Home » Edukasi Bisnis Online » Panduan Blogging » Mau Tahu Cara Menulis Artikel Berkualitas? Baca Panduan Cara Membuat Artikel Berkualitas Berikut ini!

Mau Tahu Cara Menulis Artikel Berkualitas? Baca Panduan Cara Membuat Artikel Berkualitas Berikut ini!

Mau Menulis Artikel Berkualitas tapi bingung caranya dan mulai dari mana? Apakah Anda sudah tahu Cara Membuat Artikel Yang Berkualitas agar SEO Friendly dan User Friendly? Tentulah bagi Penulis Blog Pemula akan menanyakan hal yang sama dengan pertanyaan tersebut.  Bagaimana tidak, karena masih banyak sekali para blogger yang belum memahami dan menguasai tehnik cara menulis artikel yang berkualitas agar bisa masuk 10 besar halaman 1 google.

Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin berkembang dan banyak lahir blog-blog maupun website website di dunia ini. Otomatis akan semakin banyak juga para pembuat artikel (content writer). Oleh karena itu sangatlah dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan cara membuat artikel berkualitas. Banyak orang yang mengira menulis artikel itu mudah, seperti membalikkan telapak tangan.

Iya menulis artikel memang mudah. Tetapi menulis artikel yang berkualitas itu tidaklah mudah. Karena artikel yang berkualitas itu ditulis oleh orang yang ahli dalam bidang itu sendiri.

Lantas bagaimana sih cara membuat artikel yang berkualitas dan dapat meningkatkan traffic sekaligus meningkatkan rangking dalam mesin pencarian?

Pertanyaan diatas seringkali penulis temukan saat mencoba searching menggunakan mesin pencari google dengan kata kunci cara membuat artikel yang berkualias.

Kasihankan kalau Anda sudah menulis artikel tanpa memperdulikan kualitas, tetapi blog Anda tetap saja sepi karena artikel yang Anda buat itu tidak bernilai di mata mesin pencari seperti google, dll.  Oleh sebab itu, jika Anda ingin membuat sebuah blog, pastikan Anda menguasai niche yang terdapat pada blog Anda jika Anda ingin blog Anda sukses.

Karena jika Anda gagal untuk melakukan rencana, maka sama saja Anda telah merencanakan untuk gagal.

Tapi, jika Anda ingin membuat artikel blog dengan catatan Anda tidak paham dengan topiknya, ada dua cara :

  1. Pelajari topik itu
  2. Bayar jasa penulis artikel yang paham dengan topik itu

Jangan bagi pemula, ternyata masih Banyak juga penulis artikel yang belum memahami cara membuat artikel yang berkualitas, sehingga mereka hanya menulis artikel dengan tidak memikirkan kualitas artikel, tetapi hanya mengejar jumlah kata tertentu. Biasanya, sistem pembayaran mereka itu mereka dibayar ketika menuliskan artikel hingga jumah kata tertentu.

Perlu dipahami, artikel yang memiliki jumlah kata yang panjang itu tidak selalu berkualitas. Tetapi, artikel yang berkualitas itu selalu panjang (dengan catatan : untuk topik yang memang luas).

Ingat, artikel yang berkualitas itu adalah:

  1. Artikel yang membahas lengkap suatu informasi yang berhubungan dengan kata kunci dan topiknya dari A-Z.
  2. Ditulis oleh orang yang ahli dalam bidangnya.
  3. Menyediakan solusi bagi para pembaca sehingga masalah mereka bisa terselesaikan hanya dengan membaca artikel blog Anda tanpa membaca artikel blog yang lainnya.
  4. Tidak hanya mengincar jumlah kata tertentu.
  5. Tidak mengulang jumlah kata kunci yang sama dan terkesan tidak natural demi mencapai keyword density yang ‘cukup’.

Terkadang, banyak juga orang-orang di grup facebook mengeluh mengapa traffic mereka sedikit serta penghasilan mereka kecil dan sulit bertambah, padahal mereka sudah membuat artikel yang ‘berkualitas’.

Baca Juga: Facebook Marketing

Ternyata, artikel yang mereka buat itu sama sekali tidak berkualitas. Jumlah katanya hanya sekitar 300-400 kata dengan kategori tips / panduan.

Pada intinya, sebuah artikel yang berkualitas adalah artikel yang ramah dengan user / manusia. Jika manusia suka dengan artikel tersebut, maka mesin pencari pun suka dengan artikel tersebut. Itu karena Google adalah sebuah layanan. Dia pasti punya saingan lain seperti Yahoo, Bing, dll.

Nah, jika Google menyediakan konten yang bermanfaat dan disukai oleh manusia, maka akan banyak manusia yang menggunakan layanan Google.

Jika banyak manusia yang menggunakan layanan Google seperti mencari sesuatu di internet, dll, maka itu sangat menguntungkan bagi Google dan membuat Google menang dari saingannya.

Sekarang, Anda sudah paham kan apa itu artikel berkualitas ?

Ingin agar Artikel anda berkualitas? Lakukan langkah-langkah dalam Melakukan Riset Keyword dan Panduan Cara Membuat Artikel Berkualitas berikut ini….

Sekarang mari kita bahas cara membuat artikel berkualitas yang sebenarnya.

  1. Riset Keyword

Cara membuat artikel yang berkualitas ini wajib anda lakukan sebelum Anda memulai membuat sebuah artikel, yang harus Anda lakukan adalah melakukan riset kata kunci (keyword). Ada sebuah cerita lagi, ada orang (katakan si A) yang senang ketika artikel blognya berada di halaman pertama bahkan peringkat peratama untuk kata kunci tertentu.

