bagian Deskripsi, silahkan klik Edit.
  • Pilih opsi Ya pada Aktifkan deskripsi penelusuran.
  • Selanjutnya, tulis deskripsi blog anda.  Jika sudah, klik simpan perubahan.
  • Sebagai catatan bahwa pengaturan ini sangat penting anda lakukan agar mengaktifkan fitur deskripsi posting.  Melalui fitur pengaturan tersebut, nantinya anda bisa menuliskan deskripsi disetiap artikel yang akan anda buat.  Tentu saja pengaturan ini akan sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan peringkat blog anda di mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing.

Untuk pembahasan kita dalam Pengaturan Dasar Blog sudah selesai, pengaturan selanjutnya yang akan kita lakukan adalah: Mengganti Template Blog Anda Agar Tampilan Tampak Lebih Profesional.

Cara Mengembangkan Blog – Panduan Pengaturan Blog Bagi Pemula

Panduan Cara Mengembangkan Blog ini adalah kelanjutan dari Seri Panduan Blogging kita sebelumnya yang berjudul “Cara Membuat Blog Bagi Pemula”.

Banyak hal yang akan kita pelajari dalam topik kita kali ini.  Setelah Anda berhasil Membuat Blog Baru Anda, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengembangkan blog anda dengan melakukan berbagai pengaturan-pengaturan agar tampilan blog anda tampak lebih profesional dan jauh lebih baik.  Selain saya akan mengajarkan anda bagaimana cara melakukan pengaturan-pengaturan di blog anda, Saya juga akan ajarkan bagaimana cara mengisi halaman blog dan memulai mempersiapkan konten blog.

Dalam panduan kita kali ini, saya akan mengupas tuntas semua tentang Cara Membuat Blog mulai dari A sampai dengan Z langkah demi langkah setelah anda berhasil mendaftarkan Blog Anda.

Dalam Panduan kali ini, saya juga mendaftarakan Blog saya dengan nama: SEKOLAH BISNIS ONLINE DRESTHA dengan menggunakan Blogger dengan alamat drestha.blogspot.co.id. Dikarenakan alamat blog tersebut hanyalah sebagai panduan untuk memudahkan dalam mempelajari panduan ini, perlu saya sampaikan bahwa saya tidak akan terlalu berfokus untuk mengelola Blog tersebut.

Sebelum kita memulai Panduan ini, pastikan kembali Anda sudah mendaftarkan nama Blog dan alamat blog anda seperti yang telah saya ajarkan pada panduan sebelumnya: Cara Membuat Blog dengan Blogger.com, jika Belum silahkan Anda ikuti langkah-langkah tersebut terlebih dahulu untuk memulai memiliki Blog anda terlebih dahulu baru kita bisa melanjutkan pada topik berikut ini.

Pengaturan di Blogger

Agar tampilan blog anda tampak jauh lebih baik dan lebih profesional, maka yang perlu anda lakukan adalah melakukan beberapa pengaturan-pengaturan, yaitu pengaturan:

Pengaturan Statistik Blog

Jika anda perhatikan, di blogger sendiri juga menyediakan fasilitas statistik.  Fasilitas statistik dapat anda gunakan untuk memantau statistik jumlah laman ada ditayangkan (page view).  Sehingga andapun bisa evaluasi dan mempelajari statistik kunjungan pada blog anda.

Pengaturan statistik di blogger sangat berbeda dengan pengaturan statistik jika anda membangun Blog dengan menggunakan CMS WordPress.com karena anda wajib untuk melakukan instalasi plugin statistik terlebih dahulu jik anda ingin menempatkannya dalam blog Anda. Tidak dengan blogger yang telah menyediakannya.

Jika Anda tertarik untuk membangun Blog dengan menggunakan CMS WordPress silahkan Pelajari Panduan Berikut ini: Panduan Cara Membuat Website/Blog dengan Menggunakan CMS WordPress.

Secara default, fitur statistik akan melakukan perhitungan tayangan laman blog anda.  Agar perhitungan tayangan terhadap laman anda dapat lebih akurat maka diperlukan pengaturan sperti berikut ini:

  • Buka situs blogger.com, lalu login ke akun blogger anda.
    MENGEMBANGKAN BLOG - PENGATURAN DI BLOGGER - SEKOLAH BISNIS ONLINE
    Gambar Property: Blogger.com

 

  • Setelah berhasil login, klik nama blog anda
  • Klik menu Statistik
    Mengatur Statistik Blog - Panduan Cara Membuat Blog - Sekolah Bisnis Online
    Masuk ke Menu Statistik
  • Klik Mengelola pelacakan tayangan Anda sendiri
    Mengelola Pelacakan Tayangan Laman Anda - Sekolah Bisnis Online
    Gambar Property Milik Pribadi: Mengelola Pelacakan Tayangan Laman Anda – Sekolah Bisnis Online
  • Beri tanda centang pada Jangan lacak tayangan saya untuk blog ini.
    Pengaturan Tayangan Laman Blog - Panduan Membuat Blog dengan Blogger - Sekolah Bisnis Online
    Pengaturan Tayangan Laman Blog

 

Baiklah, sekarang pengaturan tayangan sudah dilakukan.  Tayangan laman Anda sendiri tidak akan dihitung dalam penayangan laman Anda.

Bagaimana, tentu saja sangat mudah bukan dalam mengelola dan mengatur statistik blog Anda? Tentu saja tidak harus membutuhkan pengetahuan dasar IT hanya untuk pengaturan tersebut.

Setelah Anda selesai mengembangkan blog anda dengan melakukan Pengaturan Statistik, langkah Pengaturan dan Mengembangkan Blog Anda selanjutnya yaitu Lakukan Pengaturan Dasar Blog Anda.

Silahkan Klik Pengaturan Dasar Blog berikut ini untuk memulai Panduan Selanjutnya.