Tetapi, setelah saya tanya traffic yang menuju artikel tersebut, dia jawab sedikit.

Mengapa bisa seperti itu ?

Itu karena, artikel blog tersebut hanya di peringkat pertama untuk kata kunci dengan volume pencarian 0 atau tidak ada yang mencari sama sekali.

Tentunya sia-sia usaha si A. Sudah capek capek membuat artikel tetapi tidak ada pengunjung yang datang dari search engine.

Itu karena si A tidak melakukan riset keyword (kata kunci) sebelum membuat sebuah artikel. Ibaratnya kalau dalam perang, si A tidak merancang strategi untuk menaklukan musuh, tetapi langsung maju melawan musuh.

Tentunya, Anda tidak mau kan sudah buang waktu dan tenaga untuk membuat artikel tetapi tidak ada pengunjung yang datang hanya karena Anda tidak melakukan riset kata kunci ?

Itulah pentingnya melakukan riset keyword / riset kata kunci sebelum membuat artikel.

Sebelum melakukan riset kata kunci, ada beberapa indikasi yang penting untuk Anda dalam melakukan riset kata kunci, yaitu :

  1. Avg Search Monthly (Jumlah Pencarian Perbulan). Artinya, untuk kata kunci itu dicari oleh sekian orang dalam sebulannya.
  2. Competition Percentage (Tingkat Persaingan). Artinya, seberapa besar persaingan untuk kata kunci tersebut

Di sini, saya akan membahas tentang cara melakukan riset kata kunci (keyword) yang mudah bagi pemula.

  1. Masuk ke Keywordtool.io

riset kata kunci (keyword riset)

Tujuannya untuk mencari beberapa kata kunci pokok. Katakan, Anda mempunyai topik tentang tips memilih laptop yang akan dijadikan sebagai artikel tetapi Anda belum menemukan kata kunci / keyword turunan yang memiliki jumlah pencarian yang sesuai dengan harapan Anda.

Nah, setelah Anda ketikkan kata kunci, ada beberapa kata kunci turunan yang bisa Anda pakai sebagai pelengkap atau sebagai kata kunci turunan yang bisa Anda masukkan ke dalam artikel Anda.

  1. Masuk Ke Google Keyword Planner Setelah Anda menemukan kata kunci, sekarang kita analisis dan mencari volume pencarian yang tertinggi. Coba masukkan kata kunci yang Anda dapatkan atau yang Anda pikiran. Contoh :

Google keyword planner

Analisis kata kunci.

Untuk tips memilih laptop memiliki volume pencarian : 480/ bulan.
Untuk cara memilih laptop memiliki volume pencarian : 720/ bulan.
Untuk tips membeli laptop memiliki volume pencarian : 880/ bulan.
Untuk tips memilih laptop gaming memiliki volume pencarian : 170/ bulan.

Nah, jika Anda memasukkan semua kata kunci di atas dengan natural (masuk akal untuk dibaca), maka Anda telah mengumpulkan beberapa keyword / kata kunci dengan total pencarian maksimal.

Sekarang, kita akan melakukan riset tingkat persaingan untuk beberapa kata kunci. Tools atau software atau website yang Anda perlukan adalah 2250 tiap bulannya (480 + 720 + 880 + 170).

Tetapi, kita memerlukan kata kunci utama (usahakan yang memiliki jumlah pencarian tertinggi) jika persaingan cukup tinggi dan Anda rasa Anda tidak mampu bersaing dengan kata kunci tersebut, lebih baik turunkan standar kompetisi Anda.

TermExplorer.com

Jika Anda adalah orang yang suka dengan hasil yang cepat, otomatis, dan tidak repot, maka website ini bisa menjadi solusi Anda dalam menganalisis persaingan kata kunci.

Website TermExplorer ini adalah sebuah website yang berfungsi untuk melakukan analisis persaingan sebuah kata kunci.

Cara menggunakan website TermExplorer ini adalah dengan mengunjungi website resminya yaitu termexplorer.com, lalu klik Register atau Sign In jika Anda sudah punya akun.

Kemudian, Anda pilih menu ‘Keyword Analyzer’ dan masukkan beberapa kata kunci utama Anda untuk mencari tingkat persaingan / kompetisi. Jika kata kunci yang Anda pilih memiliki tingkat persaingan yang tinggi, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan peringkat baik di mata search engine (Google).

Tetapi jika blog / website Anda sudah terkenal di mata mesin pencari ataupun artikel Anda berkualitas dan promosi yang Anda lakukan cukup hebat dan mampu mendatangkan traffic yang bejibun, Anda tidak perlu takut jika tingkat persaingan / kompetisi sebuah keyword itu tinggi.

Karena, kunci untuk mendapatkan peringkat tinggi di mata mesin pencari bagi para blogger adalah dengan menyediakan konten yang berkualitas.

Nah, karena kata kunci ‘tips membeli laptop’ merupakan kata kunci / keyword yang memiliki jumlah volume pencarian yang terbanyak, maka kata kunci ini kita tetapkan sebagai kata kunci utama.

Kata kunci utama nantinya akan kita pasang di URL, Meta Description, Judul, dan Isi artikel yang nanti akan kita bahas di bawah.

 

SEOQuake

Jika Anda adalah orang yang lebih suka dengan yang manual, Anda bisa menggunakan tool bernama SEOQuake. Anda hanya tinggal mendownload nya dan kemudian Anda pasang di browser Anda.

Kelebihan menggunakan tools SEOQuake adalah angka-angka yang ditampilkan lebih detail daripada MozBar (yang akan dibahas setelah ini).Oh iya, untuk tools SEOQuake ini gratis.

Cara menggunakan tools SEOQuake in adalah dengan cara melakukan pencarian di Google pada browser yang Anda install tools ini.  Jika belum ada, Anda bisa restart browser yang Anda gunakan.

Keyword Riset (riset kata kunci)

Akan saya jelaskan untuk SEOQuake. L itu untuk menghitung jumlah backlink yang mengarah ke halaman tersebut. Jadi, L itu sebuah indikasi / algoritma untuk menghitung jumlah link yang mengarah dari seluruh website menuju link halaman tersebut.

Sedangkan LD itu untuk menghitung jumlah backlink yang mengarah ke root domain dari web tersebut. Jadi, intinya LD itu adalah sebuah indikasi / algoritma untuk menghitung jumlah link yang mengarah dari seluruh website menuju domain tersebut.

Karena saya termasuk orang yang suka melihat hal-hal yang bersifat detail, maka saya menggunakan SEOQuake, bukan MOZBar.

 

MOZBar

Tools MOZbar ini sangat cocok untuk Anda yang suka yang praktis dan simpel. Itu karena pada MOZBar ini telah disediakan fitur-fitur yang hanya menampilkan angka-angka yang penting saja.

Cara menginstallnya sama seperti SEOQuake, yaitu dipasang / diinstall di browser Anda.

Cara menggunakan MOZbar ini juga sama dengan SEOQuake, yaitu dengan melakukan pencarian di mesin pencari, kemudian angka-angka MOZBar akan muncul.

 

  1. Sesuaikan Gaya Bahasa Anda

Banyak sekali orang yang pada saat membuat artikel, tidak mengetahui dan tidak mau mengetahui karakter para calon pembaca. Akhirnya, artikel mereka pun terlihat aneh di mata para pembaca.

Jangan samakan semua topik / niche itu sama gaya bahasanya.

Contohnya begini, misal artikel yang membahas tentang “kecantikan”, kemungkinan besar para pembacanya adalah seorang wanita yang berusia 18 tahun ke atas. (Untuk menganalisis sifat para pembaca akan dibahas setelah ini).

Nah, jika artikel kecantikan kemungkinan besar para pembacanya seorang wanita berusa lebih dari 18 tahun, maka bahasa Anda menyesuaikan dengan para pembaca. Tidak terlalu formal tetapi jangan telalu santai, misalnya.

Karakter para pembaca itu sangat penting bagi Anda. Mengapa ? Karena dengan Anda menyesuaikan gaya bahasa Anda dengan karakter para calon pembaca, maka calon pembaca akan merasa betah dan nyaman membaca artikel Anda.

Jika mereka akan betah, otomatis mereka akan lama membaca dan tidak langsung menutup artikel Anda. Tentunya Anda tidak mau kan artikel Anda hanya dibaca sebentar oleh para pembaca ?

Jika Anda tidak mau menyesuaikan gaya bahasa Anda terhadap karakter (mayoritas) pembaca, maka siap-siap saja angka Exit pada blog Anda meningkat drastis.

Bagaimana caranya menganalisis karakter pembaca ?

Langkah pertama, Anda Buka Google Analytics. Lalu, masuk ke tab Audience. Pilih Demographics. Kemudian Overview.

Nah, di situlah Anda bisa mengetahui karakteristik para pembaca Anda.

Data Demography Pembaca - Panduan Lengkap Cara Membuat Artikel Berkualitas

Nah, jika Anda sudah tahu karakteristik para pembaca, maka sekarang Anda tinggal menentukan gaya bahasa yang cocok untuk pembaca Anda supaya mereka tidak kabur ketika baru saja membaca artikel Anda.

Selain itu, para pembaca kemungkinan besar juga akan merekomendasikan konten / artikel Anda kepada teman-teman mereka. Akibatnya, Pageview Anda meningkat dan peringkat SERP artikel Anda akan naik bahkan bisa peringkat satu.

  1. Buat Kerangka

Sebelum membuat artikel, sangat dianjurkan kepada Anda semua (khususnya para pemula) untuk membuat kerangka pada artikel yang akan dibuat nantinya.

Karena kerangka artikel itu akan membuat Anda lebih mudah dalam membuat sebuah artikel. Ibaratnya, kerangka artikel adalah jantung atau inti dari sebuah artikel.

Jika tidak ada kerangka artikel, maka Anda akan merasa kebingungan ketika akan menuliskan artikel. Akhirnya, Anda sedikit-sedikit akan membuka referensi untuk mencari poin-poin atau inti artikel Anda.

Hal itu sangat menyita sebagian besar waktu Anda. Jika seharusnya Anda bisa membuat artikel hanya dalam 4 jam, maka jika Anda tidak membuat sebuah kerangka artikel Anda bisa menghabiskan waktu lebih lama dalam membuat sebuah artikel. Bisa saja 6 jam.

Contohnya, untuk kata kunci Tips Membeli Laptop, Anda bisa menyusun kerangka seperti ini :

  • Pembukaan
  • Isi
  1. Laptop Baru atau Bekas
    2. Sistem Operasi
    3. Ukuran Layar
    4. Keyboard
    5. dll
  • Penutup

Selain membuat Anda lebih mudah dalam membuat artikel, kerangka artikel akan membuat para pembaca lebih mudah membaca karena struktur / susunan artikel terasa beraturan.

  1. Cari Referensi di Mesin Pencari / Internet

Jika ada orang yang dalam membuat artikel tidak mencari referensi dari internet, maka kualitas artikel tersebut akan sulit jika dibandingkan dengan artikel lain. Dalam artian mungkin struktur pembahasan pada artikel yang dia buat berbeda dengan artikel lain yang ada di mesin pencari.

Walaupun Anda termasuk ke dalam orang yang ahli di bidang artikel yang akan Anda buat, tetapi Anda perlu untuk melakukan pencarian referensi pada mesin pencari atau internet.

Mengapa Anda harus mencari referensi di artikel dalam membuat artikel ?

Agar Anda tahu kualitas konten / artikel lain yang ada di mesin pencari atau internet, sehingga Anda bisa membuat artikel dengan kualitas yang melebihi seluruh artikel sebelumnya yang ada di mesin pencari.

Ingat, mesin pencari seperti Google, dkk akan menampilkan konten / artikel yang paling berkualitas dan memiliki manfaat lebih dibandingkan konten lainnya di mata para pengunjung.

Itu karena mereka (mesin pencari) berusaha mendapatkan feedback dari para penggunanya berupa perhatian dari si pengguna itu. Dengan kata lain, jika Google menampilkan konten yang bermanfaat bagi para pengguna, maka para pengguna akan senang dan betah menggunakan Google.

Nah, cara agar artikel milik kita lebih lengkap jika dibandingkan dengan artikel lain adalah dengan mengumpulkan seluruh pembahasan dalam artikel, ambil poin-poin atau inti sarinya, lalu tulis dengan bahasa Anda sendiri.

Terserah Anda mau melihat beberapa artikel, tapi kalau saya biasanya mengambil lebih dari 5 artikel dengan posisi teratas dan judul terbaik. Tapi kalau Anda hanya melihat 2 atau 3 artikel ya tidak apa-apa. Intinya, semakin banyak referensi yang Anda dapatkan, semakin lengkap juga artikel yang Anda buat.

  1. Pahami Isi

Sebuah artikel yang berkualitas adalah sebuah artikel yang ditulis oleh seorang penulis yang cukup paham dengan isinya.

Nah, seorang penulis artikel / konten dituntut keras untuk menguasai topik / niche yang akan dia tulis di artikelnya.

 Mengapa harus begitu ?

Begini… Jika Anda menguasai topik Anda, dengan kata lain Anda paham dengan apa yang Anda tulis, Anda pasti akan menulis lebih lancari jika dibandingkan kalau Anda tidak paham dengan apa yang Anda tulis.

Selain itu, jika Anda paham dengan topik Anda, maka tulisan Anda akan enak dibaca, natural, dan bisa membuat pembaca betah dengan tulisan Anda, bahkan mereka (para pengunjung) bisa merekomendasikan (share) konten Anda kepada teman-teman mereka.

Apalagi jika Anda yang meletakkan link yang menuju artikel Anda pada blog mereka (terutama blog yang berkualitas). Itu cukup bagus untuk meningkatkan posisi SERP artikel Anda di mata mesin pencari.

Karena, salah satu faktor / algoritma pemeringkatan mesin pencari Google adalah kualitas backlink (link yang mengarah ke blog Anda dari blog lain yang berkualitas).

Artinya, semakin berkualitas blog yang mengarahkan link ke sebuah artikel Anda, maka akan lebih baik persentasenya walaupun hanya 1 link jika dibandingkan dengan banyak link yang mengarah dari blog abal abal dengan jumlah link ada banyak.

  1. Menulis dengan Human Friendly, Jangan SEO Friendly

Saya sering menjumpai para penulis artikel yang ketika mereka mempromosikan jasa mereka, mereka menawarkan kualitas artikel yang SEO Friendly (SEO Friendly itu kita menulis artikel untuk mesin, bukan untuk manusia).

Saya pun mencoba melihat artikel-artikel sampel dari mereka. Dan benar, mereka menulis artikel hanya untuk mesin dan tidak mementingkan kenyamanan dan kepuasan para pembaca artikel mereka.

Bahasa artikel yang mereka buat tidak karuan dan hanya mementingkan letak kata kunci atau keyword pada artikel tanpa memikirkan apakah artikel tersebut enak dibaca oleh para pembaca atau tidak.

Dan kebanyakan orang juga menulis artikel hanya sepanjang 500 kata (dengan alasan artikel dengan jumlah kata segitu baik untuk SEO).

Entah dari mana asal pemikiran tersebut, yang pasti itu salah besar. Sebuah artikel yang informatif pasti akan mendapatkan peringkat tinggi di mata pencari seperti Google.

Mereka tidak memikirkan hal itu…

Yang mereka pikirkan hanya keuntungan semata. Padahal, jika menulis artikel dengan tujuan untuk memuaskan para pembaca tanpa berlebihan mengoptimasi SEO untuk artikel, pasti mereka (para pembaca) akan suka dengan artikel kita.

SerpIQ - Panduan Lengkap Cara Membuat Artikel Berkualitas

Menurut SerpIQ, rata rata jumlah kata sebuah artikel yang menempati posisi peringkat pertama adalah sebanyak lebih dari 2450. Diikuti oleh peringkat dua yang sedikit lebih banyak dari peringkat pertama.

Artinya, jika Anda mau artikel Anda bisa masuk peringkat satu mesin pencari, maka Anda harus buat artikel dengan panjang lebih dari 2450 kata (atau minimal ya panjangnya melebihi jumlah kata dari artikel yang sudah ada di Google).

“Tapi, saya punya sebuah artikel dengan jumlah kata hanya sekitar 400-500 kata dan artikel tersebut menempati peringkat satu Google”.

Ada 4 Kemungkinan.

Yang pertama, bisa jadi Anda mengincar kata kunci tertentu yang tidak memiliki pencari atau volume pencarian untuk kata kunci artikel tersebut sangatlah kecil sehingga orang lain enggan untuk membuat artikel yang mengincar kata kunci tersebut.

Yang kedua, bisa jadi para pesaing Anda (para pembuat artikel dengan kata kunci yang sama) memiliki kualitas artikel yang lebih buruk dari Anda.

Yang ketiga, bisa jadi juga Anda memiliki judul yang cukup menarik perhatian para pengguna  dan sangat mengundang klik (clickbait) sehingga banyak orang yang membuka artikel Anda.

Dan yang keempat, ini yang paling parah. Bisa jadi Anda memanipulasi mesin pencari untuk membuat peringkat Anda bisa di atas sendiri hanya dengan sekejap dengan teknik Black Hat SEO.

Teknik Black Hat SEO merupakan teknik yang sangat bertentangan dengan User Experience (kepuasan para pengguna). Itu karena teknik Black Hat SEO ini dianggap menggunakan teknik yang cukup ‘licik’ dalam meningkatkan beringkat.

Banyak para praktisi / pakar Black Hat SEO yang mengiming-imingi para pemula yang masih awam terhadap SEO dengan cara memberitahu penghasilan mereka yang mereka hasilkan dengan teknik Black Hat SEO ini.

“Katanya Black Hat SEO itu tidak baik dan akan blognya akan dihukum oleh Google. Tapi kenapa masih banyak blog yang menggunakan teknik yang satu ini untuk memanipulasi mesin pencari seperti Google dengan tujuan mendapatkan peringkat yang tinggi dan memperoleh penghasilan yang cukup banyak ?”

Blog seperti itu sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dihukum oleh Google. Cepat atau lambat, blog seperti itu pasti akan menghilang dari mesin pencari karena dianggap merugikan mesin pencari dan para pengunjung.

“Tetapi kenapa mereka (para pakar Black Hat SEO) mau melakukannya ?”

Karena bagi mereka hal seperti itu menguntungkan mereka. Mereka bisa mendapatkan penghasilan yang cukup besar dengan cara yang mudah.

Sebenarnya, tidak terlalu mudah dan tetap dibutuhkan ketekunan. Tapi jika blog mereka dihukum oleh Google, mereka tinggal buat blog baru lagi. Saya sangat tidak menyarankan Anda mencoba teknik seperti ini.

Padahal, seharusnya kita membuat artikel itu untuk para pembaca. Supaya mereka puas.Dan mereka bisa menjadi subscriber kita yang setiap saat menantikan tulisan atau konten karya kita.

Padahal, salah satu faktor besar dari algoritma pemeringkatan Google kan kepuasan pengguna. Artinya, jika artikel / konten tersebut baik untuk human / manusia, maka Google akan memberikan peringkat yang baik kepada konten tersebut.

  1. Beri Judul Yang Menarik Supaya Membuat Pembaca Terpikat

Pernahkah Anda melakukan pencarian di mesin pencari seperti Google dan melihat sebuh website atau blog yang memiliki judul yang agak sedikit aneh ?

Wajib Anda baca untuk Inspirasi: Cara Mendapatkan Ide Blog Yang Menarik dan Kreatif

80% orang normal pasti tidak akan membaca artikel dari sebuah website tersebut yang memiliki judul yang cukup aneh.

Bayangkan jika Anda yang memiliki website tersebut, sehingga 80% calon pengunjung tidak jadi membaca artikel Anda hanya karena judul yang Anda buat terlalu aneh di mata mereka.

Miris kan…

Ingat, 80% pengunjung Anda pergi begitu saja hanya karena judul artikel Anda. Itu artinya, Anda kehilangan sumber traffic yang cukup potensial.

Itu karena yang orang lihat pertama kali sebelum membaca artikel Anda adalah judulnya. Intinya, walaupun artikel Anda sangat bagus, jika judul Anda membuat para pengunjung bingung, maka artikel Anda tidak akan dibaca oleh mereka.

Percuma, sudah capek-capek bikin artikel tapi yang baca sedikit dan penyebabnya karena judul Anda yang aneh.

Logika nya begini :

Jika Anda membuat judul yang menarik, pasti akan banyak orang tergoda sehingga mereka  mengunjungi dan membaca artikel Anda. Jika artikel Anda sering dibaca oleh orang lain, maka peringkat artikel Anda di mata mesin pencari akan naik dan jadi lebih tinggi.

Misalnya, Anda melakukan pencarian “tips membeli laptop” (kata kunci saya samakan dengan yang di atas agar lebih mudah dalam pemahaman), dan Anda menemukan judul seperti ini:

  1. Tips Membeli Laptop
    2. 16 Tips Membeli Laptop Yang Cocok Untuk Kebutuhan Anda

Jika Anda sama seperti orang normal lainnya, maka Anda pasti memilih judul yang nomor 2.

Mengapa bisa begitu ?

Karena judul yang nomor 2 sudah bisa menggambarkan isi artikel yang informatif. Sudah jelas isinya, artikel yang dibahas berisi 16 poin (cukup lengkap) jika dibandingkan dengan judul dengan poin nomor 1.

Judul dengan poin nomor 1 tidak bisa menjelaskan bagaimana isi artikelnya, ada berapa jumlah poin yang dibahas di dalam artikel dengan judul nomor 1. Bisa saja hanya 3 atau 4.

Ingat, waktu mereka (para pengunjung) itu sangat berharga. Mereka tidak akan membuang-buang waktu hanya untuk membaca artikel yang tidak informatif.

Mereka lebih memilih membuang waktu untuk membaca artikel yang informatif. Karena mereka butuh solusi, dan semakin lengkap dan informatif sebuah artikel, maka akan semakin menyelesaikan masalah para pengunjung.

Akhirnya, mereka tidak sia-sia membuang waktu mereka. Karena waktu mereka yang telah terbuang akan tergantikan dengan solusi yang bisa menyelesaikan masalah mereka. Dan itu solusi tersebut hanya ada jika sebuah artikel itu informatif.

Sebuah artikel yang informatif hanya bisa diketahui oleh orang lain jika judul Anda mampu menggambarkan isi artikel Anda secara garis besar.

Oh iya, Anda jangan hanya membuat judul artikel yang menarik, tetapi isi artikel Anda harus menarik juga. Jangan sampai pembaca merasa dibohongi ketika mereka membaca artikel Anda.

Contohnya seperti ini :

Andi melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “cara memilih laptop”, dan dia menemukan blog Anda dengan judul 16 Cara Memilih Laptop Yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda.

Tetapi, isi artikel pada blog Anda hanya terdapat misal 5 poin saya dengan pembahasan yang seadanya (tidak informatif) dan cenderung basa-basi demi mencapai jumlah kata tertentu.

Itu sangat membohongi Andi. Akhirnya, Andi kecewa terhadap blog Anda dan tidak mau mengunjungi blog Anda lagi. Anda pun kehilangan pembaca.

  1. Ketika Menulis, Jangan Diedit Dahulu

Ketika Anda sedang menulis sebuah artikel, maka Anda sedang menggunakan otak kanan Anda. Dan jika Anda mengedit artikel yang Anda tulis, maka Anda sedang menggunakan otak kiri Anda.

Nah, cara kerja otak kita (manusia) itu bersifat sekuensial, bukan paralel. Artinya,  kita lebih baik melakukan satu jenis hal terlebih dahulu hingga selesai sebelum berpindah ke aktivitas atau kegiatan lainnya.

Contohnya : Jika Anda sedang membuat sebuah artikel, maka buatlah artikel tersebut tanpa khawatir terjadi kesalahan bahasa, pengetikan, dll.  Itu karena jika Anda menulis artikel sekaligus mengedit artikel tersebut dalam satu kali waktu, akan sangat membuang waktu Anda.

Dan bisa juga membuat artikel Anda akan tidak beraturan dan agak aneh untuk dibaca.

Itu sangat tidak efektif bagi Anda. Selain itu, itu juga bisa merusak otak Anda karena itu merupakan kebiasaan multitasking.

Multitasking itu tidak membuat Anda semakin pintar dan cerdas, tapi multitasking hanya akan membuat Anda semakin bodoh. Bahkan, <a href=”http://strategimanajemen.net/2015/08/27/bahaya-maut-multitasking-dan-kenapa-multitasking-hanya-akan-membuat-anda-makin-goblok/”>IQ Anda bisa turun hingga 15 poin</a> jika Anda tetap melakukan hal dengan multitasking.

Sebaiknya, ketika Anda menulis artikel, jangan berpikir untuk mengeditnya, baik dalam segi ejaan, bahasa, dll.

  1. Bagi Tulisan Menjadi 3-4 Paragraf

Sebagian besar orang itu memiliki sifat yang malas, terutama dalam membaca sebuah artikel. Mereka tidak akan membaca artikel kata per kata, terutama bagi artikel yang pembahasannya panjang.

Tetapi jika pada buku fisik, mereka tidak terlalu malas untuk membaca. Sebagian dari mereka membaca dengan pelan-pelan dan teliti jika sedang membaca buku fisik.

Itulah bedanya di internet dan buku fisik. Mereka mempunyai karakteristik masing-masing yang cukup berbeda.

Mungkin, Anda juga tidak terlalu teliti membaca artikel ini. Saya memaklumi itu.

Jadi, cara membaca yang seperti itu dinamakan dengan F-shaped pattern. Diberi nama F-shaped pattern karena pola  membaca para pengunjung yang menyerupai huruf F. Dibaca vertikal secara sekilas, lalu dibaca horizontal dan semakin ke bawah semakin pendek horizontalnya.

Tentunya, kita tidak ingin pembaca membaca dengan pola seperti itu. Dan pastinya, Anda ingin pembaca itu membaca artikel Anda dengan kata per kata agar artikel Anda memiliki waktu yang lama untuk dibaca sehingga bisa menaikkan peringkat SERP Google.

Seperti artikel ini, ditulis dengan strukturnya 3 sampai 4 paragraf lalu ganti baris. Jika pada suatu artikel terdapat cara penulisan yang memiliki paragraf yang banyak, maka itu akan sangat membuat mata pembaca menjadi lelah.

  1. Tambahkan LSI dalam Artikel

Banyak orang terutama blogger, penulis artikel yang belum tahu apa itu LSI. LSI merupakan kepanjangan dari Latent Semantic Index. LSI ini cukup berpengaruh untuk SEO.

LSI ini sebenarnya sangat dekat dengan Anda yang suka melakukan pencarian di mesin pencari. Ketika Anda melakukan pencarian, maka di bawah sendiri akan muncul kata kunci yang sejenis dengan yang Anda cari. Nah, itu adalah LSI.

Misal, Anda melakukan pencarian dengan kata kunci ‘tips membeli laptop’, maka kemungkinan LSI yang muncul adalah seperti di gambar ini :

Pencarian Kata Kunci - Panduan Lengkap Cara Membuat Artikel Berkualitas

Anda tinggal memasukkan kata-kata yang tebal di dalam artikel Anda. Ingat, tetapi memasukkannya harus dengan wajar dan enak dibaca. Jangan sampai artikel Anda tidak enak dibaca hanya karena Anda memasukkan kata-kata tebal di atas.

Contoh penerapan LSI di dalam artikel seperti ini :

“Di artikel ini dibahas tips membeli laptop yang baru. Tetapi, jika Anda ingin membeli laptop bekas atau second tidak masalah jika Anda menerapkan tips ini. Tips ini membantu Anda dalam memilih laptop yang bagus“.

Saya tidak menggunakan semua kata-kata tebal di atas karena untuk memberi contoh kepada Anda bahwa kita tidak harus untuk memasukkan semua kata-kata yang tebal di dalam artikel. Gunakan secukupnya saja yang penting natural.

Masih ingat tadi dengan yang dibahas di bagian atas, artikel berkualitas adalah artikel yang tidak mengulang jumlah kata kunci yang sama dan terkesan tidak natural demi mencapai keyword density yang ‘cukup’.

Nah, daripada kita mengulang-ulang kata kunci utama kita, sebaiknya kita memasukkan kata kunci LSI juga.

  1. Gunakan File Multimedia Pada Artikel

Apakah Anda pernah membaca suatu artikel yang tidak ada gambar, video, maupun infografisnya ? Apakah yang Anda rasakan ? Bosan ? Merasa bahwa artikel tersebut kurang menarik ?

80% pembaca kabur ketika mengetahui bahwa sebuah artikel tidak terdapat fie multimedia seperti gambar, video, dll.

Gambar juga menentukan apakah pengunjung mau mengklik artikelnya atau tidak (untuk yang melakukan share, karena ketika kita melakukan share pasti ada gambar yang muncul).

Untuk itu, sangat direkomendasikan kita menggunakan multimedia, minimal menggunakan gambar. Karena sebagian besar orang lebih suka gambar dibandingkan dengan tulisan.

Selain itu, dengan adanya gambar pada artikel, akan bermanfaat seperti hal di bawah ini :

  1. Angka share artikel di facebook meningkat tajam hingga 85% (Lihat Sumber).
  2. Jumlah Retweet meningkat hingga 35% (Bisa dilihat di sini).

Dan satu hal yang perlu diingat, pemberian gambar juga jangan sembarangan. Gambar yang diletakkan harus sesuai dengan topik yang dibahas pada artikel. Akan lebih baik lagi jika gambar tersebut bisa menjelaskan secara rinci untuk pembahasan pada artikel (seperti pada gambar di artikel ini).

Jangan lupa, ketika Anda memasukkan gambar pada artikel Anda, gunakan tag alt untuk mendeskripsikan gambar yang Anda pasang. Selain bagus untuk SEO, penggunaan alt pada gambar akan membuat pengunjung tahu garis besar yang dijelaskan pada gambar.

  1. Edit Artikel

Pada penjelasan di atas, saya sudah mengatakan kalau ketika Anda menulis sebuah artikel, Anda jangan melakukan proses editing terlebih dahulu karena hal itu bisa mengganggu konsentrasi Anda.

Alhasil, jika Anda membuat artikel sambil mengeditnya, maka takutnya Anda menjadi lupa dengan apa yang Anda tulis. Nah, tapi jika Anda melakukan proses editing artikel ketika artikel itu sendiri sudah jadi, itu akan lebih bagus dan sangat menghemat waktu serta tenaga.

Memang, banyak para penulis artikel yang meremehkan proses edit artikel ini. Tetapi, ini berdampak besar di mata para pengunjung.

Coba saja bayangkan ketika Anda membaca sebuah artikel yang di artikel itu sendiri terdapat kesalahan ketik, ejaan, dll yang cukup banyak. Pasti Anda menganggap artikel tersebut tidak profesional, atau bahkan Anda menganggap penulis artikel tersebut yang tidak profesional.

Bayangkan jika Anda memiliki perusahaan besar yang menjual sesuatu di website…

Tetapi, konten-konten pada website perusahaan Anda banyak sekali terdapat kesalahan ketik.

Pasti banyak juga orang yang ragu dengan perusahaan Anda. Mereka bisa saja menganggap Anda tidak profesional, lalu mereka tidak mempercayai Anda dan pada akhirnya mereka tidak jadi beli produk pada perusahaan Anda.

Hanya karena salah ketik pada konten, Anda bisa kehilangan potensi besar. Untuk itulah pentingnya proses editing artikel / konten.

  1. Lakukan Optimasi On Page SEO Saat Membuat Artikel

Optimasi SEO sangat disarankan untuk dilakukan ketika Anda sudah selesai mengetik artikel dan melakukan proses editing.

Panduan SEO Berikut ini wajib Anda Baca:

Karena sama halnya dengan editing, jika optimasi SEO ini dilakukan sambil Anda mengetik artikel, maka secara tidak langsung Anda membuat artikel untuk mesin, bukan untuk manusia.

Padahal, sudah saya jelaskan kalau Anda membuat artikel untuk mesin dan tanpa memperhatikan manusia (pengunjung), artikel Anda tidak akan masuk halaman satu di mesin pencari (kecuali Anda menggunakan teknik Black Hat SEO).

Untuk On Page SEO yang perlu dioptimasi adalah :

  1. URL
  2. Meta Description

Langsung saja kita bahas satu persatu.

Ketika Anda membuat sebuah artikel, jika Anda tidak melakukan proses optimasi URL, maka URL akan tampil menyesuaikan dengan judul Anda.

Tapi, akan lebih baik lagi jika Anda mengubah URL tersebut menjadi lebih baik (dalam segi SEO maupun human friendly).

Jika Anda ingin mengubah URL, sebaiknya URL tersebut mengandung kata kunci utama yang Anda incar. Selain itu, URL yang Anda buat juga jangan terlalu panjang, 2-4 kata saja sudah cukup.

Intinya begini, jika Anda atau orang lain bisa mengetahui pembahasan artikel Anda hanya dengan melihat URL yang telah dimodifikasi, maka URL tersebut bisa dinyatakan URL yang cukup baik.

Mengapa modifikasi URL itu penting ?

Itu karena jika kita memodifikasi URL menjadi lebih mudah dan mengandung kata kunci, akan lebih cepat diingat oleh manusia dan lebih mendapatkan pemeringkatan yang tinggi dari Google.

Itulah pentingnya mengubah URL menjadi singkat dan mengandung kata kunci.

Dan yang kedua, meta description.

Seringkali orang meremehkan tag meta yang satu ini. Meta desciption ini berfungsi untuk menampilkan gambaran besar dari sebuah artikel.

Memang, algoritma Google yang sekarang telah menggunakan cuplikan atau potongan dari sebuah artikel untuk dijadikan meta desciption. Tapi, apa salahnya mengoptimasi meta description yang satu ini.

Tidak ada ruginya jika mengisi tag meta description…

Oh iya, tips untuk mengisi meta desciption adalah dengan tidak mengisi dengan kata kunci yang banyak sehingga terkesan spam. Anda bisa memasukkan satu keyword saja pada meta description ini.

Selain itu, jika Anda mengisi meta description, pastikan isinya enak dibaca dan natural dan juga bisa memancing (tetapi jangan membohongi) para pembaca agar mereka tertarik membaca artikel Anda.

  1. Share Artikel Anda Setelah Anda selesai Membuat Artikel dan posting.

Seringkali para pemula merasa perjuangannya berakhir ketika mereka menerbitkan suatu artikel. Tidak, perjuangan penulis artikel belum berakhir, justru perjuangan yang sebenarnya baru dimulai.

Ingat, yang menerbitkan artikel seperti itu bukan Anda saja. Mungkin jika Anda hidup di tahun awal 2000 an, Anda tidak perlu mempromosikan artikel Anda.

Tetapi, kita hidup di tahun 2017, tahun di mana banyak sekali blog-blog atau website yang beredar dan banyak menerbitkan konten. Jika Anda merasa bahwa setelah menerbitkan konten, Anda tidak promosi ke luar, maka Anda salah besar.

Anda punya saingan…

Anda harus bisa membuat para pembaca membaca artikel Anda, bukan artikel saingan Anda. Itulah mengapa Anda harus melakukan promosi setelah menerbitkan artikel.

Tapi, Anda juga jangan asal promosi konten. Promosi konten atau artikel itu ada ilmunya. Ilmu dasarnya, Anda jangan melakukan spam dan mengganggu orang lain ketika mempromosikan konten Anda.

Dan satu lagi, Anda juga mempromosikan kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkannya . Contohnya : jika Anda mempunyai blog yang membahas kesehatan, ya share artikel Anda ke grup atau forum yang membahas kesehatan.

Jangan share artikel Anda kepada orang yang tidak tertarik dengan topik Anda karena hanya akan menjadi spam dan artikel Anda menjadi cenderung jelek di mata mesin pencari.

Dan jika Anda melakukan share artikel ke grup atau forum yang benar-benar tertarik, maka kemungkinan mereka membaca artikel Anda akan tinggi, dan lama kelamaan membuat artikel Anda baik di mata Google.

Akhirnya, artikel Anda bisa menempati halaman pertama sekaligus peringkat pertama.

Itulah cara membuat artikel yang berkualitas. Intinya, ketika membuat sebuah artikel, pikirkan apakah pengunjung suka dengan artikel ini.

Bagi para pembaca setia Drestha yang membutuhkan Mentoring dan bimbingan khusus untuk Kelas Digital Marketing dapat juga mendaftarkan diri melalui situs www.sertifikasibnsp.com yaitu “Akusara – Media Promosi Informasi Pelatihan Sertifikasi Profesi Berbasis Kompetensi Sertifikasi BNSP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Latest

GOOGLE ADSENSE PUBLISHER WORKSHOP BATCH-1 Ingin Miliki Passive Income Tanpa Batas dari Google Adsense? Segera Daftarkan Diri Anda dalam Workshop Sukses Sebagai Google Adsense Pubsliher Berikut ini!
TIPS MEMULAI BISIS ONLINE UNTUK PEMULA - SEKOLAH BISNIS ONLINE - DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Untuk Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Tips Memulai Bisnis Online Bagi Newbe
Panudan Memulai Usaha Online Bagi Pemula - Panduan Bisnis Online - Sekolah Bisnis Online DRESTHA - INFO KONTAK TRAINING SERTIFIKASI BNSP - PUSAT SERTIFIKASI MARKETING TUK SINDA HASIAN LSP MARKETING Panduan Memulai Usaha Online Bagi Pemula

Popular post

KEYWORD RESEARCH - RISET KEYWORD - RISET KATA KUNCI Mau Tahu Cara Keyword Research Terbaik Dalam SEO Dan Analisa Tingkat Kesulitan Keyword Pilihan Anda? Pelajari Panduan Berikut ini!
Google Backlink Checker for Your SEO Optimize Backlink Checker – Tool Gratis untuk Cek Backlink Website Anda
6 Langkah Pengaturan produk - Panduan Pengaturan Produk Toko Online WordPress di WooCommerce 6 Langkah Pengaturan Produk Toko Online di WordPress dan WooCommerce
Content Marketing - Pemasaran Konten - Pemasaran Digital Panduan Cara Membuat Konten Marketing Bagi Pemula
10 PLUGIN WORDPRESS TERBAIK YANG WAJIB ANDA INSTALL 10+ Plugin WordPress Pilihan Terbaik Yang Wajib Anda Install

error: Content is protected !!
Help-Desk